Hati-Hati, Menerobos Rombongan Presiden Bisa Dibui Satu Bulan

02/10/2018

Pengemudian
Hati-hati dalam berkendara, salah satunya jangan menerobos rombongan presiden. Salah-salah, Anda bisa didenda dan masuk bui selama satu bulan lamanya.

Kejadian ini menjadi perhatian media setelah pada hari Senin (24/9) pada pukul 08.40 WIB di ruas Jalan Tol Cimanggis km 18 arah Jakarta, seorang pengemudi mobil menerobos rombongan Presiden Joko Widodo. Pengemudi wanita berusia 27 tahun berinisial A ini terancam kurungan penjara paling lama satu bulan atau denda Rp 250 ribu.

Gambar yang menunjukan rombongan presiden yang sedang melintas

Rombongan Presiden yang melintas diatur dalam Undang-Undang (Foto: Tribunnews)

>>> Persiapan Touring dengan Mobil Klasik dari Jakarta Morris Club

"Sesuai yang diatur Pasal 282 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Darat," sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budiyanto di Jakarta, Kamis (27/9), seperti dilansir Antara.

Sebenarnya, peraturan tentang prioritas rombongan Presiden ketika berkendara di jalanan sudah diatur dalam Pasal 134 dan Pasal 135 UU Nomor Tahun 2009. Petugas Kepolisian bisa dengan tegas mengatur dan mengalihkan lalu lintas untuk memberikan prioritas pada rombongan presiden. Bahkan pengemudi yang tidak mematuhi bisa ditilang sesuai dengan Pasal 282 UU Nomor 22/2009.

>>> Dapatkan berbagai informasi tips mengemudi lainnya ada di sini

Gambar yang menunjukan pengemudi A yang menerobos rombongan presiden

Pengendara A yang menerobos rombongan Presiden Jokowi (Foto: Tribun Wow)

Sebelumnya seorang pengemudi memasuki Jalan Tol Cimanggis Jakarta TImur dan menerobos rombongan Presiden Jokowi yang sedang melintas. A yang saat itu sedang dalam pengaruh obat penenang yang mengandung “benzodiazepine” mengungkapkan alasanya, yaitu ingin cepat tiba di kantornya.

>>> Dapatkan beragam pilihan mobil diesel terbaik hanya di Cintamobil

Untung obat penenang yang dikonsumsi oleh A, menurut Kepala Kesatuan Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur Ajun Komisaris Agus Suparyanto, tidak termasuk dalam kategori narkotik. "Dia hanya memakai [Benzodiazepine] semacam obat kecantikan, obat pemutih kulit. Masuknya daftar G," ungkap Ajun Agus.

Gambar yang menunjukan rombongan Presiden Jokowi yang terhenti di jalan

Kejadian tersebut membuat rombongan Presiden Jokowi terhenti (Foto: CNN Indonesia)

Menanggapi pengemudi A yang menerobos rombongan presiden oleh pengemudi A, Komandan Paspampres Mayor Jenderal (Mar) Suhartono menegaskan bahwa pihak Kepolisian akan selalu mengutamakan prosedur tetap (Protap) saat mengawal Presiden. "Paspampres selalu berpedoman kepada Protap dan senantiasa meningkatkan sistem pengamanan," jelasnya ketika diwawancarai CNN Indonesia.

>>> Perhatikan rangkuman tips dan trik otomotif lainnya hanya di Cintamobil

Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top