Isi Bensin Jangan Tunggu Tangki Kosong, Bisa Bahaya!

21/07/2021

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Mungkin masih ada sebagian pengendara yang melakukan isi bensin menunggu hingga kosong. Padahal itu berbahaya dan dapat menimbulkan kerusakan pada mobil.

Ada beberapa kebiasaan buruk yang secara tak sadar dilakukan oleh pengendara. Salah satunya adalah mengisi bahan bakar saat tangki kosong hingga indikator telah menunjuk posisi 'E'. Apa buruknya kebiasaan isi bensin saat tangki kosong itu? 

Sebaiknya, mengisi bahan bakar menunggu tangki kosong jangan dijadikan sebuah kebiasaan. Mengutip laman Mitsubishi Indonesia, akan ada masalah yang ditimbulkan saat Anda membiasakan hal itu terhadap mobil. Apa saja masalahnya? Berikut penjelasannya.

gambar tangki bensin memiliki kotoran akibat terikatnya kotoran dengan titik-titik air

Tangki bisa karatan

>>> Cara Mencegah Mobil Terbakar Saat Mengisi Bahan Bakar di Pom Bensin

1. Muncul Karat

Tangki BBM dapat berkarat jika dibiarkan kosong lantaran memiliki banyak udara yang berasal dari kondensasi atau perubahan uap BBM yang menjadi air. Karena itu jika mobil terparkir dalam waktu lama seperti masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat ini, sebaiknya isi tangki bensin mobil dengan bahan bakar sampai batas maksimal. Kemudian jangan biarkan mobil terpapar sinar matahari langsung untuk waktu lama. Hal ini akan berakibat ruang tangki bahan bakar juga meningkat panasnya walau posisi tangki ada di bawah mobil.

Kalau keseringan tangki BBM berpotensi mengandung banyak air sehingga memunculkan karat. Ini bisa terjadi karena air memiliki massa yang lebih berat daripada minyak. Lama-kelamaan air ini dapat menggerus dinding tangki. 

>>> Amankah Isi Bensin Tanpa Mematikan Mesin Mobil?

2. Kinerja Pompa Bahan Bakar Terganggu

gambar pompa bensin yang rusak akbiat kotoran menumpuk

Kinerja pompa bensin bisa terganggu

Air dan serpihan karat bukan satu-satunya hal yang mengendap di dasar tangki bensin. Ada juga kotoran dari bahan bakar itu sendiri. Kotoran ini dapat terhisap ketika kendaraan dinyalakan pada kondisi tangki kosong. 

Walhasil kalau lama kelamaan bakal mengganggu kinerja pompa bensin dan injeksi. Jangan heran kalau mobil tiba-tiba mogok di jalan kalau Anda membiasakan hal ini. Solusinya adalah Anda dapat menguras tangki hingga bersih. 

Kuras tangki ini memang dilakukan untuk menghindari tangki bensin berkarat. Tindakan ini memang tidak bisa dipatok berdasarkan waktu atau jarak kilometer. Namun sejumlah bengkel menyarankan setiap 20.000-30.000 kilometer atau setahun sekali boleh dilakukan kuras tangki bensin.

>>> Kunci Pintu Mobil saat Isi Bensin Biar Kejadian Seperti Honda CR-V Tak Terulang

3. Menimbulkan Rasa Khawatir 

Yang satu ini tak ada hubungannya dengan teknis melainkan terhadap kenyamanan sepanjang perjalanan. Anda pasti akan lebih was-was ketika belum isi bensin padahal tangki mau kosong. Belum lagi kalau jalan yang dilintasi macet ataupun sepi serta minim tempat isi bensin. Ada baiknya untuk tetap mengisi sebelum tangki kosong guna mengurangi rasa was-was di jalan. 

>>> 6 Penyebab Mobil Boros Bensin

 

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top