Ini Sederet Keuntungan Ban RFT

22/10/2020

Pengemudian

4 menit

Share this post:
Ini Sederet Keuntungan Ban RFT
Ban RFT disebut lebih aman bagi pengendara. Tapi sebenarnya apa saja keuntungan ban RFT lainnya saat digunakan pada mobil Anda? Berikut penjelasannya.

Ban jenis Run Flat Tyre kian populer dalam beberapa tahun belakangan. Ban RFT disebut memiliki keunggulan dibanding jenis lainnya. Mengapa demikian? 

Keuntungan ban RFT salah satunya adalah meminimalisir kekhawatiran pengendara saat berada di jalan. Ban mobil yang bocor masih bisa dipergunakan untuk sementara waktu, sehingga memberi kesempatan untuk mencari bengkel atau lokasi ganti ban yang aman. 

>>> Mengenal Ban RFT, Apa Benar Tidak Bisa Pecah?

Masih Bisa Berjalan Ketika Kempis

Mengutip laman Dunlop Indonesia, Kamis (22/10/2020), ban RFT didesain secara khusus agar mampu tetap berfungsi normal ketika tekanan udara di dalam ban hilang karena bocor. 

Ban RFT

Ban RFT banyak digunakan mobil-mobil Eropa

Ada dua tipe utama dari sistem ban RFT, yakni Self-Supporting RFT dan Support Ring System RFT. Dalam sistem pertama, ban memiliki konstruksi dinding samping yang diperkuat dan akan terus mendukung kendaraan ketika terjadi kehilangan udara. Sedangkan Support Ring System RFT menggunakan lingkaran karet keras atau bahan lain sebagai struktur untuk menahan beban berat kendaraan ketika ban kempis.

Material untuk ban RFT pun dirancang spesial sehingga memungkinkan ban tetap digunakan untuk berjalan sementara waktu. Biasanya ban RFT mampu dipakai dalam keadaan bocor hingga maksimal jarak 80 km. Menyenangkan sekali bukan? 

Namun, meski dapat digunakan untuk sementara waktu, ban RFT juga memiliki keterbatasan. Ketika ban RFT kehilangan tekanan udara, pengemudi juga harus membatasi kecepatan mobil. Laju mobil dibatasi paling cepat 80 km/jam.

Akan tetapi, tidak sembarang mobil bisa memakai ban RFT. Kendaraan tersebut harus mempunyai sistem pemantau tekanan ban atau yang dikenal sebagai Tyre Pressure Monitoring System (TPMS).

Sistem inilah yang berfungsi untuk mendeteksi dan memberi informasi perubahan tekanan angin ban. Jika tekanan udara ban RFT kosong, TPMS akan memberikan informasi langsung ke pengemudi melalui layar Multi Information Display (MID) atau Head Unit.

Kalau tidak memiliki TPMS, mobil tidak akan bisa menggunakan ban RFT. Pasalnya, bisa jadi pengemudi tidak akan sadar ketika ban mobilnya bocor atau tekanannya berkurang. 

Jika itu terjadi, akibatnya fatal. Ban RFT bisa rusak karena dipaksa berjalan lebih jauh dari jarak dan kecepatan maksimal saat bocor. Oleh karenanya, kalau ingin menggunakan ban RFT, pastikan dulu TPMS terpasang di mobil.

Fitur TPMS

TPMS wajib ada bila mobil menggunakan ban RFT

>>> Ini yang Harus Diperhatikan Ketika Ban RFT Kempis

Lebih Stabil saat Tekanan Angin Berkurang

Keuntungan ban RFT lainnya adalah mudah dikendalikan saat tekanan angin ban berkurang.Hal ini sangat berpengaruh bagi faktor keamanan mengemudi yang lebih terjamin. 

Karakteristik tersebut dimungkinkan karena desain ban RFT yang spesial. Konstruksi dinding ban dirancang secara unik agar lebih kuat dibanding ban biasa. Bukan hanya itu, rancangan khusus ban RFT juga membuatnya aman dari bahaya meletus tiba-tiba. Risiko ban meledak bisa diminimalkan berkat material ban yang lebih kuat.

Untuk mengenali ban RFT, biasanya ada tanda khusus di dinding ban bisa dijadikan patokan. Kerap kali ada tulisan seperti DSST atau Run on Flat sebagai indikator.

Kalau keuntungan ban RFT sudah dibahas, ada juga kekurangannya yakni dari sisi harga. Jika ingin memakai ban RFT, siap-siaplah merogoh kocek lebih dalam. Harga ban RFT cenderung lebih mahal sekitar 20% hingga 30% dibanding ban biasa. 

>>> Kerap Diabaikan Pengendara, Apa Manfaat Rotasi Ban Mobil?

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top