Beragam fenomena terjadi di Tol Jakarta Cikampek II Elevated sejak dioperasikan 15 Desember 2020 lalu. Dari yang merasa terbantu karena perjalanan menjadi lebih singkat, merasa kurang nyaman dengan expansion joint atau sambungan siar yang belum rata, mengalami kemacetan, pipis sembarangan karena tak kuat menahan, hingga kecelakaan beruntun.
Jalan Tol Jakarta Cikampek II Elevated hanya untuk kendaraan kecil
Optimalisasi pelayanan
Semua yang terjadi menjadi bahan evaluasi buat pengelola jalan tol untuk melakukan perbaikan. Jasa Marga melalui unggahan di Instagram @official.jasamarga menuturkan pihaknya bakal terus meningkatkan pelayanan demi keamanan dan kenyamanan pengendara. "Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan Kawan JM yang akan melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated, Jasa Marga melakukan optimalisasi pelayanan," tulis @official.jasamarga.
Bagi pengendara yang mengalami kondisi darurat mobil mogok karena kehabisan bahan bakar atau overhead, Jasa Marga menyiapkan layanan Mobile Customer Service berupa armada layanan yang dilengkapi dengan bantuan BBM kemasan dan air radiator.
Bagi yang mengalami gangguan lain sehingga perlu dilakukan derek atau towing, Jasa Marga telah menambahkan armada kendaraan derek dari semula 4 unit menjadi 6 unit. Pengandara tinggal menghubungi call center di nomor 14080 yang selalu standby 24 jam.
>>> Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek Khusus Jarak Jauh Non Stop
Pelayanan Tol Jakarta Cikampek II ditingkatkan
Fakta Tol Japek II Elevated
Tol layang Jakarta Cikampek diharapkan bisa mengurangi kemacetan di jalan Tol Jakarta Cikampek bawah yang biasa terjadi setiap hari. Jalan ini menghubungkan Jakarta hingga Karawang Barat sepanjang 36,4 km. Yang unik, dengan panjang puluhan kilometer tersebut, Tol Japek II elevated tidak dilengkapi pintu keluar di tengah-tengah maupun rest area SPBU. Mau tidak mau pengendara harus melaju secara non stop dengan kecepatan 60-80 km per jam.
Dalam situasi normal kondisi ini bisa mempersingkat waktu tempuh pengendara yang ingin meninggalkan Jakarta menunju Bandung, atau kota lain di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, atau sebaliknya. Namun saat situasi darurat, kesulitan akan dialami pengendara. Misal, saat ada kendaraan lain mengalami insiden seperti kecelakaan, pengendara bakal bisa terjebak di kemacetan dan susah beringsut dari lokasi. Begitu pula saat mengalami gangguan-gangguan ringan seperti kehabisan BBM, ban kempes tidak bawa cadangan hingga mobil mogok karena overhead.
Satu-satunya bantuan yang bisa diharapkan adalah layanan dari Jasa Marga. Itupun pengendara harus menunggu dalam waktu yang tidak bisa ditentukan sampai bantuan benar-benar datang.
>>> Waspadai Derek Liar di Jalan Tol, Begini Cara Mendeteksi dan Menghindarinya
Hubungi Call Center Jasa Marga 14080 saat darurat di Tol Japek II
Jadi, buat kalian yang mau melintas di jalan tol layang terpanjang di Indonesia ini pastikan kondisi tubuh benar-benar sehat dan kondisi kendaraan benar-benar prima. Selebihnya, berdoalah tidak mengalami atau menjumpai insiden yang membuat perjalanan terganggu.
>>> Berbagai tips dan trik otomotif terpercaya hanya ada di Cintamobil.com


