Menghemat Bensin dengan Teknik Eco Driving

27/08/2021

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Teknik Eco Driving bisa mengurangi tingkat polusi, lebih ramah lingkungan, serta lebih menghemat waktu dan biaya. Apa saja yang perlu Anda lakukan sebagai pengemudi?

Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana cara Anda mengemudi? Cara mengemudi ternyata bisa mempengaruhi emisi gas buang kendaraan, lho. Anda bisa menerapkan teknik berkendara Eco Driving secara optimal untuk mengurangi tingkat polusi dan lebih ramah lingkungan. Bahkan teknik ini bisa mengoptimalkan konsumsi BBM, lebih aman, dan lebih menghemat waktu serta biaya.

Teknik mengemudi ini juga bisa memperpanjang usia pakai kendaraan karena kinerjanya tidak dipaksakan. Ada tiga faktor yang mempengaruhi Eco Driving, yakni pengemudi, kondisi mobil, dan lingkungan. Lalu apa yang bisa dilakukan Anda sebagai pengemudi? Yuk, simak selengkapnya!

Hitung Estimasi Waktu Berkendara

Gmaps

Hindari rute macet agar lebih irit BBM

Sebelum bepergian, ada baiknya hitung estimasi waktu berkendara. Perhatikan rute perjalanan untuk menghindari kemacetan. Pasalnya jika Anda terjebak di kondisi macet, mobil akan lebih sering melakukan stop and go sehingga bahan bakar jadi lebih boros.

>>> Berkendara ECO Driving ala Jasa Marga

Cara Mengemudi

Hindari mengemudi secara agresif karena dapat membuat bahan bakar jadi lebih boros. Dalam teknik ini, untuk mencapai putaran maksimum, pengemudi harus menekan pedal gas secara perlahan dan segera pindah ke posisi gigi percepatan yang lebih tinggi.

mengemudi
Hindari mengemudi agresif atau mengebut 

Anda idealnya menjaga putaran mesin di angka 2.000 hingga 3.000 rpm. Jika melakukan perpindahan gigi melebihi angak tersebut, putara mesin jadi tinggi dan penggunaan bahan bakar jadi lebih boros.

Manfaatkan momentum akselerasi saat bertemu dengan medan menanjak menggunakan engine break saat menghadapi medan menurun. Begitu juga saat mengerem, pengemudi harus memperhitungkan jarak pengereman sekitar 3 detik dengan menekan pedal rem secara halus dan memanfaatkan engine break untuk pengereman. Agar penggunaan bahan bakar lebih efisien, gunakan kecepatan ideal secara konstan sekitar 60-70 km/jam.

>>> Sekolah Kaki Kanan Innova Community Cara Unik Sosialisasikan Eco Driving

Gunakan Bahan Bakar yang Sesuai

Mengisi bensin

Pilih bahan bakar tanpa timbal untuk mobil Anda

Hal tak kalah penting lainnya adalah penggunaan bahan bakar yang dianjurkan, yakni bahan bakar tanpa timbal. Karena jenis ini akan meminimalisir polusi dari gas buang kendaraan sehingga lebih ramah lingkungan. Pemilihan ban juga cukup berpengaruh pada teknik Eco Driving ini.

Gunakan tipe ban rolling resistance yang rendah. Ban dengan tekanan angin yang kurang dapat memperlambat roda bergulir sehingga membutuhkan tenaga ke poros roda lebih besar. Penggunaan AC juga menjadi salah satu faktor borosnya bahan bakar. Hindari menggunakan AC dengan suhu maksimal karena sebenarnya suhu ideal ruang kabin sekitar 20-23 derajat celcius pun sudah cukup.

Nah itulah informasi seputar teknik Eco Driving. Selain melakukan hal di atas, jangan lupa untuk melakukan perawatan berkala di bengkel resmi agar performa mesin dan komponen lainnya dalam keadaan optimal. 

>>> Baca artikel tips & trik seputar otomotif hanya di Cintamobil.com

Lulus dari jurusan jurnalistik, wanita kelahiran Tangerang ini mengawali kariernya sebagai content writer tujuh tahun lalu. Memiliki hobi nonton dan berselancar di media sosial, saat ini aktif sebagai penulis lepas di Cintamobil.com.
 
back to top