[HARI NATAL DAN AKHIR TAHUN 2018] Jelang Libur, Pelajari Cara Membawa Barang di Bagasi

13/12/2018

Pengemudian
Share this post:
[HARI NATAL DAN AKHIR TAHUN 2018] Jelang Libur, Pelajari Cara Membawa Barang di Bagasi
Ketika sedang berliburan khususnya saat libur natal dan tahun baru, barang yang dibawa biasanya lebih banyak sehingga membuat bagasi penuh. Agar ruang bagasi terpakai optimal dan aman, berikut cara membawa barang di bagasi.

Membawa barang dalam jumlah banyak memang bisa terjadi kapan saja termasuk dalam berkegiatan sehari-hari atau sedang belanja untuk keperluan rumah tangga. Namun saat berlibur seperti saat libur natal dan tahun baru, jumlah barang yang dibawa lebih banyak. Belum lagi ketika pulang dari liburan ada tambahan barang seperti oleh-oleh atau belanjaan selama berlibur. Agar semua barang bisa masuk ke dalam bagasi ada beberapa cara yang bisa dilakukan sehingga penumpang tetap aman dan perjalanan lancar. Inilah tips membawa barang di bagasi dari Cintamobil.com.

1. Muatan Bagasi

Setiap mobil mempunyai kekuatan beban maksimum yang berbeda-beda untuk membawa bobot barang termasuk penumpang. Sebelum membawa semua barang saat berlibur, pastikan bobotnya terlebih dahulu. Setelah itu jumlahkan dengan bobot seluruh berat penumpang. Pastikan total keseluruhan tidak melebihi beban maksimum yang dianjurkan oleh pabrikan.

Perhatikan beban maksimum mobil

Cek beban maksimum mobil Anda dan hitung bobot seluruh penumpang ditambah barang yang dibawa

Sebagai contoh, rata-rata mobil Low MPV seperti Toyota Avanza, Honda Mobilio dan lainnya mempunyai beban maksimum 540 Kg. Jika mengangkut 7 penumpang dengan berat masing-masing penumpang 70 Kg, maka totalnya sudah 490 Kg. Artinya barang bawaan di bagasi tidak boleh lebih dari 50 Kg. Bila melebihi beban maksimum akan berbahaya saat dalam perjalanan.

>>> Baca juga Tips berkendara dengan aman dan efisien ketika macet

Center of Gravity

Pada dasarnya prinsip dari center of gravity adalah semakin rendah posisi beban yang diangkut maka pengendalian semakin baik. Namun ketika beban berat berada di posisi tinggi maka membuat mobil tidak stabil dan berisiko untuk terjadi body roll saat bermanuver. Cara paling tepat adalah letakkan barang yang paling berat terlebih dahulu disusul barang ringan diatasnya.

Daya gravitasi juga punya pengaruh pada keselamatan di jalan

Letakkan barang berat di lantai kabin (bagasi) agar center of gravity tetap terjaga sehingga aman dalam perjalanan

Sebagai contoh koper-koper baju yang besar dan berat bisa diletakkan dibawah, dan diatasnya bisa Anda taruk tas punggung atau tas kecil dengan bobot lebih ringan. Namun perhatikan juga bila Anda membawa laptop atau gadget pastikan tidak tertindih barang berat diatasnya agar tidak rusak.

>>> Baca juga tips mengemudi lainnya disini

Cargo Net

Terkadang saat berlibur Anda membawa barang-barang yang mudah tergelincir atau menggelinding seperti bola atau mainan anak. Agar tidak bergeser, gunakan jaring atau cargo net sehingga posisi barang tetap pada tempatnya. Umumnya jaring yang dijual di pasaran terbuat dari bahan tali atau karet sehingga fleksibel untuk ukurannya. Sehingga tetap aman meski melalui jalanan menanjak atau menurun.

Usahakan jangan ada ruang yang membuat barang bergeser

Rapatkan barang bawaan ke sisi kanan kiri bodi mobil agar tidak menyisakan ruang yang membuat barang bergerak

>>> Ingin mencari mobil baru berteknologi tinggi? Dapatkan infonya di sini

Interlock

Saat meletakkan barang di bagasi, pastikan antar barang sudah saling mengunci dan rapatkan ke bodi mobil. Bila ada ruang kosong bisa membuat barang bergeser dan membahayakan penumpang. Barang-barang yang mempunyai bentuk tinggi seperti koper, letakkan dengan posisi tertidur agar tidak goyang dan bergeser. Selain itu bila meletakkan barang dengan berdiri bisa menyebabkan kerusakan pada interior mobil dan barang itu sendiri saat bergeser.

Seimbang

Keseimbangan juga diperlukan saat menata barang di bagasi. Tempatkan barang di bagasi dengan bobot yang merata dan juga seimbang pada kanan dan kiri. Bila Anda meletakkan barang terlalu berat ke kanan, maka saat mobil berjalan bisa condong ke kanan. Ini bisa berbahaya karena pengendalian atau setir menjadi tidak stabil terlebih saat melewati jalanan bergelombang.

Simak video berikutnya untuk paham lebih rinci!

>>> Temukan berbagai tips dan trik otomotif terpercaya hanya di sini

Share this post:
 
back to top