Tips Aman Berkendara saat Hadapi Kemacetan Sebelum Jam Berbuka Puasa

14/04/2021

Pengemudian

3 menit

Berkendara di tengah kemacetan tentunya menyita banyak emosi. Terlebih bersamaan menuju jam berbuka puasa. Agar berkendara kian aman simak tips di bawah ini.

Berkendara saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan akan terasa berbeda dengan hari-hari biasa. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi konsentrasi dan emosi saat berkendara. Hal ini bisa karena perubahan jam tidur, jam makan, hingga perilaku pengguna jalan. 

Pengendara pun perlu ekstra mengendalikan diri agar selamat dalam perjalanan dan ibadah tetap lancar. Terlebih ketika menghadapi kemacetan sebelum jam berbuka puasa. Lalu apa yang harus dilakukan, simak tipsnya seperti dikutip laman Astra Honda Motor. 

>>> Memilih Makanan Sahur yang Baik dan Bernutrisi untuk Pengemudi

Gambar menunjukan Wanita dan mobil

Atur perjalanan Anda

1. Rencanakan Perjalanan

Rencanakan perjalanan untuk mendapatkan rute dan waktu yang tepat sehingga dapat terhindar dari kemacetan dan emosi tetap terkontrol. Misalnya, mengantisipasi kondisi lalu lintas saat pulang kerja di bulan puasa yang sangat padat, karena banyak orang yang mengejar waktu agar dapat berbuka puasa di rumah bersama keluarga.

2. Istirahat yang Cukup

Sebagai antisipasi perubahan jam tidur, atur ulang waktu tidur untuk memastikan tidur tetap cukup. Banyak orang yang merasakan kantuk luar biasa saat di bulan puasa yang tentunya dapat membuat pengendara lebih cepat lelah dan konsentrasi berkurang. Lakukan istirahat setelah satu sampai dua jam berkendara. Apabila rasa kantuk menyerang atau konsentrasi sudah menurun, segeralah beristirahat.

Istirahat dibutuhkan agar perjalanan Anda tetap aman di tengah ibadah berpuasa. Jika mengantuk menepilah segera untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Atur Asupan Makanan

Guna antisipasi perubahan jam makan, tambahkan asupan bernutrisi tinggi seperti mengkonsumsi sayur, buah, vitamin dan memperbanyak minum air putih guna mencegah dehidrasi tubuh saat berkendara sehingga konsentrasi tetap terjaga. Maka dari itu saat Anda melakukan santap sahur penuhlah nutrisi dalam tubuh untuk menghadapi ibadah puasa seharian penuh.

>>> Beli Mobil BMW di IIMS 2021 Bisa Bawa Pulang Voucher Bensin Rp 10 Juta

Gambar menunjukan Berkendara menggunakan motor

Jangan lupa untuk melakukan pemansan

4. Pemanasan Sebelum Berkendara

Selain meningkatkan respon saat berkendara, pemanasan dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi kesiapan fisik sebelum memulai perjalanan. Pemanasan ini tidak hanya dilakukan sebelum melakukan perjalanan jauh saja, melainkan juga sebelum berkendara jarak dekat sehari-hari.

Pemanasan sebelum memulai perjalanan berguna untuk meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh agar tercukupinya kebutuhan oksigen ke kepala. Oleh karena itu fokus dan konsentrasi saat berkendara di tengah puasa jadi kian terjaga dan pengendara tidak mudah merasa mengantuk

5. Fokus Berkendara

Memfokuskan energi untuk berkendara dibutuhkan agar konsentrasi dapat tetap terjaga dan perjalanan menjadi kian aman. Oleh sebab itu kurangi distraksi yang dapat memicu memecah konsentrasi di jalan saat berkendara seperti melihat notifikasi pada ponsel pintar milik Anda.

>>> Mau Jual Mobil Bekas dengan Harga Tinggi? Ini Tipsnya Agar Cepat Laku!

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top