Mengapa Berkendara Tanpa AC Lebih Irit Bahan Bakar? Ini Penjelasan Teknisnya

29/03/2019

Pengemudian
Share this post:
Mengapa Berkendara Tanpa AC Lebih Irit Bahan Bakar? Ini Penjelasan Teknisnya
Salah satu trik yang tidak lazim digunakan oleh pengemudi dalam kota adalah mematikan AC ketika berkendara. Memang, umumnya konsumsi bahan bakar akan menjadi lebih irit ketika berkendara tanpa AC. Namun, apakah cara ini layak untuk dilakukan dan sebanding dengan 'rasa pengorbanan' yang dilakukan? Ini penjelasan teknis dari kami.

Mematikan AC ketika berkendara merupakan salah satu cara untuk menghemat bahan bakar mobil. Dengan mematikan AC dipercaya mesin akan berputar lebih ringan karena beban mesin untuk memutar kompresor AC serta komponen pendukung lainnya akan berkurang seketika. Namun, apakah cara ini layak untuk dilakukan dan sebanding dengan 'rasa pengorbanan' yang akan dialami oleh pengemudi maupun penumpang mobil tidaklah ringan.

>>> Optimalkan panca indera Anda untuk mengetahui kondisi AC mobil bekas incaran, begini caranya

Berkendara tanpa AC didalam kota sangat tidak direkomendasikan (Foto : Prasetyo Andi)

Berkendara tanpa menggunakan AC mobil didalam kota saat panas terik? Sebaiknya jangan Anda coba, itu sangat menyiksa

Kami tidak asal bicara, apakah Anda mau 'mandi' keringat ditengah kemacetan dalam kota siang hari yang punya cuaca panas terik menyengat? Kami yakin, akan sangat sedikit sekali yang bersedia melakukan trik tersebut saat mengendari mobil didalam kota. Kecuali Anda memang sedang berhemat untuk pengeluaran Anda guna memperbanyak tabungan menikah atau sekolah anak Anda. Lalu bagaimana sih penjelasan teknisnya? 

>>> Temukan mobil impian Anda di sini

Panel AC Digital All New Honda Brio

AC adalah peranti kenyamanan yang disediakan pabrikan, maka gunakanlah sesuai peruntukannya

Mudahnya begini, ketika AC menyala, secara otomatis beban mesin akan bertambah. Hal ini disebabkan kompresor AC di putar berbarengan dengan belt alternator (tali kipas) dan kawan-kawannya, serta putaran tersebut diperoleh dengan mengorbankan tenaga mesin. Jika Anda perhatikan, ketika AC dinyalakan pula, adalah hal yang wajar apabila rpm mesin akan drop saat AC menyala. 

>>> Temukan Tips & Trik perawatan mobil lainnya hanya di Cintamobil.com

Alternator mobil di sebuah mobil Honda

Kompresor AC diputar bersamaan dengan alternator oleh tali kipas, maka kerja mesin jadi lebih berat

Kebutuhan akan arus listrik juga bertambah saat AC menyala, maka alternator pun juga semakin terbebani ketika AC menyala. Tak sampai disitu saja, agar tenaga mesin untuk menghela bodi mobil tetap OK, ECU akan memerintahkan injektor untuk menyemprotkan bahan bakar lebih banyak, maka secara otomatis rpm di ‘naekin’ sama ECU. Alhasil bensin lebih banyak konsumsinya. Itulah alasannya mengapa mematikan AC saat dijalan akan membuat konsumsi bahan bakar lebih irit.

>>> Ini dia cara mudah dan murah untuk nyetir hemat didalam kota, ikuti caranya ya!

Mobil Melaju di jalan tol tanpa AC (Foto : Prasetyo Andi)

Terlebih saat mobil melaju dijalan tol tanpa AC dengan jendela sedikit dibuka, turbulensi angin yang masuk ke kabin akan bikin mobil boros

Bahkan untuk sistem mesin yang kekinian, saat Anda menggunakan AC, jika Anda hendak melakukan akselerasi tiba tiba, ECU akan secara otomatis memerintahkan untuk mematikan AC sementara, agar tenaga mesin dapat keluar dengan lebih optimal dan efeknya akan berdampak pada akselerasi mobil Anda dapat maksimum. So, mengapa berkendara tanpa AC lebih irit bahan bakar? Itulah penjelasan teknis dari kami.

>>> Inilah SUV paling hemat BBM dari Honda

Tampak Honda Brio akselerasi keras

Saat berakselerasi keras seperti ini, ECU memerintahkan kompresor AC untuk mematikan sementara AC-nya agar tenaga mesin optimal

>>> Tips & Trik seputar otomotif terlengkap di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi andalan Cintamobil dalam menguji mobil baru di Indonesia
 
back to top