Kebiasaan Buruk Yang Merusak Gearbox Mobil Pada Transmisi Manual

10/03/2018

Pengemudian
Share this post:
Kebiasaan Buruk Yang Merusak Gearbox Mobil Pada Transmisi Manual
Semakin lama Anda punya mobil, maka akan semakin terbentuk kebiasaan berkendara Anda. Sayangnya tidak semua kebiasaaan itu bagus untuk mobil Anda. Apalagi, banyak pengemudi yang melakukan kebiasaan buruk yang bisa merusak gearbox mobil.

Beberapa kebiasaan buruk yang bisa merusak gearbox mobil berikut dikhususkan pada transmisi manual. Karena perbedaan transmisi membuat bagian gearbox juga sedikit mengalami perubahan. Berikut beberapa kebiasaan mengemudi yang seharusnya Anda tinggalkan jika Anda tidak ingin mengganti gearbox lebih awal.

1. Tidak menetralkan transmisi ketika berhenti di lampu merah

Gambar yang menunjukan mobil yang sedang berhenti pada lampu merah

Gunakan gigi netral ketika Anda berhenti di lampu merah

Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan pengemudi adalah membiarkan mobil mereka tidak berada dalam kondisi netral saat berhenti pada lampu merah. Entah untuk kenyamanan atau keinginan untuk mempertahankan kontrol, banyak pengemudi melakukan kesalahan ini setiap hari. Menjaga mobil tetap berada pada posisi persneling masuk saat berhenti di lampu dapat merusak transmisi Anda dan mungkin memaksa Anda mengganti bagian transmisi lebih awal dari yang Anda inginkan.

2. Mengistirahatkan tangan pada tuas shifter

Gambar yang menunjukan tangan yang sedang menekan tuas kopling pada mobil

Hindari mengistirahatkan tangan pada tuas

Banyak pengemudi yang meletakkan tangan mereka di tuas shift, entah karena mereka ingin segera bergeser pada saat bersamaan atau karena lokasinya yang nyaman. Namun, mengistirahatkan tangan Anda di shifter saat mengemudi secara prematur bisa merusak transmisi Anda.

>>> Baca juga tips mengemudi dengan transmisi otomatis

3. Saat Anda berkendara tetap menginjak kopling

Gambar yang menunjukan kaki yang selalu menekan pedal gas pada mobil

Jangan tekan kopling ketika berkendara

Beberapa kekuatan mesin ditransfer melalui transmisi, namun sebagian besar rusak karena energi gesekan hilang. Hilanganya energi memberi tekanan signifikan pada komponen kopling Anda, terutama material gesekan pada bagian disk kopling. Gesekan ini bisa menyebabkan kerusakan atau kegagalan sistem kopling yang lebih cepat.

4. Berakselerasi pada RPM rendah

Gambar yang menunjukan bagian rpm mobil pada bagian dashboard

Gunakan RPM rendah untuk kecepatan rendah

Berakselerasi dengan kasar pada kondisi mobil pada posisi RPM yang rendah juga akan merusak sistem transmisi. Pasalnya, ketika Anda ingin berakselerasi pada posisi gigi yang tinggi tanpa menurunkan gigi untuk berakselerasi dengan segera, akselerasi rendah akan memaksa mesin untuk menyeret beban lebih berat.

>>> Baca juga tips mengemudi lainnya disini

5. Mengistirahatkan kaki pada pedal kopling

Gambar yang menunjukan kaki pengemudi perempuan yang sedang berada di lantai mobil

Letakkan kaki pada lantai mobil

Karena kebiasaan, banyak pengemudi mengistirahatkan kaki mereka di pedal kopling, mengubahnya menjadi pijakan kaki yang sangat mahal. Saat Anda mengistirahatkan kaki pada kopling, Anda mungkin secara tidak sengaja menekannya. Kebiasaan ini akan menjadi serius dan mebuat gearbox menjadi lebih mudah rusak dibandingkan gearbox normal.

Berikut cara kerja gearbox pada transmisi manual

Dalam mengemudikan mobil bertransmisi manual, perhatikan kebiasaan-kebiasaan yang bisa membuat mobil Anda aus lebih cepat. Kebiasaan buruk yang merusak gearbox mobil pada transmisi manual memang bisa jadi Anda lakukan tanpa Anda sadari. Karena itu, coba untuk mengetahui kebiasaan yang bisa membuat Anda mengganti gearbpx lebih cepat daripada biasanya.

>>> Baca juga tips dan trik lainnya disini

 
back to top