Ketemu Bus Ngeblong di Jalan Raya, Hadapi atau Mengalah?

28/06/2020

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Ketemu Bus Ngeblong di Jalan Raya, Hadapi atau Mengalah?
Menyesakkan jika berpapasan dengan bus ngeblong di jalan raya, sementara Anda berada di jalur yang benar. Bagaimana menyikapinya, hadapi atau mengalah?

Ngeblong bukan hal baru buat bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Memang tak semua pengemudi melakukan, tapi perilaku menyalip melalui jalur salah itu yang tak seharusnya dilakukan. Selain melanggar aturan lalu lintas ngeblong di jalan raya juga membahayakan.

Berpapasan bus ngeblong

Ada dua perilaku ngeblong di jalan raya, baik itu dilakukan bus AKAP atau kendaraan lain. Pertama; menyalip lewat sisi kanan di jalur berlawanan serta di rambu-rambu marka solid (tidak putus-putus). Kedua; menyalip lewat sisi kiri atau bahu jalan di jalan tol.

Lewat sisi manapun keduanya rata-rata punya alasan sama, ingin cepat. Namun motifnya berbeda-beda. Ada yang karena ingin cepat istirahat, ada yang karena kejar setoran. Tapi ada juga yang memang hobi kebut-kebutan.

>>> 3 Alasan yang Bisa Bikin Bus Ngeblong di Jalan

Foto menunjukkan bus Ngeblong di tikungan

Ngeblong sangat tidak direkomendasikan

Apapun motif dan alasannya ngeblong tidak seharusnya dilakukan. Pertama; membahayakan pengguna jalan lain. Kedua; melanggar lalu lintas. Bagaimana menyikapinya?

Berpapasan dengan bus ngeblong bisa jadi bikin geregetan, terutama jika Anda berada di jalur yang benar. Meski demikian Anda harus menyikapinya dengan bijak dengan mendahulukan skala prioritas. Ada dua hal bisa Anda lakukan, namun keduanya sama-sama berisiko yaitu menghadapi atau mengalah.

Pertama; Hadapi

Anda bisa menghadapinya dengan tetap berada di jalur sambil mengurangi kecepatan atau berhenti, sambil menunggu bus kembali ke jalurnya yang benar. Di satu sisi cara ini mungkin benar, tapi cukup berisiko. Anda bisa saja dihantam atau terserempet jika pengemudi bus-nya terlalu cepat dan mungkin kurang sigap.

Kedua; Mengalah

Anda bisa mengalah dengan mengurangi kecepatan dan menepikan kendaraan membiarkan bus melaju di jalur Anda. Cara ini efektif jika kondisi jalan menguntungkan, misalnya bahu jalan atau sisa median jalan di sisi kiri yang berupa tanah masih cukup lebar. Selain itu juga kalau tepian jalan tidak terlalu anjlok. Tapi jika jalan tidak memiliki bahu jalan, tidak memiliki sisa median tanah, atau tepian langsung anjlok, cara kedua ini bisa bikin Anda celaka.

>>> Cegah Menumpuknya Pengguna Bus, Italia Subsidi Pembelian Sepeda

Foto bus terperosok setelah menghindari kendaraan lain yang ngeblong

Bus juga bisa jadi korban gara-gara kendaraan lain ngeblong

Dua sikap di atas tidak ada yang pakem untuk diterapkan. Semuanya kembali kepada prioritas keselamatan. Suatu saat Anda bisa memilih dengan menghadapi jika berpapasan dengan bus ngeblong di jalan raya. Di waktu yang lain Anda harus mengalah demi keselamatan. Dan jika dua pilihan di atas sama-sama berisiko, pastikan Anda memilih risiko yang paling minim dibanding yang lain.

>>> Tips dan trik menarik lainnya seputar mobil bisa Anda baca disini

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top