Bisa Bikin Mata Buta, Ini Alasan Mengapa Ada Larangan Merokok Sambil Nyetir

10/04/2019
Dirlantas Polda Metro Jaya telah mengeluarkan peraturan tentang larangan merokok sambil nyetir. Dendanya kurungan penjara 3 bulan atau tilang Rp750.000. Sebenarnya ada alasan medis dibalik munculnya peraturan tersebut.

Peringatan buat para perokok yang sering merokok sambil nyetir, kini Dirlantas Polda Metro Jaya mengeluarkan peraturan tentang larangan merokok sambil mengemudikan mobil atau motor. Bagi yang melanggar akan ada denda tilang yang siap menanti.

Kasubdit Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir mengatakan, aturan tentang larangan merokok sambil nyetir telah disahkan dan sesuai dengan Pasal 283 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. "Ya ditilang, hukumannya tiga bulan penjara atau denda Rp750.000, itu saja," kata Kompol Muhammad Nasir seperti dikutip dari Kompas.com

>>> Menggunakan Gawai Ketika Berkendara Bisa Membuat Anda Didenda

Disebutkannya, larangan merokok bagi para pengemudi ini muncul karena dianggap dapat mengganggu konsentrasi mereka saat berkendara hingga dikhawatirkan dapat membahayakan perjalanan.

dilarang merokok

Ada denda penjara 3 bulan atau tilang Rp750.000

Pasal 283 menyebutkan bahwa, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan, dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp750.000.

>>> Cara Aman Membawa Bayi Di Dalam Mobil

"Itu masuk dalam aktivitas mengganggu konsentrasi dan berpotensi membahayakan, masuknya dalam teknis keselamatan, secara etika, secara prioritas juga tidak baik. Kalau ditanya soal pelanggaran atau tidak, karena sudah jelas dan ada aturanya berarti masuk dalam pelanggaran pidana lalu lintas," kata dia.

Bisa Mengakibatkan Buta

Larangan tentang merokok sambil nyetir ini memang juga berkaitan dengan masalah kesehatan. Baik kesehatan si perokok itu sendiri maupun kesehatan pengguna jalan lain disekitarnya. Hal itu lantaran adanya ancaman abu rokok yang bisa mengenai mata pengguna jalan lain.

>>> Sedang mencari mobil berbagai merek? Kami punya pilihannya!

mata merah

Mata merah karena abu rokok kemudian bisa menjadi buta

"Efek mata terkena bara api rokok dapat menimbulkan kerusakan kornea mata yang disebut sebagai trauma thermis. Kondisi ini bisa berupa derajat yang ringan berupa pandangan mata kabur dan merah, hingga derajat berat berupa kebutaan," tutur dokter spesialis mata dari Eka Hospital Pekanbaru, dr Surya Utama, SpM, dikutip dari Detik.com

>>> Temukan tips pengemudian lainnya di sini

Derajat kerusakan pada kornea bergantung pada kedalaman luka pada kornea tersebut. Sebab seperti diketahui selain dari efek panas bara api, juga perlu diperhatikan efek kecepatan dari bara api tersebut.

Selain pada bola mata secara langsung, dr Surya menjelaskan bahwa efek dari paparan bara rokok juga bisa melukai kulit kelopak mata. Efek yang muncul yakni luka bakar.

>>> Tips dan trik lainnya seputar mobil bisa ditemukan di Cintamobil.com

Prasetyo Adhi

Ulasan anda

berita lain

Review mobil terbaru