Jangan Asal Terobos, Ini Cara Mengendarai Mobil Matic saat Banjir

08/02/2021

Pengemudian

4 menit

Cara mengendarai mobil matic tak bisa sembarangan. Apalagi saat melintas di jalanan yang tergenang banjir. Simak cara mengemudi mobil matic ketika banjir.

Banjir tengah menggenangi sejumlah jalan di kawasan Jakarta. Tercatat pada Senin (8/2/2021), ada 27 wilayah Jakarta tergenang banjir dengan dengan ketinggian yang bervariasi mulai dari 10 cm hingga 150 cm. Banjir Jakarta itu tentu menjadi penghambat bagi mereka yang harus tetap beraktifitas. 

Termasuk ketika harus berkendara. Pengendara perlu ekstra hati-hati melintas di jalanan yang menggenang. Bagi Anda yang mengendarai mobil matic, sebaiknya jangan asal menerobos jalanan banjir. Berikut cara mengendarai mobil matic di jalanan banjir dikutip dari laman Daihatsu Indonesia, Senin (8/2/2021). 

>>> Banjir di Semarang Sempat Membuat 1 SPBU Berhenti Beroperasi

1. Perhatikan Tinggi Genangan Air

Ada baiknya sebelum memutuskan melibas banjir, ketahui ketinggian genangan air di wilayah tersebut. Kalau genangan air lebih tinggi dari ground clearance mobil atau lebih dari setengah roda, sebaiknya urungkan niat untuk menerabas banjir. 

Bisa Bikin Mogok, Ketahui Batas Aman Mobil Menerjang Banjir

Kalau sudah melebihi setengah roda sebaiknya urungkan niat menerobos banjir

Tapi kalau Anda merasa ketinggiannya tak melampaui ground clearance, pastikan filter udara tetap aman dan tidak terendam. Jika filter udara ini sampai terendam, maka dapat membuat resiko terjadinya water hammer. Water hammer sendiri merupakan sebuah kondisi dimana air dapat masuk pada ruang pembakaran. Hal ini bisa menyebabkan mesin mobil menjadi rusak. Tak lupa untuk tetap tenang saat berkendara Fokuskanlah diri untuk tetap menjaga putaran pada mesin. 

2. Menggunakan Gigi Rendah

Bila Anda telah memutuskan untuk menerobos jalanan banjir, gunakanlah transmisi pada gigi paling rendah. Kalau pada mobil matik bisa menggunakan transmisi 'L'. 

Ini bertujuan supaya kecepatan dari mobil Anda tetap dapat stabil selain itu putaran mesin pun akan lebih bertahan.

Tujuan lainnya pun supaya sah buang yang ada bisa dikeluarkan dari bagian knalpot sehingga laju air bisa tertahan dan mencegahnya untuk tidak sampai masuk ke bagian dalam ruangan mesin melalui jalur pembuangan.

>>> Bisa Bikin Mogok, Ketahui Batas Aman Mobil Menerjang Banjir

3. Maju Perlahan

Gambar menunjukan Banjir di Jakarta

Tak perlu memacu kecepatan saat melintas di genangan

Cara mengendarai mobil matic ketika banjir selanjutnya adalah melaju secara perlahan. Saat melintas di jalan banjir, Anda tak perlu terburu-buru dan menggeber gas. Melaju secara perlahan dapat mengantisipasi terjadinya hal-hal yang berpotensi membahayakan seperti lubang jalan yang cukup besar atau bahkan parit yang melintang.

4. Matikan Mesin saat Mogok

Apabila genangan air di luar ekspektasi dan lebih dari batas setengah roda mobil Anda, ini bisa berpotensi menyebabkan mesin mati atau mogok di tengah jalan. Jika hal itu terjadi, maka lebih baik untuk tidak mencoba menghidupkan mesin kembali. hal ini disebabkan karena dapat membuat kerusakan pada bagian mesin mobil semakin parah.

Foto menunjukkan mobil Daihatsu Gran Max menerjang banjir

Carilah jalan alternatif 

5. Keringkan Rem

Nah kalau banjir telah berhasil dilalui, Anda sebaiknya memeriksa kondisi rem. Caranya adalah dengan menjalankan mobil pada kecepatan 5 km/jam.  Setelah itu rem mobil selama berkali kali. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa mobil memang masih dalam kondisi yang baik.

>>> Cintamobil TV: Menguak Mitos Mobil Bekas Banjir Masih Bisa Dipakai

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor. Roles Sebagai Editor di Cintamobil.com, Dina berperan menulis sekaligus mengedit tulisan agar lebih enak untuk dibaca dan juga mengontrol pemberitaan yang lebih layak. Di samping itu, tetap memantau pergerakan berita di industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. Specialities Memantau pergerakan berita di industri otomotif sekaligus menulisnya dengan cepat Mengedit berita Experience - GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019 - IIMS 2017, 2018, 2019 - IMOS 2016, 2018 - Geneva International Motor Show 2017 - Tokyo Auto Salon 2019

 
back to top