CintamobilTV: Last Car Running: Adu Irit Mobil Konvensional VS Hybrid | GridOto x Cintamobil

17/04/2021

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Hasil adu irit mobil konvensional dan hybrid yang dilakukan tim cintamobil dan GridOto sudah ada hasilnya. Melalui Last Car Running, mobil mana yang jadi paling irit?

Pembuktian adu irit mobil dilakukan oleh tim Cintamobil dan GridOto menunjukan hasilnya. Hal ini diketahui usai melakukan pengujian antara mobil mesin konvensional dan mobil hybrid melalui rute dalam kota dan juga rute tol luar kota. Tim Cintamobil dan GridOto menguji empat mobil berbeda. Terdapat Honda Brio dan Suzuki Ignis di kelas mobil konvensional, sementara Nissan Kicks e-Power dan Toyota Corolla Cross Hybrid di kelas mobil hybrid. 

Lalu,  di antara mobil konvensional dan mobil hybrid, siapa yang terbukti paling irit dalam adu irit mobil?

Spesifikasi Mobil dalam Last Car Running

Sebelum membahas pemenang adu irit mobil, yuk bahas dulu spesifikasi mobil yang dipakai dalam Last Car Running ini. Honda Brio Satya E CVT yang dikendarai oleh tim Cintamobil telah dibekali dengan mesin empat silinder L 12 B berkapasitas 1.199 cc. Tenaga yang dihasilkan adalah 90 PS dan torsi maksimum 110 Nm. 

“Kelebihan Honda Brio adalah memiliki teknologi VTec yang membuat pembakaran pada mesin menjadi sangat efisien” jelas Nanda dari tim Cintamobil yang optimis Honda Brio akan memenangkan Last Car Running. 

Mobil Honda Brio Satya Putih

Mobil Honda Brio Satya yang kompak untuk perjalanan perkotaan

Masih di tim mobil konvensional, terdapat Suzuki Ignis GX AGS yang memiliki empat silinder K12M serta kapasitas mesinnya 1.197 cc. Tenaga yang dihasilkan adalah 83 PS dan torsi maksimal 113 Nm.

Sementara pada kerajaan mobil hybrid, tim GridOto mengendarai Nissan Kicks e-Power yang dibekali mesin tiga silinder HR12 dengan kapasitas mesin 1.198 cc bertenaga 79 PS. Sistem hybrid yang dipakai adalah serial AC3 synchronous motor bertenaga 129 dk. 

Sementara untuk mobil hybrid lainnya adalah Toyota Corolla Cross Hybrid yang memiliki empat silinder 2ZR-FXE dengan kapasitas 1.798 cc. Tenaga yang dihasilkan adalah 98 PD dengan sistem hybrid paralel dan Synchronous Motor with Permanent Magnet bertenaga 72 PS. 

>>> Ekspansi Mobil Hybrid di Indonesia, Ini Dia Keunggulan dan Harganya

Pengujian Rute Dalam Kota, Mobil Mana yang Paling Irit?

Pengujian Last Car Running untuk rute dalam kota, dilakukan dengan cara keempat mobil tersebut diisi dengan BBM yang sama jumlahnya yaitu Rp 100.000 atau sekitar 11,11 Liter. Selanjutnya tes keiritan bahan bakar dimulai dengan mengendarai mobil seputar jalanan Jakarta hingga bensin benar-benar habis. Keempat mobil ini berjalan dengan kecepatan rata-rata yang sama, yaitu 27 km/jam.

Mobil yang pertama kali mati adalah Honda Brio Satya yang telah menempuh jarak 198,7 km dan konsumsi bensin aktual adalah 17,88 km/l. Selanjutnya disusul oleh Suzuki Ignis setelah menempuh jarak 217,3 KM dan konsumsi bensin yang digunakan adalah 19,55 km/l. Dari sini terjawab sudah bahwa kedua mobil ini dapat dikatakan impresif pada pengetesan Last Car Running untuk adu irit mobil, tapi masih tetap kalah dengan mobil hybrid. 

Nissan Kick-E Power

Nissan Kick-E Power menawarkan konsumsi BBM yang irit 

Tidak lama berselang setelah Suzuki Ignis berhenti total, disusul oleh yang berhenti pada jarak tempuh 241,4 km dan konsumsi bensin aktual 21,72 km/l. Dan dari sini terlihat bahwa Toyota Corolla Cross adalah Last Car Running dengan konsumsi bensin 23,62 km/l setelah menempuh jarak 262 km. 

Rute Tol Luar Kota, Mobil Konvensional Belum Tentu Kalah dengan Mobil Hybrid

Pengujian selanjutnya dilakukan keesokan hari dengan mengambil rute mulai dari Jalan Panjang hingga masuk tol Cipali. Masih dengan formasi yang sama, tim Cintamobil menggunakan mobil konvensional, sementara tim GridOto mengendarai mobil hybrid. Keempat mobil ini diisi dengan jumlah BBM yang sama yaitu Rp 100.000 atau setara dengan 11,11 liter untuk melihat mobil mana yang paling irit konsumsi BBM-nya. 

Setelah menempuh jarak 228,8 km ternyata Nissan Kicks E-Power memilih untuk berhenti dengan konsumsi BBM aktual 20,59 km/l. Ini sangat mengejutkan karena ternyata prediksi dari tim Cintamobil benar bahwa tidak selamanya mobil hybrid irit bahan bakar. Nissan Kicks hanya memiliki kapasitas baterai yang kecil sehingga ketika digunakan pada kecepatan tinggi, indikator mesin terus menyala untuk melakukan pengisian daya baterai. 

Mobil Toyota Corolla Cross Hybrid Warna Hitam

Mobil Toyota Corolla Cross Hybrid dengan tampilan elegan 

Selanjutnya Suzuki Ignis harus menyerah setelah menempuh jarak 249,7 km/l dengan konsumsi BBM 22,47 km/l. Kemudian disusul oleh Honda Brio Satya dengan jarak tempuh 264,0 km dan konsumsi BBM 23,76 km/l. Sungguh hasil yang impresif mengingat Honda Brio dan Suzuki Ignis selalu dikenal dengan mobil murah dan kapasitas mesin yang kecil ternyata mampu menyaingi keiritan Nissan E-Power. 

Dengan begitu, Toyota Corolla Cross Hybrid kembali menjadi last car running untuk rute tol luar kota. Mobil ini menjadi yang terakhir berhenti setelah menempuh jarak 270 km dan konsumsi BB 24,33 km/l. Selesai sudah adu irit mobil yang dilakukan oleh tim Cintamobil dan GridOto dengan Toyota Corolla Hybrid menjadi yang paling irit untuk rute dalam kota maupun luar kota. 

Kesimpulan dari Last Car Running ini menunjukkan kalau memang benar bahwa mobil hybrid diciptakan hanya untuk rute dalam kota. Sementara, mobil konvensional juga belum tentu kalah dari mobil hybrid karena tentu disesuaikan lagi pada kecepatan mobilnya.

>>> Tips Mengemudi Mobil Hybrid Agar Lebih Irit BBM

Menyukai dunia menulis di bangku SMP hingga serius menggeluti dunia SEO sejak tahun 2011. Penggemar berat FC Barcelona, konser musik, dan eksplorasi alam, kini menulis SEO di Cintamobil.com sejak Maret 2021.
 
back to top