Ingin Laju Mobil Lebih Dinamis? Simak Cara Mengatur Caster Berikut Ini

03/11/2018

Pengemudian
Ingin Laju Mobil Lebih Dinamis? Simak Cara Mengatur Caster Berikut Ini
Dari konsep Vehicle Dynamic, memang banyak cara untuk meningkatkan performa suatu mobil. Salah satu halnya adalah mengatur posisi Steering Axis atau poros kemudi. Proses tersebut lebih kenal dengan sebutan Caster. Ya, pengaturan Caster yang tepat nyatanya bisa memberikan dampak pada laju mobil supaya menjadi lebih dinamis. Bagaimana caranya? Coba simak tips dan trik cara mengatur Caster dari Cintamobil.com.

Sebelum beranjak ke hal tersebut, ada baiknya kita mengenal lebih dahulu tentang Vehicle Dynamic. Vehicle Dynamic adalah studi tentang pola dan respon dari gerak kendaraan. Memang sepertinya hal ini kurang dilirik menarik oleh masyarakat awam namun sejatinya banyak hal positif yang ditawarkan oleh Vehicle Dynamics.

1. FUNGSI VEHICLE DYNAMIC

Sebagaimana fungsi kendaraan, membawa penumpang dari tempat satu ke tempat tujuan dengan menjaga keselamatan, kenyamanan serta ekonomis. Itulah menjadi tujuan akhir dari Vehicle Dynamic. Namun, dalam prosesnya terdapat banyak sekali faktor yang dikategorikan menjadi tiga hal yakni aksi dari pengendara, segala komponen kendaraan serta respon yang didapat oleh penumpang. Nah, di artikel Cintamobil.com kali ini, Caster menduduki kategori pada komponen berkendara.

Vehicle Dynamic sebuah studi tentang bagaimana pola dan respon dari gerak kendaraan

Vehicle Dynamic menjadi hal yang sangat penting dalam setiap kendaraan

>>> Membuat Traksi Mobil Terjaga, Begini Cara Kerja Vehicle Stability Control (VSC)

2. CASTER

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, proses Caster adalah pengaturan posisi poros kemudi (Steering Axis) ke arah depan atau ke arah belakang dari Vertical Axis.  Sejatinya, prosesnya terbagi menjadi dua hal yakni Positive Caster dan Negative Caster. Mudah saja, apabila suspensi condong mengarah ke arah bemper depan maka disebut dengan Negative Caster. Sebaliknya, apabila posisi suspensi mengarah ke arah Fender atau pintu samping maka disebut Positive Caster. Selengkapnya, Anda bisa melihat gambar di bawah ini.

Caster mobil terbagi menjadi tiga pengaturan yakni Vertical Caster, Positive Caster dan Negative Caster

Skema Caster baik dari posisi positif maupun negatif

>>> Pentingnya Membersihkan Saringan Udara Untuk Mesin Yang Lebih Stabil

3. MENGATUR CASTER

Proses pengaturan Caster sangat berdampak pada bagaimana proses Vehicle Dynamic berlangsung. Jika diamati pada mobil-mobil baru saat ini, Caster lebih dialokasikan standar untuk meningkatkan keselamatan meskipun digunakan oleh orang yang baru menyetir sekalipun. Perlu kami ingatkan kembali, pengaturan Caster yang akan kami jelaskan di bawah ini, lebih dialokasikan untuk mereka yang sudah mumpuni dalam mengemudikan kendaraan. Mereka yang ingin menentukan posisi Caster umumnya menginginkan kemudi yang lebih responsif serta performa laju lebih stabil. Penting juga, pengaturan Caster nantinya harus didampingi oleh teknisi ahli.

Tipe-Tipe Caster didasari dari posisi suspensi atau lebih tepatnya poros kemudi atau Steering Axis

Tipe pengaturan Caster terbagi menjadi tiga yakni Vertical Caster (Standar), Positive Caster dan Negative Caster

Jika pengaturan dirancang dengan mode Positive Caster maka Coilover akan didorong ke bagian belakang mobil. Hasilnya adalah torsi sejajar semakin meningkat. Bahasa umumnya, kekuatan meluruskan kemudi saat melaju ke depan semakin meningkat sehingga daya laju mobil akan menjadi stabil di kecepatan tinggi sekalipun. Namun sayangnya, mode pengaturan semacam ini akan memberikan beban berat pada kemudi setir khususnya saat melakukan manuver. Bahkan ketika kemudi setir berputar, mobil akan sedikit terangkat ke atas apabila bobot mobil tidak proporsional. Namun tak perlu khawatir, apabila mobil terisi penuh dengan penumpang, laju mobil akan tetap rendah. Di sisi lain, fitur Power Steering modern saat ini juga bisa mengurangi gaya yang dibutuhkan untuk memutar setirnya. Tak salah, apabila banyak orang memilih untuk mengaplikasikan Positive Caster karena kemudi mobilnya sudah mendukung Power Steering.

Kelebihan Positive Caster mampu melajukan kendaraan lebih stabil di trek lurus

Positive Caster lebih unggul dalam hal kestabilan di laju lurus

Beda ceritanya dengan Negative Caster yang mampu memberi keluwesan lebih ketika melakukan manuver. Mode Negative Caster juga memberikan pergerakan ban yang adaptif mengikuti kondisi jalan. Apabila mode seperti ini diaplikasikan pada mereka yang tidak lihai dalam mengemudikan mobil maka akan menyebabkan laju mobil terkesan ugal-ugalan karena kecilnya gaya yang dibutuhkan untuk memutar setir. Uumumnya mode ini diaplikasikan untuk  pengemudi sudah lihai dalam melajukan kendaraan.

Kelebihan Negative Caster adalah kemudi setir yang lebih luwes atau ringan

Negative Caster memberi keluwesan ketika melakukan manuver

Terlepas dari pengaturan Caster mana yang hendak Anda gunakan, selalu pastikan posisi Caster selalu simetris dan dipantau langsung oleh teknisi ahli. Positive Caster sendiri lebih cenderung memberikan performa laju lurus yang lebih stabil. Sedangkan Negative Caster, memberi upaya lebih ringan ketika melakukan manuver. Tak lupa juga, setiap modenya memiliki kekurangan yang sangat penting untuk Anda pertimbangkan.

>>> Simak tips dan trik menarik tentang otomotif lainnya hanya di situs Cintamobil.com

 
back to top