Kecelakaan Travel Gelap Tak Bakal Ditanggung Jasa Raharja

06/05/2021

Pengemudian

2 menit

Share this post:
Kemenhub bersama kepolisan akan menindak tegas pihak-pihak yang sengaja menjadikan kendaraan pribadi sebagai travel ilegal di tengah larangan mudik tahun 2021.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung upaya penindakan tegas yang dilakukan jajaran kepolisian kepada travel-travel gelap. Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kemenhub Budi Ssetiyadi mengatakan, keberadaan travel ilegal yang tak berizin justru malah merugikan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga kini.

“Travel gelap tarifnya tinggi sekali dan di dalam kendaraan tidak menerapkan protokol pencegahan Covid-19 karena kapasitas kendaraan yang bisa penuh sehingga potensi penularan Covid-19 sangat besar,” ujar Budi Setyadi, dikutip dari keterangan persnya di Instagram Ditjen Hubdat, Selasa (5/5/2021).

>>> Mau Bisnis Travel, Isuzu Traga Bus Boleh Anda Pertimbangkan

Penumpang Tidak Akan Mendapatkan Jaminan Asuransi Jika Menaiki Travel Gelap 

Tidak hanya berpotensi menularkan Covid-19, keselamatan penumpang juga tidak terjamin lantaran travel ilegal beroperasi tanpa izin.

“Karena tidak berizin tentunya penumpang juga tidak tercover oleh asuransi Jasa Raharja. Dengan adanya travel yang ilegal tersebut dapat merugikan angkutan yang legal berizin serta merusak ekosistem transportasi yang berizin,” tutur Budi.

travel gelap akan diputar balik saat razia

travel ilegal akan merugikan angkutan yang legal 

Budi menuturkan, pihak-pihak yang sengaja menjadikan kendaraan pribadi sebagai kendaraan angkut penumpang akan ditindak tegas. Ia mengatakan, Kemenhub telah berkoordinasi dengan Korlantas Polri serta Ditlantas Polda Metro Jaya untuk melakukan penindakan terhadap pelaku travel-travel gelap. 

“Baik berupa penilangan maupun tindakan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku,” tegas Budi.

Sejauh ini dalam operasi yang dilakukan selama dua hari pada 27-28 April lalu, jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya telah mengamankan tidak kurang dari 115 travel ilegal. Para operator travel gelap ini mematok harga yang jauh lebih tinggi daripada tarif kendaraan umum yang biasanya. Tidak hanya itu, selain tidak memiliki izin trayek para operator travel ilegal ini juga menyimpang dari trayek yang seharusnya sehingga bisa membahayakan penumpang.

>>> 10 Destinasi Wisata Lokal di Jakarta yang Jadi Alternatif Mudik

Kepolisian Utimatum Operator Travel Gelap 

Sementara itu Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menegaskan penidakan terhadap travel-travel gelap bertujuan untuk memberikan efek jera pada masyarakat yang masih berupaya melanggar larangan mudik 2021.

“Upaya yang kami lakukan ini adalah sebagai upaya untuk memberikan efek jera masyarakat bahwa kami serius untuk melakukan penyekatan peniadaan mudik,” kata Sambodo, dikutip dari NTMC Polri.

dirlantas polda metro jaya kombes pol sambodo purnomo

dirlantas polda metro jaya kombes pol sambodo purnomo menegaskan akan melakukan penindakan tegas bagi travel gelap 

Oleh karena itu, Sambodo mengultimatum kepada operator-operator travel yang tidak memiliki legalitas untuk tidak coba-coba meloloskan pemudik. Polisi, lanjut dia, tidak akan ragu untuk melakukan penindakan dan penyitaan kembali.

“Kami akan melakukan penindakan terhadap warga masyarakat yang masih mencoba-coba mengoperasionalkan travel ilegal yang bandel mengangkut penumpang secara diam-diam tanpa izin,” jelasnya.

Seperti diketahui Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Peraturan Menteri nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi selama masa Idul Fitri 1442 H dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. Larangan mudik ini dilaksanakan dengan cara pengendalian transportasi yang dilakukan melalui larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi untuk semua moda transportasi.

>>> Larangan Mudik Dimulai Besok, Ratusan Ribu Personel Gabungan Dikerahkan

 

Sumber artikel:
Instagram Ditjen Hubdat & NTMC Polri Info
 

Menyukai dunia menulis di bangku SMP hingga serius menggeluti dunia SEO sejak tahun 2011. Penggemar berat FC Barcelona, konser musik, dan eksplorasi alam, kini menulis SEO di Cintamobil.com sejak Maret 2021.
 
back to top