Ingat Lagi, Diskon Penunggak Pajak Kendaraan di DKI Ada Batas Akhirnya

03/10/2019

Pengemudian

3 menit

Ingat Lagi, Diskon Penunggak Pajak Kendaraan di DKI Ada Batas Akhirnya
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberi keringanan pajak daerah kepada para penunggak pajak hingga 50 persen bagi kendaraan yang menunggak pajak BBN-KB tahun 2012 ke bawah. Namun, perlu diperhatikan kalau diskon tersebut ada batas akhirnya.

Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta mengungkap terdapat 2,2 juta unit kendaraan bermotor menunggak pajak pada September 2019. Banyak alasan untuk hal tersebut, dan salah satu yang cukup dominan adalah karena alasan malas. Namun apapun alasannya, penunggak pajak telah melakukan pelanggaran dan bisa dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Foto menunjukkan suasana saat operasi kepolisian

Makin lama tidak pajak dibayar, makin lama pelanggaran dilakukan

>>> Sering Jadi Polemik, Ini Dasar Polisi Berhak Menilang Kendaraan Telat Pajak

Nah, buat warga DKI yang memiliki tanggungan pajak kendaraan bermotor dan belum dibayar, ada baiknya memanfaatkan momen saat ini. Sejak 16 September 2019 lalu pemerintah DKI memberi keringanan pajak berupa diskon hingga 50 persen. Kriterianya yang menunggak pajak BBN-KB tahun 2012 ke bawah.

Aturan ini didasarkan pada Kebijakan Peraturan Gubernur Nomor 89 Tahun 2019 mengenai Pemberian Keringanan Pokok Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atas Penyerahan Kepemilikan Kendaraan Bermotor Kedua dan Seterusnya Tahun 2019.

Perlu dicatat dan diperhatikan juga, keringanan buat penunggak pajak ini tidak akan berlangsung terus menerus, tapi punya batas akhir yaitu tanggal 30 Desember 2019.

>>> Wajib Tahu, Menunggak Pajak Bisa Masuk Penjara

Foto menunjukkan banner promo Keringanan pajak untuk warga DKI yang menunggak

Keringanan penunggak pajak kendaraan bermotor berlaku hingga akhir tahun

Jadi, silahkan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan jangan melewati batas akhir tersebut agar tetap mendapat keringanan, seperti yang dipesankan Kepala BPRD Jakarta Faisal Syarifuddin. "Program ini berlaku sejak 16 September hingga 30 Desember 2019," katanya seperti dikutip dari Kompas, (2/10/2019). "Kebijakan ini juga dapat meningkatkan kesadaran Wajib pajak dalam membayar pajak, tertib administrasi dan meningkatkan penerimaan pajak secara keseluruhan," tambahnya.

>>> Temukan berbagai tips dan trik otomotif terpercaya hanya di sini

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top