Mencegah Mobil Kemalingan, Begini Cara Kerja Fitur Immobilizer

29/11/2018
Teknologi alarm saat ini terus berkembang. Salah satunya adalah fitur immobilizer yang saat ini sudah banyak digunakan oleh pabrikan.

Memiliki barang berharga tentu butuh tempat penyimpanan yang ekstra aman agar tidak hilang. Sama halnya dengan mobil, tak hanya tempat penyimpanan aman, butuh alat khusus agar dapat mencegah mobil Anda di rampas oleh maling saat Anda tertidur lelap. Hadirlah sebuah teknologi yang dinamakan Immobilizer. Ia bertugas menjaga mobil Anda kapan pun, di mana pun, tanpa kenal lelah. Sistem ini sejatinya telah ditemukan dan dipatenkan pada tahun 1919 oleh St. George Evansdan Edward Bikenbuel. Namun, karena maraknya pencurian mobil, baru pada tahun 1998 beberapa negara seperti Jerman, Inggris, dan Finlandia mewajibkan sistem ini wajib sebagai standar pada mobil baru.

>>> Baca juga: Mewah dengan Tingkat Keamanan Tinggi, Ini 10 Kendaraan Petinggi Negara Tercanggih di Dunia

Sejak itu, banyak salah paham mengenai komponen ini karena mayoritas orang lebih mengenal sistem keamanan konvensional seperti alarm mobil. Immobilizer bukan lah alarm mobil yang mengeluarkan bunyi-bunyian bising dan menyala ketika pintu mobil Anda dibuka paksa, atau menyala karena mobil bergoyang akibat sentuhan saat keadaan statis. Lalu apa itu Immobilizer? Bagaimana cara kerjanya?

Logo immobilizer pada indikator panel instrumen

Pada panel instrumen umumnya terlihat logo kunci di dalam mobil yang menandakan mobil tersebut terdapat fitur immobilizer

Immobilizer adalah sistem keamanan elektronik yang disematkan pada kendaraan, mencegah mesin dapat menyala (lumpuh) kecuali hanya dengan kunci yang asli dan sudah disetel dengan kode khusus untuk mobil tersebut. Immobilizer membutuhkan IMOES unit dan ECM (Engine Control Module) atau PCM (Powertrain Control Module) untuk dapat bekerja. Urutan kerjanya dimulai dari saat anak kunci dimasukkan ke dalam ignition switch dan diputar ke posisi ON. Immobilizer Control Unit Receiver mengirimkan sinyal ke transponder yang tertanam di anak kunci. Lantas mengirim kembali sinyal yang berisi kode khusus melalui immobilizer control unit receiver untuk kemudian disalurkan ke ECM atau PCM.

>>> Ingin membeli mobil baru terbaik lainnya? Dapatkan informasinya hanya di sini

Dengan demikian, maka anak kunci yang berbeda tidak dapat membalas sinyal kepada ECM atau PCM. Karena terhubung pada ECU (Engine Control Unit), otomatis sistem pembakaran dan aliran listrik ke mesin tidak menyala meskipun fungsi elektronik lainnya pada mobil seperti klakson, lampu, hingga radio dapat berjalan normal.

Fitur yang mencegah maling

Fitur canggih ini mencegah maling untuk mengambil mobil Anda karena bekerja dengan sensor melalui remote

Apakah sistem keamanan ini efektif? Ada sebuah penelitian oleh jurnal ekonomi tahun 2016 yang menemukan bahwa Immobilizer berhasil menurunkan angka keseluruhan pencurian mobil sebanyak 40% pada rentang waktu 1995 hingga 2008. Keuntungan yang didapatkan dalam hal pencegahan pencurian kendaraan bermotor paling tidak sebanyak tiga kali lipat jika dibandingkan dengan biaya pemasangannya. Masih ragu dengan Immobilizer?

>>> Berbagai tips dan trik otomotif terpercaya hanya ada di Cintamobil.com 

Mahmudi Restyanto

Ulasan anda

berita lain