Jangan Anggap Remeh, 6 Penyakit Ini Bisa Mengganggu Saat Mengemudi

30/10/2018

Pengemudian
Gangguan saat berkendara bisa datang dari mana saja, termasuk penyakit yang kita derita atau kambuhan. Lantas jenis penyakit apa saja yang bisa menganggu Anda mengemudi?

Sudah menjadi kewajiban bahwa mengemudi adalah full-time job yang artinya harus fokus pada jalan. Ketika ada gangguan datang tentu fokus mengemudi menjadi berkurang dan bisa membahayakan Anda dan penumpang lainnya. Salah satu gangguan yang bisa datang adalah penyakit. Ada beberapa penyakit yang bisa menganggu Anda saat mengemudi

Pastikan posisi mengemudi nyaman

Posisi mengemudi yang nyaman meminimalkan timbulnya penyakit

1. Kram Otot

Jenis penyakit ini adalah berupa ontraksi atau menegangnya otot dengan kuat secara tiba-tiba. Kram bisa berlangsung selama beberapa detik hingga menit dan sering kali terjadi pada bagian kaki. Beberapa penyebabnya adalah posisi mengemudi yang kurang ergonomis sehingga menyebabkan cedera atau dehidrasi. Cara mengatasi paling mudah adalah dengan segera menghentikan aktivitas mengemudi. Lakukan stretching untuk melemaskan otot dan minum cairan yang mengandung elektrolit secukupnya untuk menambah cairan tubuh. Jika tak kunjung reda, Anda dapat memberikan pijatan halus pada bagian otot yang kram.

>>> Baca juga: Tetap Aman di Jalan, Pelajari Tips Menghadapi Pengemudi Pemula

2. Gangguan Kulit

Penyakit jenis ini sangat mungkin mengganggu konsentrasi Anda saat mengemudi. Terlebih jika yang dialami adalah gatal-gatal maupun iritasi pada kulit. Satu-satunya cara untuk mengatasi gangguan ini adalah dengan tidak menggaruknya karena justru akan membuatnya terasa makin gatal. Anda dapat menepi untuk mencari obat luar berupa krim pengurang rasa gatal. Saat gangguan yang terjadi disebabkan reaksi alergi, sangat tidak disarankan untuk mengkonsumsi obat-obatan karena dapat menyebabkan kantuk. Sebagai alternatif, air kelapa hijau punya efek yang sama untuk meredakan alergi.

Kram otot terjadi karena posisi mengemudi

Berhenti sejenak ketika Anda merasakan kram otot untuk menghindari kecelakaan

3. Iritasi Mata

Meski jarang terjadi karena berada di dalam mobil berarti Anda terhindar dari terpaan debu dan angin, tak ada salahnya jika Anda selalu menyediakan obat tetes mata di mobil sebagai pertolongan pertama setelah menepikan mobil. Kalau belum tersedia, Anda dapat mencari air bersih untuk membasuh mata guna melunturkan debu.

>>> Ingin mencari mobil-mobil lama? Klik disini untuk informasi lebih lanjut

4. Migrain

Walau tak semua orang berpotensi menderita sakit kepala sebelah atau migrain, beberapa di antaranya kerap didatangi saat mengemudi. Faktor kelelahan, stres hingga hormonal yang sering terjadi pada wanita saat menstruasi diprediksi sebagai penyebabnya. Mengonsumsi kopi adalah salah satu alternatif untuk mengatasinya. Migrain disebabkan menyempitnya pembuluh darah di bagian kepala, ia dapat reda berkat efek kopi yang melebarkan pembuluh darah ketika dikonsumsi dalam jumlah yang tak berlebihan. Jika tak segera ditangani, bukan tidak mungkin migrain berubah menjadi vertigo dan membuat kondisi menjadi semakin parah.

Salah satu penyakit yang berbahaya adalah migrain

Sakit kepala atau migrain juga bisa menganggu saat mengemudi

5. Asam Urat dan Nyeri Sendi

Rasa sakit yang satu ini akan sangat menyiksa ketika menghampiri Anda. Apalagi lebih sering menghinggapi bagian lipatan jari yang harus mengalami kontak langsung saat mengemudi. Rasa nyeri yang hebat perlu ditangani dengan cara yang tepat ketika beraktivitas. Segera oleskan salep pereda rasa sakit pada bagian sendi yang terasa nyeri. Anda juga dapat mengonsumsi obat, tapi tentu dengan risiko Anda harus mencari pengemudi pengganti karena rata-rata obat pereda rasa sakit dapat menyebabkan kantuk.

>>> Dapatkan berbagai informasi tips mengemudi lainnya ada di sini

6. Gangguan Pencernaan

Ketika Anda mengalami gangguan di pencernaan, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengenali jenis dari gangguannya. Jika sakit yang terasa adalah perih dan seperti melilit pada lambung, dapat dipastikan Anda menderita maag. Jenis ini dapat disebabkan akibat pola makan yang kurang teratur sehingga menyebabkan kandungan asam lambung meningkat. Segera menepi dan mencari obat pereda maag untuk menurunkan kadar asam lambung guna mengurangi rasa sakit. Kemudian makanlah makanan yang bergizi tinggi secukupnya dan sebisa mungkin hindari makanan yang mengandung banyak santan.

Terkesan sepele tapi sakit perut juga berbahaya

Sakit perut juga bisa menganggu konsentrasi ketika mengemudi

Kemudian ada gangguan berupa sakit perut atau mulas. Sebaiknya segera temukan toilet terdekat agar tak perlu menahan terlalu lama untuk buanga air besar. Dikhawatirkan feses akan mengeras hingga membuatnya lebih sulit untuk dikeluarkan jika menahan BAB terlalu lama. Jika diare, segera minum obat diare dan cairan yang mengandung elektrolit lebih banyak untuk mencegah dehidrasi.

>>> Berbagai tips dan trik otomotif terpercaya hanya ada di Cintamobil.com

 
back to top