Sebelumnya, buangan zat karbon pada mobil disebut merusak lingkungan. Tapi setelah adanya mobil listrik, tidak serta merta membuat kendaraan menjadi ramah lingkungan bagi pengendaraan sehari-hari. Fragmen mikroplastik yang terlepas dari ban, permukaan jalan, dan rem juga menjadi zat hasil buangan mobil yang berbahaya bagi lingkungan.
Kendaraan menjadi salah satu penyumbang polusi terbesar di dunia
Di Inggris, otoritas terkait dilaporkan sedang meningkatkan standar dan kualitas ban dan rem. Namun para kritikus otomotif menyebutkan bahwa pemerintah harus mengembangkan kebijakan untuk memikat pengguna kendaraan beralih ke transportasi umum dan meninggalkan kendaraan pribadi.
>>> 4 Cara Mudah Mengurangi Polusi Udara Hanya dengan Satu Sentuhan
Kelompok Ahli Kualitas Udara Inggris mengatakan bahwa partikel dari rem, permukaan jalan, serta ban yang aur secara langsung berkontribusi terhadap lebih dari setengah polusi partikel dari transportasi jalan.
"Tidak ada undang-undang saat ini di tempat khusus untuk membatasi atau mengurangi partikel (yang keluar dari kendaraan),” sebagaimana dilansir oleh BBC. "Jadi, sementara undang-undang telah menurunkan emisi partikel dari knalpot, proporsi non-knalpot dari emisi lalu lintas telah meningkat."

Ban dan jalan aspal yang tergerus menghasilkan polusi partikel
>>> Dapatkan tips pengemudian mobil hanya dari Cintamobil.com
Mobil listrik tidak menyelesaikan masalah
Laporan terbaru memperingatkan bahwa mobil listrik tidak akan menawarkan solusi lengkap untuk mobilitas. Bahkan mobil listrik yang dikemudikan sendiri akan menghasilkan polusi partikel dan tetap saja membuat jalanan padat.
Prof. Jillian Anable, salah satu penulis laporan tersebut menjelaskan bahwa kuncinya adalah mengurangi penggunaan mobil dengan mengarahkan masyarakat ke bentuk transportasi yang kurang berpolusi. “Penggunaan mobil adalah titik buta besar pada kebijakan pemerintah,” ungkapnya.
>>> Dapatkan daftar mobil bekas dan baru siap jual hanya di Cintamobil.com
Meskipun tidak menghasilkan emisi udara, mobil listrik masih menghasilkan polusi partikel
“Selama bertahun-tahun, para Menteri telah mengadopsi berbagai peraturan dan berusaha untuk memenuhi permintaan konsumen dengan meningkatkan ruang untuk jalanan (agar tidak terjadi kemacetan),” terang Prof. Jillian. “Mereka harus mengurangi permintaan (pembelian kendaraan).”
Untuk mengurangi polusi partikel dari buangan mobil, dia menyarankan kepada anak-anak muda di kota-kota besar untuk tidak membeli mobil. Sebaliknya, generasi muda disarankan untuk menggunakan transportasi umum, berjalan kaki, bersepeda, dan menyewa mobil hanya pada saat dibutuhkan.
>>> Klik di sini untuk mendapatkan berbagai tips otomotif lainnya!
