Hati-hati Serangan Jantung Saat Nyetir Mobil, Kenali Penyebabnya

04/03/2020

Pengemudian

5 menit

Hati-hati Serangan Jantung Saat Nyetir Mobil, Kenali Penyebabnya
Jangan sampai Anda mengalami serangan jantung saat nyetir mobil. Untuk itulah sebaiknya Anda mengetahui apa saja gejala dan tanda-tanda serangan jantung yang bisa menimpa kapan saja dan dimana saja.

Saat ini mungkin seluruh dunia sedang menyoroti tentang bahayanya virus Corona. Namun jangan sampai lengah, karena sejatinya ada berbagai penyakit lain yang juga tak kalah mematikan. Satu diantaranya adalah serangan jantung. Serangan jantung bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Bahkan mungkin saja serangan jantung terjadi ketika Anda tengah berkendara.

Mungkin Anda pernah mendengar berita yang memuat bagaimana ada pengemudi ditemukan tewas di dalam mobil dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada pengemudi tersebut. Dan setelah diidentifikasi oleh pihak terkait, pengemudi itu tewas akibat serangan jantung saat nyetir mobil.

1. Kenali Pemicu dan Gejala Serangan Jantung

Gambar menunjukkan seseorang terkena serangan jantung

Tekanan fisik dan emosi sering kali jadi pemicu munculnya serangan jantung

Berdasarkan penelusuran tim Cintamobil.com, ada beberapa penyebab serangan jantung bagi seseorang. Antara lain akibat tekanan darah tinggi, kolesterol, kencing manis, pola makan tak sehat, merokok, hingga faktor keturunan. Dan biasanya pemicu seseorang terkena serangan jantung akibat kondisi fisik dan emosinya.

Dilansir dari Alodokter, ada beberapa gejala serangan jantung, yaitu seseorang terlebih dulu mengalami nyeri pada bagian dada. Kemudian biasanya orang tersebut akan merasakan sesak napas disertai pusing. Jika didiamkan, maka kondisi tubuh penderita akan merasa gelisah serta mengeluarkan keringat yang lebih banyak dari orang normal. Namun ada pula beberapa penderita serangan jantung yang tidak merasakan gejala-gejala tadi.

>>> Ada banyak promo mobil baru menarik yang bisa Anda nikmati disini

2. Cara Menghindari Serangan Jantung

Gambar menunjukkan menghindari serangan jantung

Sayangi jantung Anda dengan pola makan sehat dan istirahat yang cukup

Tentunya Anda tidak mau bukan mengalami serangan jantung saat nyetir mobil. Untuk itulah beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan. Minimal mengurangi serangan jantung terjadi dengan tiba-tiba.

Istirahat yang cukup adalah salah satu kunci untuk menghindari risiko serangan jantung. Jika Anda yang tiap hari berada di balik kemudi, usahakan untuk istirahat tiap 3-4 jam sekali. Hal ini berlaku pula jika Anda tengah melakukan perjalanan ke luar kota.

Saat istirahat, pastikan tubuh mendapatkan peregangan ringan, untuk melemaskan kembali otot-otot yang kaku selama nyetir mobil. Jangan lupa untuk selalu sarapan tiap pagi atau sebelum berkendara. Dan pastikan pula ketika istirahat, Anda mendapatkan asupan makanan yang bergizi serta minum air putih yang banyak.

>>> Pilihan mobil bekas berbagai tahun dan tipe dengan harga murah klik disini

3. Hindari Emosi di Jalan Raya

Gambar menunjukkan pengendara arogan di jalan raya

Jangan terpancing emosi saat ada pengendara yang arogan di jalan raya

Dilansir dari laman resmi Toyota Indonesia, cara lainnya untuk menghindari serangan jantung saat nyetir mobil adalah tidak mengemudi secara agresif. Karena semakin agresif cara berkendara seseorang, maka semakin tinggi adrenalinenya. Artinya detak jantung pun akan bergerak semakin cepat.

Karenanya berkendaralah dengan tenang namun tetap waspada. Jangan terpancing emosi jika menemukan pengendara yang arogan di jalan raya. Dan selalu perhatikan rambu peraturan lalu lintas.

>>> Tips dan trik menarik lainnya ada disini

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top