Mengenal Concentric Slave Cylinder yang Dipakai Mobil Kekinian

27/05/2021

Pengemudian

3 menit

Concentric slave cylinder adalah master kopling bawah yang menjadi satu kesatuan utuh karena memadukan master koling, clutch release bearing dan garpu kopling

Belakangan ini semakin banyak kendaraan bermotor seperti bus, mobil dan truk dengan transmisi manual yang memanfaatkan master kopling bawah (yang tersambung pada transmisi) jenis Clutch Concentric Cylinder (CCC) atau Concentric Slave Cylinder (CSC). Dalam bahasa awam, Clutch Concentric Cylinder (CCC) atau Concentric Slave Cylinder (CSC) adalah master kopling bawah (yang terhubung dengan transmisi) yang menjadi satu kesatuan utuh karena memadukan master kopling, clutch release bearing dan garpu kopling. Jadi tidak ada lagi komponen master kopling bawah yang terpisah satu sama lain seperti pada mobil jaman dulu.       

>>> Lebih Hemat BBM, Ini Cara Terbaik Menggunakan Kopling Manual

Konstruksi

Perangkat master kopling concentric bekerja langsung pada kopling set dalam arti menekan kuku-kuku dekrup (diafragma pada clutch cover/clutch pressure plate) tanpa perantara apapun lainnya. Karena bekerja langsung pada kopling set, maka master kopling concentric tidak membutuhkan tekanan hidraulik yang besar sehingga pengemudi tidak perlu ngotot untuk mengoperasikan pedal kopling. Yang langsung terasa adalah injakan pedal kopling yang relatif ringan sehingga mengurangi beban kerja pengemudi.

gambar kopling

Karena sudah menjadi assembly, tidak ada bagian yang bisa diservis alias ganti baru

Pada sisi lain, clutch concentric slave cylinder bersifat self adjusting system dan meniadakan clutch release bearing serta garpu kopling. Dengan demikian sekalian menghilangkan penyakit klasik master kopling bawah jaman dulu seperti clutch release bearing yang aus (bunyi) dan menyebabkan “jarak main” kopling menjadi semakin jauh. Nilai jual unggulan lainnya yang ditawarkan oleh master kopling concentric antara lain bobot ringan (satu perangkat utuh/assembly), usia pakai panjang (sedikit moving part), minim gangguan eksternal (terletak di dalam rumah transmisi) dan mengurangi biaya servis (usia pakai panjang).  

Perawatan

Pada sisi lain, perangkat master kopling ini mempunyai karakter tersendiri; self adjusting namun non adjusting. Maksudnya begini, master kopling jenis concentric slave akan selalu menyesuaikan dengan kondisi kesehatan kopling set, tetapi tidak bisa diatur (lagi) jarak mainnya karena sudah disetel secara permanen oleh pabrik. Perangkat master kopling concentric bersifat paten sehingga tidak bisa dibongkar pasang dan langsung dibuang jika rusak.

gambar kopling

Terletak di dalam rumah transmisi sehingga aman dari berbagai gangguan

Karena itu saran tim Cintamobil.com, master kopling concentric harus selalu diganti baru setiap kali ganti kopling set. Walau begitu, kapan saja pengemudi merasakan gejala aneh pada pedal kopling, jangan menunggu jadwal ganti kopling set untuk mengganti master kopling concentric. Karena kerusakan pada master kopling concentric berarti mobil Anda akan terdampar di suatu tempat dan tidak ada yang bisa dilakukan sama sekali.   

Instalasi

Mengingat lokasi master kopling concentric berada di dalam rumah transmisi alias menyatu dengan kopling set, maka proses pemasangan harus dilakukan dengan benar dan cermat untuk meminimalkan masalah. Apalagi, perangkat ini punya seal yang sekali rusak harus diganti baru lagi.

gambar kopling

Prosedur tidak boleh salah karena berpotensi menyebabkan kerusakan

Potensi masalah selama proses instalasi concentric slave cylinder antara lain kesalahan dalam prosedur pemasangan,  salah pasang plat kopling (posisi terbalik), fluida kopling yang kotor atau tidak sesuai spesifikasi.  

>>> Bedah Cara Kerja Transmisi eCVT Hybrid Toyota: CVT yang Bukan CVT

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

 
back to top