Jangan Asal Derek Mobil Matik yang Mogok di Jalan!

18/03/2020

Pengemudian

5 menit

Jangan Asal Derek Mobil Matik yang Mogok di Jalan!
Perlu pengetahuan sebelum menderek mobil matik saat mogok di jalan. Jika asal pasang alat penderek, maka ada risiko bagian transmisi jebol akibat roda dipaksa berputar.

Mobil dengan transmisi otomatis kini semakin populer. Kepraktisannya membuat banyak pengemudi memilih mobil matik ketimbang manual. Apalagi jika rute perjalanan yang harus dilalui lebih banyak diperkotaan.

Tinggal injak pedal gas dan pedal rem tanpa kaki kiri harus bekerja. Itulah alasan yang sering kali mendasari mengapa orang memilih mobil matik. Namun ternyata dibalik kemudahan dalam pengoperasiannya itu, mobil matik memiliki kendala jika mengalami masalah di jalan.

Misalnya saat mobil mengalami mogok di jalan dan harus diderek. Ada aturan-aturan yang wajib Anda ketahui dalam menderek mobil matik ketika mogok. Karena jika memperlakukan dengan asal, akan ada bagian komponen yang rusak.

>>> Kenali Tarif Mobil Derek, Penolong Dikala Susah dan Sendirian

1. Perhatikan Sistem Penggerak Roda Mobil

mobil matik diderek

Untuk mobil berpenggerak roda depan, ban bagian depan yang diangkat mesin penderek

Ketika mobil matik mogok dan harus diderek ke bengkel terdekat, maka jangan langsung pasang kawat pengait di mobil tersebut. Pastikan dulu mobil itu apakah berpenggerak roda depan atau roda belakang.

Dikutip Cintamobil.com dari laman resmi Toyota Indonesia, untuk mobil berpenggerak roda belakang seperti Toyota Avanza, maka untuk menderek mobil matik perlu terlebih dulu mengangkat roda bagian belakang. Pasang alat penderek pada bagian roda belakang, dan roda depan dibiarkan berputar. Posisinya seperti saling hadap belakang antara mobil penderek dengan kendaraan Anda.

Namun jika mobil matik yang akan diderek berpenggerak roda depan seperti Toyota Sienta, maka sebaliknya. Roda bagian depanlah yang diangkat dan diletakkan ke mesin penderek. Roda belakang dibiarkan menyentuh aspal dan berputar selama mobil ditarik mobil derek. Artinya posisi mobil yang diderek, seraha dnegan mobil penderek.

>>> Cari promo mobil baru untuk siap-siap mudik Lebaran? Temukan diskon terbaiknya disini

2. Hati-hati Transmisi Jebol

mobil diderek ban belakang

Jangan salah meletakkan posisi derek jika tak ingin transmisi rontok

>>> Temukan mobil bekas impian Anda dengan harga terbaik hanya di Cintamobil.com

Cara menderek mobil matik ini benar-benar harus Anda perhatikan. Karena jika salah memasang alat penderek, dan roda dipaksa berputar maka akan merusak bagian transmisi. Apalagi jika mobil diderek dalam jarak yang cukup jauh sehingga perputaran roda berlangsung cukup lama.

Transmisi ini bisa rusak akibat pergerakan roda memaksa menggerakkan transmisi melalui propeller shaft. Di dalam komponen ini ada komponen one way clutch yang pergerakannya jadi berputar balik. Kesalahan tersebut banyak disebut oleh para montir dengan istilah kopling jebol atau rontok.

>>> Tips dan trik seputar perawatan mobil ada disini

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top