Jenis Model Transmisi Otomatis, Apa Saja Perbedaanya?

17/09/2019
Saat ini, transmisi otomatis sudah menjadi pilihan banyak pengendara untuk berkendara di perkotaan. Namun, sadarkah Anda mobil matic memiliki model tuas yang berbeda?

Dengan transmisi otomatis, Anda tidak perlu sering-sering mengatur kopling seperti mobil manual. Anda hanya perlu fokus dengan pedal gas dan rem, tentu hal ini dapat memudahkan dalam perjalanan dalam kota yang padat merayap.

>>> Apa sih arti huruf-huruf di transmisi otomatis?

Layout transmisi manual

Transmisi manual biasanya menggunakan layout H

Berbeda dengan transmisi manual yang memiliki satu desain umum H-Pattern, model transmisi otomatis yang umum digunakan di Indonesia ada dua, yakni model gate dan straight. Keduanya punya cara pengoperasian berbeda namun dengan tujuan sama, seperti apa jelasnya? Simak penjabarannya di bawah ini:

Transmisi otomatis model gate

Layout transmisi otomatis model gate

Layout transmisi otomatis model gate

Model transmisi otomatis gate memiliki desain berliku atau berjenjang layaknya anak tangga, hal ini dimaksudkan untuk menjaga kesadaran pengemudi saat akan memindahkan posisi tuas transmisi, dan meminimalisir perpindahan transmisi secara tidak sengaja atau tersenggol oleh pengendara.

>>> Temukan mobil otomatis pilihan Anda si sini

Selain itu, transmisi yang memiliki mode triptonic juga kerap menggunakan model gate karena memiliki mode untuk menaik dan menurunkan posisi transmisi secara manual. Model transmisi ini memang masih memiliki kunci pengaman, namun Anda hanya perlu mengaktifkannya saat akan berpindah dari posisi transmisi P (Park) sembari menginjak rem.

Transmisi otomatis model straight

Layout Transmisi otomatis straight

Layout transmisi otomatis model straight

Berbeda dari gate, model transmisi otomatis straight memiliki jalur yang lurus dan sejajar hingga akan sangat mudah dalam pengoperasian dan memindahkan posisinya.

Pun demikian, keamanan transmisi otomatis model straight cukup terjaga dengan tombol yang harus ditekan dulu sebelum melakukan perpindahan, jika tidak posisi transmisi akan terkunci dan tidak bisa berpindah.

>>> Simak tips mengemudi lainnya di sini

Tombol tersebut akan mencegah transmisi bergerak dan berpindah secara sembarangan, yang berpotensi merusak komponen dalam girboks. Semisal saat Anda akan memindahkan posisi girboks dari P menuju R (Reverse), atau dari N menuju R.

Mengendarai mobil matic memang mengasyikkan dan praktis, namun ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat berkendara. Salah satunya mengetahui model transmisi otomatis yang digunakan, dan bagaimana cara memindahkan persneling dengan aman. Untuk tips & trik lainnya, dapat Anda lihat pada link di bawah ini.

>>> Tips & trik mobil Cintamobil.com

Derry Munikartono

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
26

berita lain