3 Masalah pada Setir Mobil yang Kerap Dialami Pengendara

19/11/2020

Pengemudian

6 menit

Share this post:
3 Masalah pada Setir Mobil yang Kerap Dialami Pengendara
Perawatan pada setir mobil menjadi prioritas untuk tetap menjaga keselamatan. Berikut ini ada 3 masalah pada setir mobil yang kerap dialami pengendara.

Ada beberapa komponen vital di dalam mobil. Setir termasuk salah satunya. Setir berfungsi untuk mengarahkan laju kendaraan Anda. Maka dari itu setir mobil patut menjadi salah satu yang perawatannya diprioritaskan. 

Jika setir mengalami masalah, dampaknya cukup besar. Bukan hanya pengendalian mobil terganggu, keselamatan menjadi taruhannya. Melansir laman Dunlop Indonesia, Kamis (19/11/2020), potensi kecelakaan sangat besar karena mobil tidak bisa dikendalikan dengan baik.

Oleh sebab itu, ada beberapa masalah pada setir mobil yang harus Anda diketahui. Memahami masalah pada setir mobil akan memudahkan untuk antisipasi agar tidak terjadi lagi atau mengambil langkah perbaikan yang tepat. 

setir mobil

Setir menjadi komponen vital pada mobil

>>> Beda Bahan Beda Cara Membersihkan Kemudi Mobil, Intip Caranya Yuk!

1. Mengarah ke Satu Sisi

Masalah pada setir mobil yang pertama adalah seringkali condong mengarah ke satu sisi. Setir seakan menarik ke satu arah tertentu saja. Hal ini sangat terasa ketika mobil dikemudikan lurus. Mobil pasti akan bergerak ke arah tersebut. 

Tentu saja ini sangat mengganggu. Mobil jadi sulit dikendalikan dengan benar. Namun, bukan hanya cuma mengganggu, gangguan ini juga berbahaya bagi keselamatan karena pengendalian mobil tidak optimal.

Pemicu masalah ini beranekaragam. Namun, hal yang paling mudah dicek adalah kondisi ban. Lihatlah apakah ban benjol atau tidak. Lalu periksa tekanan maupun keausannya. Hal-hal tersebut bisa membuat setir mobil condong ke salah satu sisi.

Selain ban, masalah keselarasan roda mobil juga bisa membuat setir bergerak ke satu sisi. Seiring pemakaian bisa jadi ada beberapa bagian baut penyetel sudut sudut kemiringan roda yang bergeser akibat getaran yang diterima. Pergeseran sudut geometri roda ini dapat membuat setir mobil condong ke satu sisi. Melakukan spooring bisa menjadi solusinya. 

Selain ban dan keselarasan roda, kerusakan komponen setir dan sistem power steering dapat memicu setir bergerak ke satu sisi. Anda harus membawanya ke bengkel untuk mendapatkan perbaikan optimal.

setir mobil

Ada setir yang hanya mengarah ke satu sisi

>>> Bisa Menyetir Mobil Tapi Belum Tahu Kinerja Setir? Inilah 4 Hal Yang Wajib Anda Ketahui

2. Bergetar dan Berbunyi

Setir mobil yang terasa bergetar sering pula terjadi. Ketika hal itu terjadi, mengemudi kendaraan tidak akan nyaman. Muncul kekhawatiran akan terjadi sesuatu masalah di mobil.

Maka, jika mengalaminya, segera melakukan pengecekan. Lihat dulu kondisi setir saat mobil dalam keadaan mesin idle. Perhatikan apakah ada getaran pada setir terasa saat mobil menyala sehingga berbunyi. Jika ada, maka kemungkinan ada masalah pada bagian engine mounting.

Kalau engine mounting bermasalah, area kaki-kaki mobil sering terganggu. Perhatikan apakah mobil bergetar setiap jalan 100 meter. Lihat pula apakah mobil tidak melaju lurus saat setir dilepaskan. Segera lakukan balancing kalau hal-hal tersebut dialami. 

Selain itu, jika setir berbunyi, biasanya ada masalah gelembung udara dalam sistem hidraulis. Lalu, mungkin juga pompa power steering mulai bermasalah. Selain itu, kerusakan di belt penggerak pompa serta bearing pada pulley pompa bisa juga menjadi penyebabnya.

Cobalah untuk memeriksa ketinggian cairan dan kondisi belt terlebih dahulu. Jika semua baik-baik saja, maka gangguan mungkin terjadi di bagian pompa. 

Cermati pula ketinggian cairan power steering. Kalau terlalu rendah,  gelembung udara dapat masuk ke dalam sistem hidraulis. Ini juga memicu bunyi-bunyian di setir.

>>> Mercedes-Benz S-Class 2021 Bisa Dikendarai Tanpa Setir di 60 km/jam

3. Terasa Berat

setir mobil

Setir terasa berat bisa disebabkan beberapa hal

Masalah pada setir mobil yang juga kerap dialami adalah terasa berat. Bahkan, untuk melakukan manuver seperti berbelok saja harus mengeluarkan tenaga ekstra. Tentu saja ini sangat mengganggu kenyamanan mengemudi. Bahkan, keselamatan menjadi taruhan karena pengendalian mobil jadi lebih sulit.

Untuk itu, pengemudi wajib segera melakukan pengecekan saat setir mobil terasa berat. Lihat dulu oli power steering. Jika kurang, maka pelumasan di sana memang tidak optimal. Tidak ada tekanan hidraulis yang cukup untuk meringankan putaran setir.

Namun, jika oli power steering ternyata mencukupi, lanjutkan pemeriksaan ke belt atau kipas pemutar power steering. Kalau belt rusak, maka setir akan terasa berat karena tidak ada yang menggerakkan pompa oli sehingga pelumasan tidak berjalan baik.

Periksa pula rack steer. Ini adalah komponen yang menghubungkan setir dengan bagian kaki-kaki mobil. Keberadaannya berfungsi untuk menjaga kestabilan dan memudahkan manuver setir.

>>> BMW Patenkan Setir Bergaya Joystick untuk Mobil Otonom

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020. Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnal
 
back to top