Ini Cara Tetap Aman Melewati Banjir dengan Mobil

02/01/2020

Pengemudian

4 menit

Ini Cara Tetap Aman Melewati Banjir dengan Mobil
Hujan deras mengguyur Jakarta sore ini ciptakan genangan air tinggi yang cukup tinggi. Anda punya dua pilihan menerabas banjir atau tunggu jalan mengering?

Sore ini (17/12) hujan deras mulai mengguyur wilayah Jakarta. Biasanya intensitas curah hujan yang tinggi menciptakan genangan air yang sulit untuk dilewati kendaraan. Jika keadaanya sudah seperti ini menerjang banjir menjadi pilihan yang tidak bisa dihindarkan.

Gambar menunjukan banjir

Foto diambil dari akun sosial media TMC Polda Metro Jaya banjir di kawasan Senayan (17/12)

>>> 10 Pilihan Mobil Anti Banjir Non SUV Di Bawah Rp 80 Juta

Sebenarnya aksi menerjang banjir bisa dibilang keputusan yang cukup nekat. Meski kemungkinan Anda bisa melewatinya, kerusakan mobil yang bisa Anda terima dari aksi nekat ini juga bisa disepelekan. Lalu jika ingin menerjang banjir apa yang harus diperhatikan? Simak tipsnya di bawah ini seperti yang dilansir dari Asuransi Astra.

1. Perhatikan ketinggian air

Pertama yang harus Anda perhatikan ialah ketinggian air yang akan Anda lewati. Semakin tinggi genangan air yang akan dilewati artinya semakin besar risiko merusak kendaraan Anda. Intinya, banjir yang hendak dilalui tidak mendekati atau bahkan lebih tinggi dari lubang masuk udara kendaraan Anda. Sebaiknya Anda harus bersabar dan perhatikan mobil lain yang menerjang banjir, sehingga bisa dijadikan referensi. Tentukan rute dan jalur Anda di banjir, pilihlah genangan yang paling rendah serta bebas dari hambatan seperti polisi tidur, jalan rusak atau lainnya.

>>> 20 Unit Hyundai Ioniq Akan Tersedia untuk Customer Grab Awal 2020

Gambar menunjukan banjir di kawasan senayan

Foto diambil dari akun sosial media TMC Polda Metro Jaya banjir di kawasan Senayan (17/12)

>>> Pilihan mobil bekas berkualitas terlengkap ada disini

2. Menjaga jarak aman 

Kedua jaga jarak aman, hal ini harus dilakukan karena kecepatan konstan sangat penting. Anda harus pastikan mobil di depan Anda memiliki jarak yang cukup jauh. Jalankan mobil Anda setelah yakin bahwa mobil di depan Anda tidak akan menghalangi laju dari mobil yang sedang Anda kendarai.

3. Matikan mesin saat darurat

Ketiga matikan mesin segera mungkin saat darurat. Saat Anda salah perhitungan dan justru malah masuk ke banjir yang lebih dalam ketika ini terjadi Anda jangan panik. Lihat dan rasakan apakah mobil masih bisa menembus banjir. Tetapi jika ketinggian air sudah melampaui saluran masuk udara ke mesin atau bahkan kap mesin, langsung matikan mesin Anda segera. Dengan mematikan mesin lebih awal, Anda akan menghilangkan risiko terjadinya water hammer.

Langkah terakhir yang bisa Anda lakukan ialah keringkan rem mobil Anda. Setelah melewati banjir, piringan rem akan basah dan daya cengkramnya akan berkurang. Hal ini tentunya bisa membahayakan keselamatan Anda. Hindari menambah kecepatan usai melewati genangan air.  Keringkan rem mobil Anda dengan cara menginjak pedal rem sedikit diiringi pedal gas bersamaan. Ulangi terus sampai pengereman kembali normal.

>>> Tips dan trik lainnya baca di sini

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top