Suka Menggantung Masker di Dalam Mobil? Awas Risiko Ini Mengintai

05/02/2021

Pengemudian

2 menit

Sebagai salah satu item yang selalu digunakan ketika berkendara, ternyata ada masalah yang datang mengintai ketika Anda menggantung masker di dalam mobil.

Masker menjadi peralatan tempur wajib yang diperlukan untuk melindungi diri dari pandemi COVID-19 yang seakan tak berujung. Masker harus selalu digunakan ketika keluar rumah sekalipun itu berkendara sendiri. Sayangnya masih banyak pengemudi yang meletakkan masker di dalam mobil dengan cara digantung pada spion depan. Bukan masalah virus, tapi ini akibat buruk dari meletakkan masker maupun benda lainnya pada spion mobil.

Penyebab kecelakaan

Penggunaan masker yang semakin masif dibutuhkan untuk mengurangi risiko terpapar virus corona. Masker menjadi komoditas penting, terlebih ketika sedang berada di luar maupun pada saat berkendara. Sayangnya tak sedikit pengemudi yang sembarangan meletakkan masker ketika sedang berada di dalam mobil, contohnya menggantung masker di atas spion.

masker non-medis yang tergantung di spion mobil
Meletakkan masker pada spion bisa mengganggu visibilitas berkendara

>>> Dokter Sebut Pakai Masker saat Mengemudi Itu Wajib, Jangan Ditawar!

Dilansir dari NBC San Diego, ada masalah besar yang mengintai ketika Anda meletakkan masker pada spion depan.

"Jika masker ini tergantung di kaca spion, itu menghalangi penglihatan Anda. Siapa yang tahu apa yang bisa Anda lewatkan," kata Doug Shupe dari Auto Club of Southern California. "Taruh di kotak sarung tangan, kursi di sebelah Anda, atau bahkan konsol atau saku tengah Anda," sebutnya.

Meski ia belum menemukan kecelakaan yang disebabkan oleh masker yang menggantung pada spion mobil, Shupe ingin mengingatkan kepada pengemudi agar keselamatan di jalan bisa terjaga. Menggantung masker pada spion dapat menciptakan blind spot maupun gangguan ekstra, terutama ketika itu adalah masker kain maupun bandana yang lebih besar.

>>> Beragam Jenis Masker, Mana Paling Ampuh Tangkal Virus Corona?

Risiko terdistraksi

Gangguan berkendara atau distracted driving menjadi salah satu penyebab terbesar kecelakaan di seluruh dunia. Asosiasi Otomotif Kanada (CDA) menyebutkan bahwa pengemudi yang terdistraksi dari jalanan tiga kali lebih beresiko mengalami kecelakaan dibandingkan pengemudi yang memfokuskan perhatiannya ke jalanan.

kecelakaan yang menyebabkan mobil terbalik
Pengemudi yang terdistraksi lebih berisiko mengalami kecelakaan

Asosiasi Otomotif Amerika (AAA) dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu menyebutkan, "Menghalangi bidang penglihatan (ketika berkendara), bahkan hanya sebagian, dapat menyebabkan Anda melewatkan hal-hal yang harus dilihat, seperti penanda jalan, pejalan kaki, satwa liar, sepeda motor, sepeda, atau kendaraan lain."

Berada di dalam mobil bisa dibilang tak selalu aman dalam mencegah penyebaran virus corona. Untuk itu, pastikan Anda menyimpan masker dengan baik di dalam mobil. Sebisa mungkin, hindari meletakkan masker di tempat terbuka. Dan jika perlu, gunakan tempat khusus untuk membuang masker yang sudah digunakan.

>>> Dapatkan berbagai pilihan mobil baru dan bekas terbaik di sini

Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

 
back to top