Ini yang Harus Dilakukan Agar Aman Berkendara di Jalur Contra Flow

13/01/2020

Pengemudian

5 menit

Ini yang Harus Dilakukan Agar Aman Berkendara di Jalur Contra Flow
Beberapa hal perlu diperhatikan agar aman berkendara di jalur contra flow. Terutama ketika Anda sedang melintas di jalan tol antar kota yang memberlakukan mekanisme ini.

Beberapa tahun belakangan ini, mungkin Anda sering menjumpai jalur contra flow. Sebuah rekayasa lalu lintas yang memungkinkan kendaraan dari arah berlawanan menggunakan satu lajur dari arah lainnya.

Tujuan contra flow biasanya untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang sudah terlalu parah. Sering kali, jalur contra flow diterapkan pada jalan tol, termasuk Jalan Tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu lalu.

>>> Bukan Sekedar Estetika, Ini Fungsi Jalur Hijau di Tengah Jalan Tol

Lalu bagaimana sikap pengemudi sebaiknya agar aman berkendara di jalur contra flow? Berikut saran dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC).

1. Pahami Kondisi Pengemudi

rest area jalan tol

Jika pengemudi sudah lelah, sebaiknya istirahat terlebih dulu

Jusri Pulubuhu, Training Director JDDC menilai, saat berkendara sebaiknya pengemudi mengetahui kondisi tubuhnya sendiri. Termasuk ketika akan menghadapi jalur contra flow. Pengemudi harus paham, apakah tubuhnya sudah letih akibat berkendara terlalu lama atau masih sangat segar.

Jika sudah cukup letih, maka sebaiknya lakukan istirahat dahulu sebelum melanjutkan perjalanan. "Karena berkendara di jalur contra flow energi dan stamina mudah terkuras dibanding jalur normal," kata dia.

>>> Promo mobil baru yang menarik ada disini

2. Sebaiknya Gunakan Jalur Normal

jalan tol dengan contra flow

Masuk ke jalur contra flow akan menguras energi lebih banyak

Walau terlihat lebih lengang, namun Jusri menganggap jalur normal sebaiknya lebih tepat untuk dipilih jika memang tidak terpaksa masuk ke contra flow. Karena balik lagi ke poin nomor satu, mengemudi di contra flow membutuhkan stamina lebih banyak dan fisik yang lebih prima.

Kalau pun masuk ke contra flow, ketika ada kesempatan masuk ke jalur normal, maka sebaiknya lakukan. Lalu carilah tempat untuk berhenti sejenak demi memulihkan stamina sebelum melanjutkan perjalanan.

3. Jaga Jarak

jaga jarak aman berkendara

Selalu jaga jarak dengan kendaraan di depan

>>> Pilihan mobil bekas berkualitas ada disini

Cara yang aman saat berkendara di jalur contra flow juga patut menjaga tata cara berkendara aman seperti di jalan normal. Jalur contra flow memang biasanya lebih lancar dibanding jalur normal. "Tapi disinilah pengendara sering lupa akan aturan menjaga jarak aman," kata dia. Padahal dengan jarak aman sekitar tiga detik dari mobil di depannya, saat terjadi masalah maka pengemudi bisa menghindar.

4. Saat di Depan Ada Kecelakaan

jalan tol dengan jalur contra flow

Jangan banting setir ke kanan kalau mobil di depan rem mendadak

Jika ketika sedang berada di jalur contra flow tiba-tiba mobil di depan melakukan rem mendadak akibat ada kecelakaan, maka pengemudi harus sigap menghindar. "Jangan buang setir ke kanan, sebaiknya ke kiri," kata Jusri.

Hal ini mengingat dari sisi kanan ada kendaraan lain yang bergerak dinamis dari arah berlawanan. Sehingga potensi tabrakan dari depan akan mungkin terjadi dan kecelakaan lebih parah bisa saja muncul.

>>> Tips dan trik menarik lainnya ada disini

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top