Trik Ampuh Melewati Jalan Menanjak Saat Basah dan Licin

05/09/2021

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Mengemudikan mobil melewati jalan menanjak saat basah dengan kondisi permukaan yang licin membutuhkan ketrampilan dan teknik tersendiri serta kewaspadaan

Salah satu kondisi mengemudi yang membutuhkan fokus maksimal dan keahlian tersendiri bagi pengemudi adalah melewati jalan menanjak saat basah dan licin. Kenapa demikian? Karena tantangannya serba ekstra; dengan kondisi permukaan jalan menanjak saat basah dan licin. Masing-masing kondisi tersebut membutuhkan ramuan obat yang berbeda-beda.  

Teknik Mengemudi

Terkait jalan menanjak dengan kondisi tersebut di atas, M Syaiful dari bengkel Garage 23 yang bermarkas di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, membagikan penjelasan.

Pada dasarnya, mengemudikan kendaraan di tanjakan berliku-liku dengan  kondisi permukaan jalan yang basah dan licin, memang membutuhkan ketrampilan mengemudi yang prima," jelasnya.

Pertama, lakukan kesesuaian (matching) antara kecepatan, posisi gear transmisi dan bukaan pedal gas.

“Saat menanjak, mobil butuh torsi besar pada putaran rendah. Jadi, pilih gear transmisi yang tepat dan sesuaikan dengan kecepatan. Jangan gunakan gear terlalu rendah atau terlalu tinggi karena dapat  menyebabkan wheel spin (ban selip),” jelas penggemar MTB itu.

gambar  tanjakan tikungan

Butuh fokus dan ketrampilan untuk melintasi jalan seperti ini  

>>> Melihat Aksi Mitsubishi Xpander 'Ngedrift' di Tanjakan Sitinjau Lauik

Selanjutnya, teknik nge-gas (mengoperasikan pedal gas) juga perlu disesuaikan. Gunakan teknik mengayun dalam artian tekan pedal gas sampai titik tertentu, lepas sedikit, tekan lagi, lepas lagi, begitu berulang-ulang.

Sesuaikan antara injakan pedal gas, putaran mesin dan gear transmisi untuk menjaga momentum mobil saat melalui tanjakan. Kalau harus pindah gear transmisi dari 3 ke 2 atau 2 ke 1, lakukan dengan cepat dan mobil jangan sampai berhenti di tengah tanjakan.      

Ketika harus berbelok di tanjakan, sebisa mungkin pilih sudut belok tanjakan yang kurang terjal. Umumnya, sudut belok tikungan yang paling luar (paling jauh dari apex) memiliki sudut tanjakan yang lebih landai.

Dengan demikian tidak terlalu membebani kendaraan. Kalau tidak bisa mengambil sudut tanjakan yang lebih landai dan harus lewat sudut tanjakan terjual, pilih gear 1 dan pedal gas diurut perlahan.

>>> Mobil FWD Gak Kuat Nanjak? Bisa Kok! Asal....

Pengawasan Ban

Salah satu modal penting bagi mobil untuk bisa melewati jalan menanjak adalah daya cengkeram ban yang mumpuni ke permukaan jalan. Sebab, satu-satunya kontak antara mobil dan jalan, ya cuma ban itu, tidak ada yang lain. Jadi kalau ban mengalami selip, bagaimana mobil bisa menanjak apalagi dengan kondisi permukaan jalan yang basah dan licin?  

gambar cek ban

Kondisi tapak ban harus tebal dan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan

Supaya mobil mampu melalui jalan menanjak berliku dengan aman dan optimal, Zulpata Zainal selaku On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk, merekomendasikan untuk memastikan tinggi kembangan ban masih mumpuni. Tepatnya, tapak ban masih tebal dan tidak di bawah TWI (tread wear indicator).

“Dan yang paling penting adalah tekanan angin harus sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Terutama, tekanan angin ban jangan sampai kurang,” jelas Zulpata Zainal melalui telepon.

>>> Dapatkan harga mobil terbaru dan promo terbaik tahun 2021 di sini

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top