Hati-Hati, Menderek Mobil Tak Bisa Sembarangan. Ini Tips Amannya

31/10/2019

Pengemudian

4 menit

Hati-Hati, Menderek Mobil Tak Bisa Sembarangan. Ini Tips Amannya
Saat mobil Anda mengalami kerusakan dan perlu diderek, Anda perlu mengetahui cara menderek mobil yang aman agar terhindar dari kerusakan lebih besar dan mahal

Kemungkinan terburuk seperti kerusakan pada mobil bisa terjadi pada siapa dan kapan saja, termasuk Anda. Namun ketika Anda mengalami masalah pada mobil dan terpaksa harus menggunakan jasa derek, disarankan untuk terlebih dahulu mengetahui tentang tips menderek mobil dengan aman. Alasannya, dari ketidaktahuan atau kesalahan saat menderek mobil bisa menyebabkan kerusakan yang lebih besar dan juga membutuhkan biaya perbaikan lebih mahal.

>>> Perhatikan 5 Hal Ini Ketika Harus Derek Mobil di Jalan

Foto ilustrasi menderek mobil

Pastikan mobil Anda diderek dengan cara yang aman dan benar

Saat menderek, ternyata setiap mobil memiliki perlakukan yang berbeda. Hal tersebut dapat dilihat dari jenis penggerak yang dianut. Mobil penggerak roda depan, tentu berbeda cara mendereknya dengan mobil penggerak roda belakang atau penggerak All-Wheel Drive (AWD) atau 4WD. "Karena roda terhubung dengan sistem penggerak mobil yang harus diperhatikan agar jangan sampai menimbulkan kerusakan baru saat diderek," ujar Yusuf, mekanik Astrido Toyota Pondok Gede, Bekasi.

>>> Pilihan mobil bekas paling lengkap ada disini

Pada umum, sistem penggerak mobil terbagi menjadi empat jenis yaitu penggerak roda depan (FWD), penggerak roda belakang (RWD), penggerak empat roda (4WD) dan penggerak semua roda (AWD). Untuk mobil berpenggerak roda depan, saat diderek, bagian depan mobil yang harus diangkat karena roda belakang tidak terhubung dengan sistem penggerak. Begitupun sebaliknya untuk penggerak roda belakang, saat diderek, yang harus diangkat adalah roda belakang. "Misalnya Toyota Avanza, karena dia berpenggerak roda belakang, maka harus diderek dari belakang." ujar tambah penggemar game online ini.

Foto derek mobil model tarik

Saat di derek, roda yang menjadi penggerak harus terangkat agar dapat meminimalisir kerusakan pada komponen penerus daya

Lantas bagaimana cara menderek untuk mobil dengan penggerak 4WD dan AWD? Untuk mobil 4WD seperti SUV, jip atau crossover, harus dilihat sistem penggerak utamanya, apakah mobil AWD dengan sistem penggerak utama di depan atau di belakang. Kemudian untuk mobil 4WD, pastikan posisi transfer case yang menghubungkan roda depan dan belakang dalam keadaan netral saat diderek.

>>> Pertimbangan Memilih Towing atau Derek Saat Mobil Mogok

Hal tersebut untuk mencegah gardan atau driveshaft berputar dan berpotensi terjadi kerusakan lebih besar. "Untuk mobil dengan penggerak AWD, sebaiknya tidak diderek tapi digendong menggunakan truk towing," tambahnya. Ini dikarenakan mobil dengan penggerak AWD memiliki empat roda yang terhubung dan berputar di waktu yang bersamaan, sehingga apabila diderek dengan dua roda saja, kemungkinan besar dua roda lainnya yang berputar akan merusak sistem penggerak termasuk gardan dan transmisi.

Foto derek model gendong

Untuk mobil dengan penggerak 4WD dan AWD disarankan untuk menggunakan derek gendong

Selain itu, kecepatan saat menderek ternyata juga bisa mengakibatkan kerusakan komponen mobil. "Karena ketika diangkat mobil miring dengan sudut yang cukup tinggi, sehingga apabila diderek pada kecepatan tinggi dan terkena jalan yang tidak rata dapat mengakibatkan kerusakan komponen. Sebaiknya tidak lebih dari 30 sampai 40 km per jam," tutupnya.

>>> Cek juga artikel tips dan trik lainnya di sini

 
back to top