Karakter Mobil Standar Understeer, Apa Alasannya?

26/03/2019

Pengemudian
Share this post:
Karakter Mobil Standar Understeer, Apa Alasannya?
Dalam dunia otomotif dikenal istilah yang namanya understeer dan oversteer. Keduanya berhubungan erat dengan karakter mobil ketika diajak meliuk di tikungan. Faktanya, begitu keluar dari pabrik, karakter mobil standar understeer. Hal ini dibuat demi keselamatan penggunanya.

Mobil Honda Brio Slalom

Understeer merupakan kondisi saat mobil cenderung lari melebar ke sisi luar tikungan

Sudah bukan rahasia lagi pabrikan merancang karakter mobil standar understeer. Hal ini dapat dilihat sebagai salah satu upaya menciptakan kendaraan yang aman. Namun sebelum menengok lebih dalam mengenai alasannya, ada baiknya ketahui dulu perbedaan understeer dan oversteer.

Secara umum, understeer merupakan kondisi saat mobil cenderung lari melebar ke sisi luar tikungan. Sebaliknya, oversteer adalah saat mobil menikung terlalu tajam yang bisa-bisa justru membuatnya terpelintir.

>>> Perbedaan Understeer Dan Oversteer Yang Harus Diketahui

Ilustrasi Understeer dan Oversteer

Understeer akan lebih mudah untuk dikoreksi pengemudi awam

Bagi sobat yang memiliki kendaraan, perlu tahu bahwa mobil standar understeer karena alasan safety. Seperti halnya yang diungkapkan Alvin Bahar, pembalap Honda Racing Team yang memegang sejumlah titel juara nasional.

“Betul, mobil standar understeer. Understeer itu kalau di tikungan cenderung radius putarnya lebih besar, lebih susah belok. Jadi tidak masalah untuk siapa saja karena tinggal angkat gas. Tapi kalau oversteer kan melintir. Jadi baru belok sedikit tahu-tahu kebanyakan,” jelasnya kepada CintaMobil.com pekan lalu saat acara test drive Honda Brio di Sirkuit Sentul, Bogor.

>>> Tidak Hanya Skill, Hal Yang Tidak Didapat Saat Belajar Mengemudi Otodidak

Alvin Bahar pembbalap Honda Racing Team

Pembalap Alvin Bahar mengingatkan pengendara lain untuk selalu mengurangi kecepatan saat hendak belok

Setelah mengetahui alasan tersebut, sobat juga mesti paham cara menikung yang tepat biar aman. Masih kata Alvin, ada tahapan yang mesti diambil ketika seorang pengendara hendak memasuki tikungan. Tahap paling penting adalah jangan lupa untuk mengurangi kecepatan.

“Dari kecepatan tinggi itu kita tahu kalau mobil dibelokin sedikit maka semakin jauh. Kita kan enggak bisa dalam kecepatan tinggi main belok saja, pasti mobilnya enggak belok. Jadi mesti melakukan pengereman dahulu, setelah itu baru belok,” sambung Alvin.

>>> Dapatkan tips mengemudi lainnya yang menarik dan bermanfaat di sini.

Itu dia alasannya mobil standar understeer. Faktor yang mendorongnya karena lebih mudah dan aman untuk dikoreksi oleh siapa pun yang berada di balik kemudi. Namun, sobat akan menemui kondisi yang berbeda pada mobil untuk balapan. Di mana setiap tim justru membuat understeer dan oversteer seimbang demi pengendalian yang presisi. Caranya bisa bermain pada sektor suspensi atau chamber ban.

Share this post:
 
back to top