Kenali Dulu Aturan GrabWheels Sebelum Menggunakannya

07/10/2020

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Kenali Dulu Aturan GrabWheels Sebelum Menggunakannya
Bagi Anda yang tertarik menggunakan GrabWheels sebaiknya kenali dulu aturan GrabWheels sebelum menggunakannya. Apa saja ya aturan yang harus dipahami?

Sejak bulan Agustus, Grab Indonesia telah meluncurkan kembali GrabWheels. GrabWheels merupakan moda transportasi listrik dan juga ramah lingkungan di beberapa titik di DKI Jakarta. Peluncuran kembali GrabWheels di DKI Jakarta juga didukung dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 45/2020 mengenai Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik. 

Peraturan ini tentunya menjadi acuan bagi kita yang ingin mengendarai kendaraan listrik, seperti GrabWheels. Tapi, apa saja sih aturan GrabWheels yang harus dipatuhi?  

Permenhub yang telah diterbitkan menyebutkan beberapa peraturan untuk bisa memastikan keamanan para penggunanya. Oleh karena itu, sebelum menggunakan GrabWheels, pastikan kalian juga memahami aturan GrabWheels. 

>>> Cara Mengemudi Aman di Jalan untuk Cegah Kecelakaan Fatal

Gambar menunjukan  GrabWheels

Gunakanlah di area yang telah ditentukan

1. Mematuhi Kelengkapan peralatan Kendaraan Listrik serta Pembatasan Kecepatan 

Selaras dengan Permenhub No. 45/2020 pasal 1 ayat 3, GrabWheels dapat dikategorikan sebagai skuter listrik yang merupakan peralatan mekanik berupa motor listrik beroda dua (2) atau lebih dengan tempat duduk dan papan alas kaki (footboard) dan/atau pedal yang digerakan dengan kaki dan/atau peralatan mekanik berupa mesin penggerak motor listrik dalam menjalankan moda tersebut.

Sambil bergaya menggunakan kendaraan listrik seperti GrabWheels, pastikan kamu mematuhi  Permenhub No. 45/2020 pasal 3 ayat 1 ini, ya: 

  • Selalu gunakan di area yang sudah ditentukan. GrabWheels dilengkapi dengan sensor pemancar otomatis untuk membatasi fungsi skuter listrik di setiap area terlarang seperti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). GrabWheels juga akan memberi peringatan apabila penggunanya memasuki zona yang tidak sesuai dengan jalur yang sudah ditentukan secara sengaja maupun tidak sengaja serta skuter listrik mereka akan melambat secara signifikan hingga berhenti. Jangan berkendara terlalu cepat. Aturan GrabWheels telah diatur dibatasi hingga 15 km/jam di setiap unit GrabWheels yang dapat dilihat di setiap gagang skuter listrik tersebut.  

>>> Melalui GrabBike Elektrik, Grab Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Gambar menunjukan Helm

Selalu gunakan helm

2. Memenuhi Syarat dan Ketentuan yang Berlaku untuk para Pengemudi GrabWheels 

Grab telah menetapkan sejumlah syarat dan ketentuan berlaku yang sesuai dengan Permenhub No. 45/2020 Pasal 4 Ayat 1 sebagai berikut: 

  • Selalu bawa helm sendiri atau menggunakan helm yang sudah disediakan di setiap titik parkir GrabWheels. Grab juga telah meluncurkan fitur ‘Pemeriksaan Helm’ yang akan menggunakan pengenalan gambar untuk memeriksa pengguna telah mengenakan helm sebelum memulai perjalanannya dalam memastikan keamanan bagi semua orang. 
  • Aturan GrabWheels telah menentukan bahwa pengguna GrabWheels harus berusia minimal 21 tahun keatas untuk mengikuti peraturan batas umur yang berlaku dan tidak diperbolehkan untuk mengangkut penumpang.Grab juga mendukung pengguna GrabWheels yang terdaftar di aplikasi dengan asuransi kesehatan.  
  • Toleransi sesama pengguna jalan. Menggunakan moda transportasi GrabWheels secara tertib dan tetap memperhatikan keselamatan para pengguna jalan lainnya, termasuk memprioritaskan para pejalan kaki. 
  • Pengendara GrabWheels hanya diperbolehkan berlaju di lajur yang disediakan secara khusus untuk kendaraan yang menggunakan penggerak motor listrik, seperti lajur sepeda atau kawasan tertentu seperti pemukiman, jalur Car Free Day, kawasan wisata, area sekitar sarana transportasi umum, kawasan perkantoran dan area di luar jalan seperti trotoar yang tentu tetap memperhatikan keselamatan pejalan kaki. Aturan GrabWheels ini tentunya untuk keselamatan dan kebaikan semua pengguna jalan.

“Kembalinya inisiatif dari GrabWheels ini merupakan bagian dari misi GrabForGood kami untuk dapat memberikan dampak positif melalui inovasi teknologi terutama untuk mendukung terciptanya ekosistem kendaraan listrik yang baik. Kami tidak berhenti untuk selalu mengingatkan para pengguna untuk mematuhi aturan GrabWheels untuk selalu mengikuti protokol keselamatan dan kesehatan secara maksimal serta meningkatkan inovasi kami”, tutup Ridzki Kramadibrata, President Grab Indonesia dalam keterangan resminya.

>>> Temukan informasi mobil menarik lainnya hanya di Cintamobil.com

Share this post:
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

Berita lain

Grab Protect Kini Hadir di Jayapura

23/09/2020

Pasar mobil

3 menit

GrabProtect telah hadir di berbagai kota dari Aceh hingga Jayapura dan telah melayani lebih dari 26 juta kilometer dengan aman selama masa pandemi Covid-19.

Lihat juga

Melalui GrabBike Elektrik, Grab Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

16/08/2020

Event - Promosi

3 menit

Grab Indonesia dukung ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan meningkatkan pendapatan Mitra Pengemudi dengan meluncurkan GrabBike Elektrik.

Lihat juga

Cara Grab Hadapi New Normal, Pasang Pembatas hingga Wajib Bermasker

03/06/2020

Event - Promosi

5 menit

Layanan transportasi berbasis aplikasi, Grab sudah siap menghadapi new normal. Sejumlah aturan disiapkan mulai dari memasang pembatas hingga wajib bermasker.

Lihat juga

Grab Jadi Armada Antar Jemput Tenaga Medis RSAL Mintoharjo

09/05/2020

Event - Promosi

5 menit

Grab bekerja sama dengan Kemenparekraf menyediakan armada antar jemput bagi para tenaga medis yang bertugas di RSAL Mintoharjo serta menginap di Le Meridien Hotel.

Lihat juga

Grab Ikut Bantu Para Pekerja Medis Melawan Virus Corona

12/03/2020

Pasar mobil

5 menit

Pihak Grab memperkenalkan aplikasi layanan khusus pekerja medis yang selama ini jadi garda terdepan saat melawan virus corona yang menyebar di Singapura. Layanan ini untuk mengantarkan para pekerja medis ke dan dari rumah sakit.

Lihat juga