Bisakah Teknologi Pengereman Otomatis Bersikap Rasis? Penelitian Ini Temukan Jawabannya

12/02/2019

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Bisakah Teknologi Pengereman Otomatis Bersikap Rasis? Penelitian Ini Temukan Jawabannya
Teknologi pengereman otomatis akan berhenti ketika pejalan kaki melintas di depan kendaraan. Namun ternyata masalah warna kulit bisa menjadi masalah besar untuk teknologi ini. Benarkah demikian?

Beberapa waktu lalu, dalam pengujian teknologi pengereman otomatis di Amerika, beberapa laporan menegaskan bahwa kendaraan swakemudi tidak mendeteksi pejalan kaki jika mereka memiliki kulit gelap dan akhirnya menabrak mereka. Untuk meneliti dugaan ini, beberapa peneliti yang berbasis di Institut Teknologi Georgia di AS menggambarkan kemampuan komputer mendeteksi individu.

ilustrasi teknologi pengereman otomatis dengan boneka di depan mobil

Teknologi pengereman otomatis akan membuat mobil berhenti ketika ada pejalan kaki

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa teknologi komputer tidak dengan cepat mendeteksi orang dengan kulit gelap. Dan dari hasil tersebut, didapatkan kesimpulan, “Penelitian ini memberikan bukti kuat tentang masalah nyata yang timbul ketika penyedia teknologi tidak mempertimbangkan dengan matang sebelum membawa model ini pada kendaraan.”

>>> Desainer BMW Jelaskan Kontroversi Gril BMW Seri 7 yang Semakin Besar

Makalah akademik tersebut menggambarkan serangkaian pengujian menggunakan model komputer yang berbeda, seperti F-R-CNN yang lebih cepat serta R-50-FPN untuk mendeteksi gambar pejalan kaki. Penelitian dilakukan dengan menunjukan 3.500 foto orang-orang dengan warna kulit yang berbeda dan menandai setiap individu dengan “LS” untuk kulit terang dan “DS” untuk kulit gelap.

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa komputer yang lebih cepat pun masih kesulitan untuk mendeteksi individu berkulit gelap, membuktikan penggunaan sistem kamera untuk teknologi kendaraan swakemudi atau pengereman otomatis bisa berbahaya, terlebih pada pejalan kaki berkulit gelap.

>>> Ingin membeli mobil baru? Dapatkan daftarnya di sini

teknologi kamera pengereman otomatis di depan pengemudi

Teknologi dengan kamera lebih sulit mendeteksi pejalan kaki berkulit gelap

Hasil dari penelitian tersebut menyimpulkan bahwa perangkat lunak bisa dibilang ‘rasis’ dengan mengabaikan dan menabrak pejalan kaki berkulit hitam ketika mereka menyeberang jalan. Kendaraan swakemudi yang menggunakan sistem kamera akan kesulitan mendeteksi pejalan kaki berkulit hitam dan akhirnya menabrak mereka.

>>> Temukan informasi seputar teknologi otomotif terlengkap disini

Penggunaan Lidar untuk teknologi swakemudi

Perkembangan teknologi juga membuat beberapa produsen sudah mengembangkan teknologi navigasi berbasis Lidar (Light Detection and Ranging) yang menggunakan pulsa cahaya laser untuk mendeteksi garis/siluet pejalan kaki yang menyeberang jalan.

teknologi Lidar untuk pengereman darurat otomatis

Penggunaan Lidar tidak melihat pejalan kaki dari warna kulit mereka

Bahkan jika teknologi berbasis kamera dari mobil yang bisa mengemudi sendiri cacat atau tidak bisa membedakan pejalan kaki, teknologi berbasis Lidar bisa memilih pejalan kaki tanpa memandang warna kulit mereka. Namun tidak ada jaminan kendaraan otonom menggunakan model, algoritma, atau dataset yang sama dengan yang digunakan pada penelitian akademik ini.

Efeknya, penelitian ini menyimpulkan bahwa teknologi pengereman otomatis tidak boleh hanya mengandalkan visi berbasis kamera, kecuali dengan perhitungan dan pendeteksian yang sudah matang. Namun kabar baiknya, sebagaimana dijelaskan oleh The Register, sebagian teknologi pada sistem swakemudi sudah menggunakan sistem yang cukup layak, contohnya Lidar.

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Berita lain

Perbedaan Sistem Pengereman Otomatis, BMW X1 ‘Bunuh’ 3 Boneka Percobaan

04/03/2019

Pengemudian

Dikembangkan oleh setiap perusahaan, terkadang sistem pengereman otomatis tidak memiliki standar yang bisa diperhitungkan. Hal ini terlihat ketika BMW X1 yang sudah memiliki teknologi anyar tersebut tidak bisa mengaplikasikan dengan baik pada pengujian sistem keselamatan.

Lihat juga

Hati-Hati, Volkswagen Jelaskan Hubungan Muatan Mobil Van dengan Jarak Pengereman

25/02/2019

Pengemudian

Penelitian terbaru dari Volkswagen mengungkapkan beberapa statistik yang mengkhawatirkan. Banyak pengemudi van tidak menyadari bahwa muatan mobil van menambah jarak pengereman sehingga menimbulkan kecelakaan.

Lihat juga

Tips Menghindari Bahaya Saat Melakukan Pengereman

18/02/2019

Pengemudian

Salah satu momen berbahaya dalam perjalanan adalah ketika Anda melakukan pengereman. Ada banyak situasi yang bisa berakibat fatal saat melakukan pengereman. Berikut tips menghindari bahaya ketika pengereman.

Lihat juga

Mulai 2019, IIHS Perbarui Pengujian Sistem Pengereman Darurat Otomatis

05/01/2019

Pengemudian

Lembaga Asuransi Keselamatan Jalan Raya (Insurance Institute for Highway Safety) atau IIHS mengumumkan serangkaian pengujian baru untuk kendaraan yang dilengkapi dengan sistem pengereman darurat otomatis (Automatic Emergency Brake).

Lihat juga

Pentingnya Sistem Pengereman Darurat Otomatis: Mengurangi Tabrakan 43 Persen!

06/12/2018

Pengemudian

Teknologi pengemudian swakemudi berjanji untuk meningkatkan keamanan secara signifikan, tetapi tidak berarti sistem saat ini harus diabaikan, seperti sistem pengereman darurat otomatis.

Lihat juga