Ketahui, Ini Perlunya Menyiapkan Sandal Jepit di Dalam Mobil

18/06/2019

Pengemudian

4 menit

Share this post:
Ketahui, Ini Perlunya Menyiapkan Sandal Jepit di Dalam Mobil
Meski nyaman saat digunakan, tahukah Anda, bahwa mengemudi menggunakan sandal jepit itu sangat berbahaya? Meski demikian menyiapkan sandal jepit di dalam mobil juga penting dan sangat direkomendasikan.

Dari namanya langsung diketahui kalau sandal jepit adalah sandal yang sangat praktis dengan cara menjepit menggunakan jempol dan jari kaki. Ini adalah alas kaki paling populer di Indonesia. Selain nyaman dipakai harganya juga sangat murah. Namun bagi pengemudi mobil ada yang harus diperhatikan terkait dengan alas kaki yang satu ini. Apapun jenis mobilnya, alas kaki sebaiknya tak cuma sekedar memberi kenyamanan pada kaki, melainkan harus juga memberikan keamanan untuk digunakan kala berkendara.

Foto menunjukkan seseorang sedang mengemudi dengan tenang

Mengemudi tak sekedar piawai mengoperasikan kendaraan

Dan salah satu alas kaki yang wajib dihindari selain high heels adalah sandal jepit karena berkaitan erat dengan efek yang ditimbulkan saat kaki menginjak pedal gas, kopling, atau rem. Mari kami jabarkan sedikit lebih panjang mengenai potensi bahayanya.

1. Sandal jepit

Siapapun takkan mengingkari bahwa sandal jepit adalah alas kaki paling nyaman untuk digunakan. Kenyamanan ini membuat sandal jepit banyak dipilih para pengemudi, khususnya para pengemudi yang kurang memperhatikan keamanan dalam berkendara. Pasalnya, menurut berbagai informasi dan pengalaman kami sendiri, sandal jepit berpotensi tersangkut di pedal gas, kopling, atau rem. Ujung-ujungnya, hal ini akan membuat konsentrasi pengemudi pecah karena harus melepaskan sandal jepit dari pedal. Konsentrasi pecah menyebabkan kegagalan mengendalikan kendaraan yang berakibat pada kecelakaan.

>>> Ingin membeli mobil baru? Dapatkan daftarnya di sini

2. High heels

Sepatu model high heels atau hak tinggi menciptakan kesan seksi dan fashionable bagi pemakainya. Namun alas kaki ini juga berbahaya digunakan kala mengemudi. Alasannya cukup sederhana, hak tinggi yang ada pada sepatu high heels akan mengganggu pengemudi ketika menginjak pedal. Keputusan menggunakan sepatu high heels saat berkendara bukanlah keputusan yang bijak. Karena itu, pengemudi wajib menggunakan alas kaki lain terlebih dulu, setelah tiba di lokasi tujuan baru menggantinya dengan sepatu high heels.

3. Tanpa Alas Kaki

Pengemudi yang mengendarai mobil tanpa alas kaki benar-benar akan merasakan “kemerdekaan” pada kakinya. Namun sayangnya, hal itu justru akan menuai masalah jika dilakukan. Sebab, ada kemungkinan bahwa kaki yang tidak dilindungi alas kaki akan lebih mudah slip dibandingkan dengan kaki yang diberi alas kaki seperti sandal atau sepatu. Lebih-lebih, ketika pengemudi mengendarai mobil dengan jarak jauh, maka kaki akan lebih mudah lelah, kesemutan, sampai berkeringat.

>>>  Lebih lengkap tentang Bahaya Mengemudi Pakai High Heels, Sandal Jepit, dan Tanpa Alas Kaki, silahkan baca di sini!

Foto pengemudi memakai sandal jepit saat mengemudikan mobil

Mengemudi pakai sandal jepit berpotensi tersangkut pedal

Kembali ke soal sandal jepit, meski alas kaki yang satu ini sangat tidak direkomendasikan dipakai pada saat mengemudi mobil karena potensi bahaya yang timbul bukan berarti sandal jepit tak layak dibawa. Sandal jepit tetap boleh dibawa bahkan sebaiknya selalu disiapkan. Hal ini berkaitan erat dengan kepraktisan dan fungsi yang dimiliki oleh sandal jepit itu sendiri.

Ada beberapa hal yang bisa dijadikan alasan untuk menyiapkan sandal jepit di mobil, yaitu:

  • Sandal jepit itu praktis – mudah dilepas dan mudah digunakan. Sandal jepit bisa menjadi alas kaki pengganti sepatu saat pengemudi telah tiba di lokasi tujuan atau sekadar beristirahat di rest area untuk makan, ke kamar mandi, ke toilet, sholat setelah perjalanan jauh. Selain aman buat dibasah-basahi sandal jepit juga cepat kering.
  • Sandal jepit itu membuat kaki rileks, karena memang nyaman banget digunakan. Kaki Anda bakal berasa seperti 'merdeka' dan segar setelah berjam-jam terbungkus kaus kaki dan sepatu.

Tentu kedua alasan ini bisa Anda tambahkan sendiri, karena hanya Anda yang memahami nilai dari sebuah sandal jepit sehingga “pantas” dibawa dan disiapkan di dalam mobil.

>>> Begini Lengkapnya Fasilitas Rest Area KM 429A Tol Trans Jawa

Foto kemeriahan pengunjung lokasi wisata Kolam Renang Watu Gunung di Ungaran Jawa Tengah saat hari libur

Di lokasi-lokasi tertentu, memakai sandal jepit lebih recommended dibanding memakai sepatu

>>> Temukan berbagai tips dan trik otomotif terpercaya hanya di sini

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Memilih Warna Mobil Baru? Penelitian: Warna Mobil Mempengaruhi Keselamatan Anda

07/06/2019

Jual beli

2 menit

Momen Lebaran seringkali digunakan untuk membeli mobil baru. Tetapi, mungkin Anda ingin mempertimbangkan kembali memilih warna mobil baru. Warna mobil juga bisa mempengarui tingkat keselamatan Anda.

Lihat juga

Bedah Fitur Keselamatan: Beda Kontrol Traksi dan Kontrol Stabilitas

20/05/2019

Pengemudian

5 menit

Fitur kontrol traksi dan kontrol stabilitas mulai banyak diaplikasi pada hampir semua segmen mobil modern. Namun kedua fitur keselamatan tersebut memiliki cara kerja dan karakter yang berbeda. Yuk kita kenali perbedaannya.

Lihat juga

Penelitian Baru Sebut Inilah Masalah Keselamatan Penumpang di Kursi Belakang

04/05/2019

Pengemudian

Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) mencoba untuk terus berevolusi dan memaksa pembuat mobil mengubah mobil mereka untuk meningkatkan keselamatan penumpang. Dan kali ini, IIHS fokus pada keselamatan penumpang di kursi belakang.

Lihat juga

Wajib Tahu Untuk Keselamatan, 10 Penyebab Rem Blong Serta Solusinya

Hal yang paling dihindari dalam berkendara tentu saja adalah kecelakaan. Jika dilihat dari jenis penyebabnya, salah satu paling membahayakan ialah rem blong. Tak heran, banyak di sosial media mengabarkan bahwa kecelakaan sering kali terjadi karena masalah rem blong. Lantas, apa alasan di baliknya? Inilah dia penyebab rem blong serta solusinya.

Lihat juga

Kemenhub: Infrastruktur Meningkat, Keselamatan Tol Juga Perlu Ditingkatkan

15/03/2019

Pasar mobil

Pertumbuhan infrastruktur di Indonesia juga harus diimbangi dengan tingkat keselamatan khususnya di arus jalan tol. Merespon hal ini, Kementerian Perhubungan hendak membentuk tim dengan tujuan mengurangi angka kecelakaan lalu-lintas dan membenahi kualitas keselamatan bagi pengendara.

Lihat juga
 
back to top