Pernahkah terlintas di benak Anda mengapa mobil tambang atau kendaraan yang beroperasi di daerah pertambangan memiliki tiang atau antena yang begitu panjang? Ternyata itu ada fungsinya lho!
Buggy Whip
Itu, "Buggy Whip namanya. Yaitu tiang tinggi berbendera berwarna menyolok dan bersifat reflektif," buka Bintarto Agung selaku Direktur Indonesia Defensive Driving Canter (IDDC) kepada tim Cintamobil.com.
Alat tersebut, "Ditempatkan pada bagian depan kendraaan operasional ringan (Operational Light Vehicle), dan merupakan salah satu regulasi dalam dunia pertambangan," jelas om Tato sapaan akrab Bintarto Agung.

Fungsi utama Buggy Whip agar mobil tambang yang ukurannya lebih kecil terlihat driver kendaraan ini
Tujuannya sudah tentu, "Untuk mengurangi potensi resiko insiden atau kecelakaan antara kendaraan operasional ringan dengan kendaraan angkut berat material tambang," kata om Tato lagi.
Lebih lanjut om Tato yang gape mengolah kemudi mobil reli ini pun menambahkan, "Jadi fungsinya untuk meningkatkan kualitas komunikasi antar operator kendaraan ringan dan kendaraan berat (Heavy Good Vehicle - HGV)," lanjutnya.
>>> Safety Driving: Ini Fungsinya Driver Punya Reflek Cepat
Pemasangan Tak Sembarangan
Pemasangan alat tersebut pun tak boleh sembarangan, "Agar bendera penanda tersebut dapat terlihat oleh oleh operator kendaraan berat, yang mempunyai ketinggian ruang kemudi (kokpit) antara 3-4 meter, maka dibuat tinggi buggy whip berkisar 3.5 - 3.7 meter dan ditempelkan dengan baik pada bumper atau bullbar depan kendaraan ringan tersebut," jelas om Tato sembari menunjukkan foto mobil tambang yang dipasang alat tersebut.

Contoh pemasangan Buggy Whip yang benar di Mitsubishi Triton HDX tambang
"Aturan perihal buggy whip ini awalnya diterapkan karena banyaknya insiden atau kecelakaan terlindasnya kendaraan ringan oleh kendaraan berat pengangkut material hasil tambang, dikarenakan perbedaan dimensi antara kedua jenis kendaraan tersebut yang sangat besar dan signifikan," jelas pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur ini.
Driver Mobil Tambang Juga Diatur Jam Mengemudinya
"Selain peraturan penerapan buggy whip pada kendaraan operasional ringan pada area kerja pertambangan yg mengoperasikan kendaraan angkut material berat (HGV), juga diatur perihal jam kerja operatornya," tukas om Tato.

Enggak cuman Buggy Whip, mengemudikan mobil di lokasi tambang juga diatur waktunya
Hal ini bertujuan, "Untuk mengurangi gejala fatique atau kelelahan kerja (mencapai 37% penyebab kecelakaan kerja dikarenakan karena fatique), peningkatan kapasitas dan kompetensi para operator dan pekerja dan juga perusahan selalu menerapkan, me-review , meng-update Safety Management System (SMS) nya," tutup om Tato yang memiliki mobil Proton UTE dan Jaguar X-Type Estate ini.
>>> Begini Rasanya Nyetir Truk Off-Road Di Tambang Bersama Volvo Trucks