Ini Tips Menghindari Kejahatan Modus Pecah Kaca Mobil

07/11/2019
Banyak risiko kejahatan yang mungkin bisa Anda alami. Kini para pencuri tak lagi menggunakan modus merusak kunci pintu, tetapi modus pecah kaca mobil menggunakan busi dan semakin marak terjadi. Mau tahu bagaimana cara mencegahnya? Simak tips di bawah ini.

Tidak bisa lagi dipungkiri, bahwa kejahatan pencurian modus pecah kaca mobil menjadi salah satu tindak kriminal yang bisa terjadi pada Anda. Maraknya kejahatan pecah kaca mobil membuat Anda harus berhati-hati.

>>> Ini Tips Agar Nilai Jual Mobil Anda Tetap Tinggi

Gambar menunjukan pecah kaca mobil

Kejahatan pecah kaca mobil bisa terjadi pada Anda

Dilansir laman resmi NTMC Polri, salah satu cara yang paling banyak digunakan para pelaku kejahatan yaitu memecahkan kaca mobil menggunakan helm atau menggunakan komponen busi mobil atau motor.

Kepala Unit III Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Agung Wibowo‎ di Mapolda Metro Jaya menyarankan agar masyarakat tak menutup kaca secara penuh saat parkir guna mengantisipasi terjadi tindak kejahatan pencurian yang tidak diinginkan.

“Tipsnya, kalau parkir pada siang hari kaca mobil harus dibuka paling tidak 1 sentimeter, agar ada sirkulasi udara. Kalau ada sirkulasi udara, para pelaku tidak bisa memecahkan kaca dengan pecahan busi,” ujarnya.

>>> Promo mobil baru terbaik ada di sini

Gambar menunjukan tindak kriminal pecah kaca mobil

Untuk mencegah kejahatan pecah kaca mobil, Anda harus menutup kaca mobil dengan tidak rapat

Berbagai macam benda keras digunakan oleh para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. Cara yang biasa dilakukan adalah memecah dengan mendorong helm dan yang lagi ngetrend dengan serbuk busi mobil atau motor.

>>> Pilihan mobil bekas berkualitas paling lengkap ada disini

Modus pecah kaca mobil menggunakan benda keras seperti linggis atau kampak semakin jarang dilakukan karena kerap mengeluarkan bunyi keras dan tentu berbahaya kepada pelakunya. Demikian juga dengan cara memecah dengan cara mendorong atau menekan helm ke kaca mobil, meski tidak menimbulkan suara, namun kalau menggunakan kaca film yang bagus biasanya tetap sulit dibuka.

Oleh karena itulah, para pelaku kejahatan melakukan aksinya dengan cara baru yakni serbuk busi. Pelaku ini ‎kerap menggunakan pecahan busi motor yang kemudian diberikan air liur agar pecahan busi tersebut dalam kondisi dingin. Sehingga saat dilemparkan dan terkena kaca kendaraan yang panas dan bertekanan tinggi, kaca langsung retak.

Kaca yang retak akan dengan mudah didorong tangan pelaku, setelah terbuka pelaku pun memboyong barang berharga yang ditinggal di dalam mobil. Sebabnya Anda harus berhati-hati terhadap tindak kejahatan modus pecah kaca mobil.

>>> Tips dan trik lainnya ada di sini

Rahmat Fajar Nugraha

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
8

berita lain