Kecelakaan Saat Puasa dan Mudik Lebaran Didominasi Sepeda Motor, Pemerintah Sarankan Naik Transportasi Umum

18/05/2018

Pengemudian
Share this post:
Kecelakaan Saat Puasa dan Mudik Lebaran Didominasi Sepeda Motor, Pemerintah Sarankan Naik Transportasi Umum
Sebuah dilema, disaat pemerintah tengah gencarnya mengkampanyekan keselamatan di jalan raya, penggunaan sepeda motor saat puasa dan mudik lebaran justru makin meningkat. Padahal dari banyaknya kasus kecelakaan selama mudik lebaran pada tahun-tahun terakhir didominasi oleh sepeda motor hingga lebih dari 70 persen

Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia mencatat, dari 5.860 kendaraan yang terlibat dalam 3.168 kasus kecelakaan saat pelaksanaan mudik lebaran tahun 2017 lalu, 4.346 unit adalah sepeda motor.

“Jadi 74 persen dari total kecelakaan itu dialami oleh pengendara sepeda motor,” kata Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Royke Lumowa, Jakarta, Kamis (6/7/2017) silam.

Data kecelakaan arus mudik lebaran Korlantas Polri 2017

Meski angka kecelakaan arus mudik menurun, jumlahnya masih tetap tinggi mencapai ribuan kasus

>>> Kampanye Keselamatan Berkendara Toyota Mengunjungi Universitas dan Mall

Tahun 2018 ini pun demikian, sepertinya masih banyak yang enggan naik mobil atau transportasi umum saat puasa dan lebaran nanti walaupun berbagai instansi, perusahaan maupun yayasan-yayasan swasta menyediakan fasilitas mudik gratis.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tidak berhenti menyuarakan agar kebiasaan mudik saat puasa dan lebaran menggunakan sepeda motor dihindari. Sebisa mungkin beralih ke kendaraan roda empat atau lebih.

“Terkait dengan mudik tahun ini Kemenhub menyarankan, kalau bisa tidak menggunakan sepeda motor, sebagiknya gunakan bus mudik gratis yang kami sudah sediakan,” tutur Ahmad Yani, Direktur Pembinaan Keselamatan Perhubungan Darat di acara diskusi Mudik Sehat Mudik Selamat yang diselenggarakan oleh Jaringan Aksi Keselamatan Jalan ( Jarak Aman), Sabtu (12/5/2018). 

Diskusi mudik sehat mudik selamat yang digagas kementerian perhubungan

Sosialisasi keselamatan berkendara selama puasa mudik lebaran terus disosialisasikan oleh pemerintah dan yang terkait

Yani maklum, tradisi naik motor saat puasa dan mudik lebaran sangat sulit diubah. Namun, bukan berarti kebiasaan tersebut tak bisa dikurangi. Selain rutin melakukan sosialisasi keselamatan untuk memancing kesadaran masyarakat, pemerintah juga terus berusaha meningkatkan kualitas transportasi umum dan sarana jalan raya agar makin nyaman.

>>> Terus ikuti perkembangan berita otomotif di situs berita cintamobil.com

“Targetnya adalah memperbaiki kualitas angkutan umum, agar bisa beralih ke sana. Namun kebiasaan menggunakan motor susah diubah. Mengurangi mungkin bisa,” ujar Yani.

“Kami juga terus mengimbau kepada masyarakat bahwa sepeda motor sebaiknya tidak dipergunakan untuk jarak jauh seperti untuk mudik,” tambahnya.

Pemerintah bahkan juga memfasilitasi para komunitas sepeda motor di Jabodetabek yang ingin jalan bareng menggunakan sepeda motor saat puasa dan mudik lebaran agar perjalanan lebih aman dan nyaman, yaitu menyediakan armada untuk mengangkut sepeda motor dan pemiliknya secara terpisah menuju titik-titik terdekat dengan daerah tujuan mudik.

Deretan Armada bus untuk mudik lebaran gratis

Pemerintah menyediakan fasilitas angkutan mudik gratis bagi pengendara sepeda motor dan pemilik secara terpisah

Hal ini dilakukan sebagai satu cara mengurangi kebiasaan naik sepeda motor saat mudik lebaran dan menekan angka kecelakaan.

“Jika ada teman komunitas sepeda motor yang mau mudik bareng, pada tahun berikutnya bisa difasilitasi. Motornya nanti diangkut, dan sekalian safety riding di daerahnya masing-masing,” tutup Yani.

>>> Bosan dengan mobil kamu? Jual saja di situs jual beli mobil harga bagus cintamobil.com

Share this post:
 
back to top