Efek Negatif Jarang Mengisi Penuh BBM

14/07/2020

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Efek Negatif Jarang Mengisi Penuh BBM
Hati-hati buat Anda yang jarang mengisi BBM hingga penuh. Meski kelihatannya lebih hemat, hal tersebut justru bisa menimbulkan dampak kurang baik bagi kendaraan.

Ada beragam cara untuk menjaga kendaraan dalam kondisi terbaik. Seperti melakukan servis berkala, mencuci secara rutin, membersihkan kabin dari berbagai kotoran, hingga mengoperasikannya dengan baik. Lalu untuk bahan bakar (BBM) juga harus diperhatikan, pilih BBM berkualitas sebagaimana yang direkomendasikan pabrik.

Disarankan mengisi penuh BBM

Poin ini penting untuk diketahui, pengendara disarankan mengisi penuh BBM meski kendaraan jarang digunakan. Gunanya untuk meminimalisir potensi timbulnya karat yang membuat tangki menjadi keropos dan mengalami kebocoran.

Ruang kosong di dalam tangki bakal terisi dengan udara. Saat kendaraan jarang digunakan suhu dalam tangki menjadi dingin dan udara di dalamnya bakal berubah menjadi titik-titik air atau embun yang memicu karat. Lambat laun jika hal ini sering dilakukan bakal menggerogoti logam tangki dan akhirnya bocor.

Manfaat lain mengisi BBM hingga penuh adalah lebih menenangkan. Sewaktu-waktu kendaraan bisa langsung dipakai. Di perjalanan juga lebih tenang karena tidak terburu-buru harus mengisi BBM di SPBU.

>>> Sambut Era New Normal, Pertamina Sarankan Bayar BBM Non Tunai

Foto menunjukkan pengendara sedang mengisi BBM di SPBU

Isi dengan BBM yang direkomendasikan pabrik

Batasan maksimal mengisi BBM

Meski disarankan mengisi penuh BBM bukan berarti harus sampai bibir lobang pengisian. Hal itu justru kurang baik karena berisiko meluber hingga mengotori bodi. Cukup sampai batasan sensor atau nozzle berhenti sendiri saat pengisian dan tak perlu ditambah lagi.

Selain mengotori bodi mengisi hingga meluber sama dengan buang-buang duit untuk hal mubadzir. Ditambah lagi BBM yang tercecer akan mencemari lingkungan.

Hati-hati saat kendaraan dikemudikan orang lain

Terkait pengisian BBM, pemilik kendaraan sebaiknya berhati-hati juga saat kendaraan dikemudikan orang lain. Terutama untuk kendaraan-kendaraan yang memiliki varian bensin dan diesel. Pastikan orang tersebut mengerti jenis BBM yang digunakan agar tidak terjadi salah pengisian di SPBU. Hal ini penting mengingat risiko yang ditimbulkan sangat besar dan fatal, dari sekadar mogok hingga mengharuskan turun mesin.

>>> 7 Pilihan Mobil Bekas Irit BBM dan Murah Perawatan yang Layak Dimiliki

Foto menunjukkan Nozzle BBM Pertamina

Jangan salah memilih jenis BBM

>>> Tips dan trik menarik lainnya seputar otomotif ada disini

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top