Hindari Berkendara Kala Menderita Penyakit Ringan Ini

06/01/2021

Pengemudian

4 menit

Berkendara membutuhkan tubuh yang sehat dan konsentrasi penuh. Penyakit ringan sekalipun dapat menganggu konsentrasi dan berisiko membahayakan pengendara.

Penyakit seringan apapun memang tak bisa disepelekan. Apalagi kalau urusannya dengan berkendara. Berkendara merupakan aktivitas yang menuntut seseorang untuk memiliki konsentrasi tinggi. Dibutuhkan respon yang cepat ketika sesuatu terjadi di jalan. 

Untuk mendapatkan konsentrasi serta respon yang baik ketika berkendara adalah dengan menjaga tubuh dalam kondisi sehat dan bugar. Dalam kondisi seperti sekarang dimana pandemi Covid-19 belum mereda ditambah cuaca ekstrem, beragam penyakit ringan memang rentan hinggap di dalam tubuh kita. 

Penyakit ringan ini sebaiknya jangan disepelekan ya. Meski ringan namun tetap berpotensi menganggu konsentrasi Anda ketika berkendara. Berikut tiga penyakit ringan namun cukup membahayakan bagi pengendara jika disepelekan seperti dikutip dari laman Hyundai Indonesia, Rabu (6/1/2021). 

>>> Pentingnya Menjaga Konsentrasi Berkendara saat Hujan Deras

1. Flu

Flu tergolong salah satu penyakit ringan. Karenanya, tak sedikit orang yang menyepelekannya. Padahal kalau dirasakan flu bisa membuat badan kurang enak, lemas, dan kondisi fisik menurun. Tak jarang mereka yang menderita flu juga mengalami pusing serta bersin-bersin dan mengganggu aktifitas berkendara. 

Tanpa disadari kondisi tersebut amat berpengaruh terhadap menurunnya konsentrasi. Bila flu yang dialami cukup berat, rasanya untuk fokus pun sulit. Perlu diingat, bila mengemudi pada kecepatan 40 km/jam, itu artinya dalam 1 detik Anda menempuh jarak 13 meter. Bila Anda bersin pada kecepatan itu, berarti Anda mengemudi dalam keadaan tak melihat sejauh 13 meter dan menyebabkan kehilangan kendali atas kendaraan. Nah Ada baiknya bila Anda mengalami flu mengurungkan niat untuk berkendara demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan. 

sakit flu

Flu juga bisa menyebabkan pusing dan menganggu konsentrasi berkendara

>>> Hati-hati, Sering Terjebak Macet di Jalan Bisa Timbul Penyakit Kanker

2. Sakit Mata

Mata punya peran vital terhadap visibilitas pengendara di jalan. Jika visibilitas terganggu, konsentrasi pun ikut terpecah dan keselamatan berkendara jadi taruhannya. Oleh karena itu, bila Anda mengalami sakit di bagian mata ada baiknya untuk tidak berkendara untuk sementara waktu hingga pulih kembali. 

penyakit ringan

Visibilitas yang jelas amat penting ketika berkendara

3. Migrain

Sakit kepala sebelah alias migrain menjadi salah satu penyakit ringan yang amat sangat mengganggu konsentrasi terlebih ketika Anda tengah berkendara. Biasanya, migrain disebabkan karena pembengkakan atau penyempitan pembuluh darah di otak. Penyakit kambuhan seperti ini juga sensitif terhadap beberapa hal seperti suara dan cahaya yang umumnya terjadi saat berkendara. Sehingga akan mempengaruhi dan memperlambat reaksi. 

penyakit ringan

Hindari untuk berkendara bila Anda mengalami migrain

Apabila penyakit-penyait tersebut menyerang, jangan sembarang minum obat. Karena ada beberapa obat yang menimbulkan kantuk. Perhatikan efek obat setelah diminum. Jangan sampai saat nyetir, selain merasakan sakit juga kantuk berat akibat konsumsi obat. Sebisa mungkin jangan memaksakan diri untuk berkendara bila kondisi tubuh tidak bugar. Dengan berkendara aman dan tubuh yang bugar, Anda juga turut menjaga keselamatan di jalan. 

>>> 3 Kerugian Jika Malas Membersihkan Bagasi Mobil

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. 
Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 
Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
  • Geneva International Motor Show 2017
  • Tokyo Auto Salon 2019

 
back to top