Mengenal Setir Flat Bottom dan Tujuannya untuk Kenyamanan Berkendara

24/01/2020

Pengemudian

4 menit

Mengenal Setir Flat Bottom dan Tujuannya untuk Kenyamanan Berkendara
Tak hanya bentuknya saja yang lebih sporty, setir flat bottom ternyata juga mampu membantu menunjang kenyamanan dan kemudahan ketika keluar dan masuk mobil

Beberapa pabrikan mobil belakangan mulai membekali beberapa lini produknya dengan setir flat bottom, sebut saja Nissan Serena, Suzuki Ertiga, Wuling Almaz dan Cortez serta DFSK Glory 560 dan 580. Setir dengan desain yang rata pada bagian bawahnya ini memang mampu membuat kesan berkendara terasa lebih sporty dan juga nyaman. Lantaran apakah alasan di balik penggunaan setir dengan desain flat bottom?

Foto setir flat bottom pada All New Nissan Serena 2019

Setir dengan desain flat bottom memberikan leg room lebih luas dan mempermudah akses saat keluar masuk mobil

>>> Kenapa Posisi Setir Mobil Wajib Lurus Saat Parkir, Ini Jawabannya

Awalnya, penggunaan setir dengan flat bottom kerap digunakan pada ajang kompetisi, lantaran pada mobil balap, posisi setir dan jok umumnya sudah disesuaikan dengan postur pembalap dan posisi mengemudi, sehingga posisinya sudah fixed alias tak lagi bisa dirubah. Sehingga dengan menggunakan setir dengan desain flat bottom, mempermudah akses pembalap untuk keluar dan masuk mobil lantaran memberikan ruang ekstra pada leg room. Selain itu, dengaan desain bagian bawah yang rata, mempermudah pembalap untuk menentuhkan posisi setir dan ban apakah sudah lurus atau tidak.

Foto setir flat bottom pada VW Golf R

Desain flat bottom pada setir juga memberikan kesan sporty pada interior dan menambah nuansa fun to drive saat berkendara

>>> Volkswagen Luncurkan Golf GTI MK8 di Geneva

Pada perkembangannya, pabrikan pun mulai mengadopsi setir flat bottom pada model sports car, supercar atau varian high performance. Namun kini, aplikasi setir dengan flat bottom juga mulai marak diaplikasi di hampir semua model mobil. Keunggulan dari setir model ini yang memberikan ruang ekstra pada leg room dan mempermudah pengemudi untuk keluar masuk mobil tanpa khawatir kaki akan mentok ke bagian setir, menjadi alasan utama dari aplikasi setir dengan flat bottom.

Setir flat bottom versi aftermarket

Beberapa produsen aksesori dan komponen aftermarket juga menawarkan setir desain flat bottom, baik untuk kompetisi dan harian

>>> Sedang cari mobil? Ada banyak pilihan loh di sini

Tak hanya itu, beberapa produsen aksesori dan komponen aftermarket juga menawarkan setir aftermarket dengan desain flat bottom, baik untuk kompetisi maupun harian. Sehingga dengan menggunakan setir flat bottom, dinilai mampu memberikan nilai fun to drive lebih kental saat berkendara. Selain itu, setir dengan flat bottom juga terlihat lebih racey dan cocok bagi yang ingin mengadopsi nuansa interior dengan tema sporty. Namun sebelum mengaplikasikan setir model flat bottom, pastikan terlebih dahulu sistem kelistrikan mobil tidak terganggu akibat penggantian setir. Tak hanya itu, tak banyak setir model flat bottom aftermarket yang terintegrasi dengan kantung udara, sehingga ketika ingin mengaplikasinya, Anda terpaksa terlebih dahulu melepas piranti keselamatan tersebut.

>>> Simak juga artikel teknopedia lainnya di sini

 
back to top