Tips Mengemudi Aman untuk Perempuan

26/04/2021

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Mengemudi aman merupakan hal yang penting untuk menghindari risiko hal yang tidak diinginkan. tak terkecuali untuk pengemudi perempuan.

Banyak perempuan memilih mengemudikan kendaraan sendiri baik untuk kebutuhannya sendiri maupun demi kepentingan keluarga atau bahkan orang lain. Risiko di jalan selalu ada, karenanya ada beberapa hal harus dipelajari oleh perempuan masa kini waktu berada di balik kemudi mobil agar bisa mengemudi aman.

>>> Ngabuburit Yuk! Disela Ibadah 10 Games Mobil Ini Bisa Dimainkan Menunggu Bedug Maghrib

Gambar menunjukan Surat-surat kendaraan

Perhatikan kelengkapan surat-surat kendaraan

1. Adaptasi dengan Kendaraan

Jangan pernah mengemudi mobil tanpa mempelajari aspek teknisnya. Meskipun tebal, sempatkan membaca buku manual kendaraan karena banyak informasi penting, seperti cara mengoperasikan fitur mobil atau menghadapi kondisi darurat seperti ban bocor. Duduklah di bangku sopir dan pelajari area kokpit sehingga dapat memahami operasional berbagai fitur mobil.

2. Cek Surat-Surat Kendaraan

Terkesan sepele, namun bila sampai SIM atau STNK mati akan mengakibatkan timbul masalah di jalan seperti kena tilang polisi. Selain itu, surat-surat yang sudah tidak berlaku seperti SIM akan menyulitkan saat terlibat masalah dengan pihak ketiga seperti mengurus asuransi kecelakaan, bahkan ada risiko klaim asuransi ditolak. Saat ini penting juga untuk mereminder diri agar SIM diperpanjang lebih awal sehingga terhindar dari konsekuensi pengurusan SIM seperti awal kepemilikan.

3. Jalankan Prinsip Safety Driving

Selalu terapkan prinsip mengemudi aman dan tidak melakukan manuver sembrono yang dapat merugikan sesama pengguna jalan. Patuhi aturan dan etika berkendara seperti menyalakan lampu sein saat belok atau tidak berhenti sembarangan. Dan yang paling penting, jangan alihkan fokus berkendara seperti menggunakan ponsel atau merias wajah (melakukan make up), apalagi sampai melakukan selfie sambil melaju di jalan.

4. Tingkatkan Kemampuan Mengemudi

Banyak pengguna mobil yang belajar secara otodidak sehingga kemampuan mengemudinya harus ditingkatkan. Tingkatkan skill mengemudi, seperti olah kemudi saat parkir atau darurat di kecepatan tinggi, termasuk skill mengenai perilaku, etika, dan kebiasaan yang aman saat di balik kemudi. Ingat, sebagai pengguna jalan, posisi kaum hawa sejajar dengan pria yang berarti memiliki tanggung jawab yang sama dan wajib memiliki kemampuan mengemudi aman yang memadai.

>>> Selain Keren, Berbagai Aksesoris Interior mobil Avanza Ini Juga Sangat Berguna

Gambar menujukan Bengkel Auto2000

Ketahuliah kondisi mobil Anda

5. Gunakan Alas Kaki yang tepat

Jangan menggunakan high heels saat mengemudi, mengingat desainnya yang menekuk kaki membuat pergerakan kaki jadi sulit dan tidak mendapatkan posisi yang alami dan mengurangi feeling saat menginjak pedal. Belum lagi risiko kaki tergelincir karena heel yang terlalu tinggi dan runcing, selain bisa cidera juga membahayakan saat butuh respons cepat. Hati-hati pula bila menggunakan sandal karena terkadang tidak fleksibel atau membuat selip.Gunakan sepatu kets atau sepatu khusus mengemudi sebagai langkah terbaik agar mengemudi aman.

6. Perhatikan Kondisi Mobil

Mengemudi aman bagi perempuan wajib menjaga kondisi mobil dan tidak mengandalkan orang lain untuk melakukannya. Seperti mengecek tekanan angin ban atau memeriksa cairan kendaraan di pagi hari. Saat kena masalah, pengemudi juga dituntut bisa merespons dengan mandiri sehingga tidak kerepotan. Selalu simpan nomor layanan Emergency Road Assistance (ERA) supaya mobil dapat segera ditangani.

>>> Pilihan Jenis Mobil untuk Usaha

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top