Ketahui, Pengereman Yang Jitu Tak Hanya Dipengaruhi Skill Pengemudi

06/01/2019

Pengemudian

4 menit

Ketahui, Pengereman Yang Jitu Tak Hanya Dipengaruhi Skill Pengemudi
Selain skill pengemudi, pengereman yang jitu dengan hasil yang maksimal juga dipengaruhi berbagai faktor seperti kondisi jalanan dan fitur keselamatan pada kendaraan.

Feeling atau perasaan menjadi hal tak terpisahkan saat mengemudi mobil meski hal itu hampir tak ada dalam panduan teknis. Melakukan manuver saat macet, melaju kencang di jalan tol, menghadapi tanjakan, turunan, tikungan-tikungan tajam serta kelihaian kaki beralih dari pedal gas, rem dan kopling semua butuh kebiasaan dan jam terbang tinggi. Feeling juga diperlukan untuk membaca keadaan di area seputar kendaraan apakah itu aman atau ada tanda-tanda bahaya sehingga tahu kapan harus melakukan pengereman, berhenti atau terus melaju.

Foto seseorang sedang menginjak pedal rem

Mengerem maupun mengegas memerlukan trik yang tepat

Berbicara soal pengereman tentu semua orang tahu kalau hal itu adalah wajib bagi pengemudi agar mobil bisa beralih dari melaju cepat ke pelan atau saat ingin berhenti. Sekilas terlihat mudah, cukup injak pedal rem maka mobil akan pelan atau berhenti. Tapi tidak cukup hanya itu, melakukan pengereman memerlukan cara yang tepat agar perpindahan mobil dari cepat ke pelan atau berhenti sangat nyaman. Pengemudi juga dituntut melakukan pengereman yang tidak membahayakan baik buat mobil sendiri maupun kendaraan lain.

Harus diketahui juga, pengereman yang jitu dan aman selain dipengaruhi oleh skill pengemudi juga didukung oleh fitur keselamatan yang ada pada mobil. Teknologi mobil saat ini makin berkembang, termasuk fitur keselamatan saat pengereman. Ada fitur ABS (Anti-lock Braking System) untuk menjaga roda dari terkunci saat pengemudi menginjak pedal kuat-kuat, EBD (Electronic Brake-force Distribution) untuk mengatur penyebaran pengereman secara merata. Kedua fitur tersebut memungkinkan mobil terhindar dari risiko ngesot atau tergelincir di kondisi jalanan licin.

>>> Perbedaan Rem Non ABS Dan ABS Serta Kelebihan Dan Kekurangannya

Gambaran penggunaan fitur ABS

Fitur ABS menjaga roda mobil terkunci saat harus mengerem mendadak

Melengkapi keduanya ada fitur ESC (Electronic Stability Control) untuk menjaga mobil tetap stabil saat melewati medan jalan yang sulit seperti saat berbelok di tikungan tajam. Dengan sistem kerja memanfaatkan salah satu rem yang ada di setiap roda, mobil akan punya kendali yang presisi dan terlepas dari gejala understeer ataupun oversteer.

Selain fitur-fitur di atas, hasil pengereman juga dipengaruhi berat beban mobil dan juga tekanan angin ban. Mobil dengan beban melebihi kapasitas bakal lebih sulit berhenti saat pengemudi melakukan pengereman. Begitu pula dengan tekanan angin ban yang tidak pas baik itu kelebihan maupun kekurangan membuat pengereman tidak maksimal. Karenanya pastikan tekanan angin ban selalu pas sesuai rekomendasi pabrik. Mobil-mobil terkini lebih mudah mendeteksi tekanan angin ban sebab sudah banyak yang dilengkapi fitur TPMS (Tire Pressure Monitoring System) di layar Mid. Sementara untuk mobil tanpa fitur ini, pengecekan harus dilakukan secara manual dan berkala.

>>> Pentingnya Sistem Pengereman Darurat Otomatis: Mengurangi Tabrakan 43 Persen!

Gambaran fitur ESC pada mobil

Fitur ESC menjaga kestabilan mobil saat melaju di jalanan licin

>>> Simak info tips dan trik lainnya tentang mobil hanya di situs Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top