Cara Mengemudi Mobil Manual yang Benar untuk Pemula

19/10/2020

Pengemudian

8 menit

Share this post:
Cara Mengemudi Mobil Manual yang Benar untuk Pemula
Cara mengemudi mobil sebenarnya mudah, baik yang transmisi matic ataupun manual. Yang dibutuhkan cuma tekad kuat untuk bisa nyetir mobil dan latihan yang teratur. Maka lama kelamaan Anda juga bisa piawai dalam mengemudikan semua jenis mobil.

Populasi mobil bertransmisi manual semakin lama semakin berkurang. Bahkan beberapa produsen otomotif di negara lain sudah mulai menghapus varian transmisi manual pada lini produknya. Sehingga yang disodorkan hanyalah tipe dengan transmisi otomatis (A/T).

Penyebabnya, mobil transmisi manual dianggap kurang praktis dibanding mobil matic. Sehingga tren minat untuk memiliki mobil dengan gearbox automatic lebih tinggi daripada mobil dengan transmisi manual. Apalagi seiring perkembangan teknologi, mobil matic kini juga tidak kalah agresif dibanding mobil transmisi manual, sehingga rasanya tidak ada alasan untuk tidak membeli mobil matic.

Yang cukup menarik dengan adanya pergesaran minat mobil transmisi matic yang semakin tinggi ini, para pengemudi banyak yang belajar nyetir pakai mobil matic. Sehingga mereka tidak sedikit yang tak memiliki kemampuan cara mengemudi mobil manual. Ini karena mereka menganggap cara mengemudi mobil dengan transmisi manual lebih repot dan lebih sulit ketimbang mobil matic.

Benarkah demikian? Kalau Anda membaca artikel Cintamobil.com berikut ini dan mempraktekkannya, pasti akan mengelak anggapan itu. Karena kami akan beberkan bagaimana cara mengemudi mobil manual yang benar untuk pemula sehingga bisalangsung dapat mengemudikan mobil transmisi manual.

>>> Toyota Dikabarkan Tengah Menyiapkan Supra Transmisi Manual

Cara Mengemudi Mobil Manual Itu Mudah

Cara mengemudi mobil itu bukan perkara sulit, baik yang transmisi matic atau pun manual. Yang perlu dipersiapkan hanyalah keinginan kuat untuk bisa mengemudi sendiri tanpa bantuan orang lain, dan konsentrasi penuh saat mengemudi. Begini triknya dari kami:

1. Atur Posisi Duduk

Mengatur Posisi Jok Mobil

Atur jok agar mendapat posisi duduk yang nyaman

Sebelum mulai mengemudi mobil, yang pertama-tama harus dilakukan adalah mengatur posisi duduk. Anda bisa mengatur posisi jok dengan memperhatikan jarak ke setir, dan juga posisi sandaran punggung. Pastikan posisi duduk nyaman, jangan terlalu tegak dan juga tidak boleh terlalu rendah.

Pandangan harus bisa melihat ke arah depan dengan leluasa, tidak terhalang setir atau dahsboard. Perhatikan juga posisi duduk harus dapat melihat spion kiri dan kanan serta spion tengah dengan mudah. Jangan lupa atur pula posisi spion agar leluasa melihat pandangan ke arah belakang mobil.

2. Posisi Kaki Kiri dan Kanan

Pedal Mobil Manual

Kaki kiri sebaiknya hanya bertugas menginjak pedal kopling

>>> Biar Aman, Bagaimana Tips Mengendarai Mobil Manual di Tanjakan?

Yang berbeda dari mobil dengan transmisi manual dan manic adalah jumlah pedal-pedalnya. Pada mobil manual memiliki tiga buah pedal, yaitu pedal kopling, pedal rem, dan pedal gas. Sementara mobil matic hanya ada pedal rem dan pedal gas. Karena untuk memindahkan posisi transmisi tidak membutuhkan bantuan pedal kopling.

Cara mengemudi mobil adalah juga memperhatikan posisi kaki Anda di pedal-pedal ini. Untuk mobil dengan tipe transmisi manual, kaki kiri sebaiknya bertugas hanya menginjak pedal kopling. Sementara kaki kanan bertugas ganda yaitu menginjkan pedal gas untuk berakselerasi dan pedal rem untuk menghentikan laju mobil. Jangan sekali-kali menginjak pedar rem dengan kaki kiri, kecuali Anda sudah menjadi pengemudi andal professional.

3. Mulailah dengan Menyalakan Mesin

Aktifkan Parking Brake

Supaya aman, saat hendak menyalakan mesin aktifkan dulu parking brake

Kalau sudah dapat posisi duduk yang nyaman dengan pandangan baik ke segala arah, maka mulailah untuk menyalakan mesin mobil tersebut. Pastikan sebelum kunci kontak diputar ke posisi ON, aktifkan Parking Brake terlebih dulu, lalu injak pedal rem, posisikan tuas transmisi di N (netral), baru hidupkan mesin.

Jika mesin sudah aktif, boleh angkat kaki Anda dari pedal rem dan biarkan mesin bekerja dalam posisi idle untuk beberapa saat, misalnya 1-2 menit, agar proses pelumasan di mesin sempurna sebelum mobil digunakan.

4. Mari Mulai Berkenda

Oper Gigi Mobil Manual

Atur posisi gigi sesuai putaran mesin dan kecepatan mobil

>>> Review Toyota Kijang Innova 2.0 V AT 2019: Lebih Irit dari Transmisi Manual

Kalau dirasa mesin sudah siap untuk digunakan, maka inilah inti dari pembelajaran cara megemudi mobil manual. Pertama-tama, injak pedal rem, dan pastikan posisi transmisi tetap ada di N. Kemudian relase (non aktifkan) Parking Brake.

Langkah selanjutnya adalah dengan posisi kaki kanan masih menginjak pedal rem, kaki kiri injak pedal kopling sekuat-kuatnya. Kemudian geser tuas transmisi ke posisi (gigi) 1. Lantas angkat kaki kanan dari pedal rem dan injak perlahan pedal gas perlahan. Lakukan secara bersamaan dengan perlahan antara menginjak pedal gas dengan mengangkat pedal kopling. Rasakan sampai mobil mulai berjalan dan pertahankan gas agar mesin mobil tidak sampai mati.

Kalau mobil sudah mulai melaju, berkendaralah secara perlahan sebagai tahap awal. Apabila putaran mesin sudah cukup tinggi ditandai raungan suara mesin semakin kencang, geser posisi tuas transmisi ke gigi 2. Caranya juga sama, yaitu terlebih dulu kaki kiri injak pedal kopling penuh, lalu kaki kanan melepas sesaat pedal gas, kemudian geser transmisi ke posisi 2. Selanjutnya lepas perlahan pedal kopling berbarengan dengan kaki kanan menginjak kembali pedal gas secara perlahan. Ulangi teknik tersebut untuk menggeser posisi gigi atau tuas transmisi.

Apabila hendak berhenti misalnya di lampu merah atau cara mengemudi mobil di jalan macet, maka injak lebih dulu pedal rem sampai mobil berkurang lajunya. Kemudian injak pedal kopling dengan kaki kiri dan biarkan kaki kanan terus menginjak rem sampai mobil benar-benar berhenti. Jika sudah benar-benar diam, geser tuas transmisi ke posisi N denga tetap kaki kanan menginjak rem sementara kaki kiri bisa diangkat dari pedal kopling. Dengan begini mesin mobil tidak akan mati selama Anda berhenti. Apabila ingin kembali melaju, cukup ulangi lagi teknik mengatur posisi gigi yang sudah dijelaskan tadi.

Budah bukan?!

Share this post:
Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top