Cegah Covid-19, Ini Perlengkapan yang Perlu Dibawa dalam Kendaraan

13/01/2021

Pengemudian

3 menit

Cegah Covid-19, Ini Perlengkapan yang Perlu Dibawa dalam Kendaraan
Untuk mengurangi potensi penyebaran Covid-19, ada perlengkapan yang perlu dibawa dalam kendaraan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bagi yang mau bepergian atau berkendara di masa pembatasan aktivitas saat ini, sebaiknya tetap memprioritaskan kesehatan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. PT Jasa Marga menyarankan untuk tetap di rumah menjalankan Work From Home seperti dulu lagi. Kecuali jika ada hal yang bersifat urgen dan mendesak. Jika terpaksa berkendara sebaiknya mempersiapkan berbagai perlengkapan yang perlu dibawa dalam kendaraan.

Perlengkapan saat berkendara

PT Jasa Marga (Persero), selaku pengelola jalan tol juga menganjurkan hal tersebut. Dalam unggahannya di Instagram @official.jasamarga, Jasa Marga menyarankan pengendara membuat Starter Pack atau perlengkapan yang perlu dibawa, terutama jika mau berkendara di jalan tol. Perlengkapan tersebut membantu physical distancing dan menghindarkan dari menyentuh barang-barang di tempat umum, seperti rest area.

Untuk perlengkapan yang perlu dibawa saat berkendara yaitu Masker, Hand sanitizer, Disinfektan spray, Tisu, Kartu uang elektronik dengan tongtol, Sajadah, Makanan, Minuman, dan Peralatan makan.

>>> Alasan Pengendara Harus Mampir di Rest Area Jalan Tol

Foto menunjukkan Perlengkapan perjalanan di jalan tol

Persiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan sebelum memulai perjalanan

Ada makanan, minuman, dan peralatan makan dalam daftar tersebut. Selain mengurangi kerumunan saat membeli dan mencegah saling sentuh juga bermanfaat untuk penghematan. Adapun sajadah perlu dibawa bagi muslim agar saat beribadah di masjid rest area bisa menggunakan alas sendiri. Sebagai informasi, sejak pandemi Covid-19 masjid di rest area tidak lagi digelar karpet maupun alas lain. Pengunjung disarankan membawa alas sendiri dari rumah. Area jamaah di dalam masjid pun dibatasi dengan penanda jaga jarak.

PPKM / PSBB 14 hari

Kebijakan diambil menyusul meningkatnya kasus Covid-19 di berbagai daerah. Pemerintah menetapkan waktu 14 hari pembatasan aktivitas masyarakat di Jawa dan Bali mulai 11 Januari hingga 25 Januari 2021. Di Jakarta diberlakukan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari sebelumnya PSBB transisi. Sedangkan di daerah lain menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dalam masa pembatasan tersebut, bagi warga luar pulau yang melakukan perjalanan ke Bali wajib membawa dan menunjukkan surat keterangan hasil non reaktif rapid test antigen atau negatif PCR. Diwajibkan juga mengisi Indonesia Health Alert Card (e-HAC) atau Kartu Kewaspadaan Kesehatan melalui aplikasi eHac Indonesia atau melalui alamat web https://inahac.kemkes.go.id/.

>>> Aturan Berkendara Saat PPKM Jawa Bali

Foto menunjukkan suasana lalu lintas di Surabaya hari pertama PPKM

Pengawasan PPKM dilakukan petugas gabungan

>>> Baca tips pengemudian lainnya di sini!

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top