Tips Cara Berkendara Ketika Banjir

19/02/2021

Pengemudian

3 menit

Tips Cara Berkendara Ketika Banjir
Tingginya curah hujan membuat banyak jalanan tergenang karena banjir. Maka dari itu Anda harus mengetahui cara berkendara ketika banjir agar mobil tetap aman.

Tingginya curah hujan membuat banyak jalanan di Ibu Kota tergenang karena banjir. Keadaan ini terkadang tidak bisa kita hindari karena tidak jarang mendadak hujan deras turun dan mengakibatkan kita harus melewati air menggenang ketika kita berkendara. Ada beberapa cara yang harus mengetahui cara berkendara ketika banjir sehingga mobil tetap aman. Berikut tips-tipsnya di bawah ini dari Asuransi Astra.

>>> Ini Langkah Mobil Terendam Banjir Agar Klaim Diterima Asuransi

Gambar menunjukan Bekendara ketika hujan

Hindarilah jalan yang tergenang 

1. Lewati Jalan Tanpa Genangan

Apabila melihat genangan, sebaiknya kendaraan mencari alternatif jalan lain. Apabila harus melewati jalan dengan ketinggian genangan diatas roda kendaraan, sebaiknya tunggu genangan surut. Jangan memaksa kendaraan untuk melewati genangan air, risiko keselamatan anda menjadi taruhannya. Bagi pemilik mobil jangan memaksa mobil untuk melewati banjir, karena sangat beresiko apabila ada jalanan rusak, jalanan lebih rendah, atau ada selokan tidak terlihat yang dapat mengakibatkan mobil terperosok semakin dalam. 

2. Mengurangi Kecepatan dan Jaga Jarak

Dalam keadaan hujan tentu kita akan melewati jalanan yang licin dan terdapat genangan air. Keadaan ini tentu mengakibatkan mobil mudah tergelincir dan dapat mengakibatkan kecelakaan. Sebaiknya berkendara ketika banjir atau melewati genangan air sebaiknya berkendara dengan kecepatan rendah dan selalu menjaga jarak dengan kendaraan di depan maupun belakang. Apalagi juga ketika hujan lebat dengan jarak pandang pendek. Hindari melewati jalanan yang memiliki banyak pohon serta baliho untuk meminimalisir risiko mobil tertimpa kedua benda tersebut.

>>> Jangan Asal Terobos, Ini Cara Mengendarai Mobil Matic saat Banjir

Gambar menunjukan layanan Banjir Asuransi Astra

Jangan paksa kendaraan Anda untuk melewati banjir

3. Hindari Kondisi Water Hammer

Kondisi ini biasa disebut hydrolocking, atau keadaan mesin mobil mati mendadak karena adanya air masuk ke dalam ruang bakar melewati air intake. Hal ini menyebabkan tekanan besar di dalam mesin sehingga komponen di dalam mesin rusak akibat connecting rod bengkok dan mobil akan mogok seketika. Mobil yang mengalami kondisi ini harus mengganti bagian yang rusak dengan biaya yang cukup mahal.

Apabila anda tidak memiliki pilihan lain untuk menerobos banjir, ada risiko yang bisa anda dapat. Mobil yang mengalami kerusakan karena menerobos banjir klaimnya tidak diterima. Keadaan ini merujuk pada penjelasan di Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) pasal 3 ayat 4 yang mengatakan kalau asuransi tidak menjamin kerugian, kerusakan dan biaya atas kendaraan bermotor tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga jika:

4.4 Dikemudikan secara paksa walaupun secara teknis kondisi kendaraan dalam keadaan rusak atau tidak laik jalan.

Merujuk dari pasal tersebut, sebaiknya anda senantiasa berhati-hati dan selalu waspada dalam keadaan hujan atau banjir. Maka dari itu berkendara ketika banjir jangan paksa kendaraan anda untuk melewatinya. Selalu utamakan keselamatan diri ketika berkendara.

L Iwan Pranoto, SVP Communication & Customer Service Management Asuransi Astra menjelaskan supaya pelanggan harus selalu berhati-hati dalam berkendara.

“Keselamatan dan keamanan pelanggan adalah konsentrasi utama kami, jangan sampai pelanggan ada yang nekat melewati jalanan banjir dan mengalami kecelakaan,” jelas Iwan dalam keterangan tertulisnya.

>>> Suzuki Beri Servis Kendaraan Gratis Bagi Korban Banjir di Kalimantan Selatan

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top