Begini 5 Cara Berkendara Aman di Jalan Tol yang Baru Dibuka

27/10/2020

Pengemudian

5 menit

Share this post:
Begini 5 Cara Berkendara Aman di Jalan Tol yang Baru Dibuka
Banyak jalan tol yang baru selesai di bangun dan mulai dibuka untuk umum. Tentunya ini jadi kesempatan Anda untuk menguji jalan tersebut demi mempersingkat waktu tempuh. Tapi tetap selalu perhatikan teknik berkendara aman di jalan tol ya!

Sejak era Presiden Joko Widodo (Jokowi) pembangunan jalan tol terus dipacu. Kini bahkan dari Merak hingga ke Surabaya sudah terhubung dengan jalan tol. Bahkan rencananya jalan tol yang dinamakan Tol Trans Jawa itu akan terhubung hingga ke pusat kota Bali. Belum lagi tol di Pulau Sumatera yang kabarnya juga akan menghubungkan antara Lampung sampai ke Sumatera Utara. Rencana pembangunan jalan tol lainnya yang belum terhitung adalah di Kalimantan, Sulawesi, serta di Papua.

Tentunya jalan tol bisa mempersingkat waktu perjalanan darat dari satu kota ke kota lainnya. Walaupun kerap dicibir lanraran biaya perjalanan jadi lebih mahal akibat tarif tol yang dipatok penyedia jalan tersebut, tetapi tetap saja ada pengendara mobil yang memanfatakan fasilitas ini.

Namun dengan banyaknya jalan tol yang bermunculan, sebaiknya Anda tetap menerapkan cara berkendara aman di jalan tol. Apa lagi sering kali jalan tol yang baru saja rampung masih belum dilengkapi fasilitas yang memadai.

>>> 11 Tol Baru Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

Waspada Saat Berkendara di Jalan Tol yang Baru Selesai Dibangun

Jaln tol yang baru saja selesai dibangun sering kali sudah boleh dilintasi ole masyarakat umum namun masih digratiskan. Momentum ini banyak dimanfaatkan pengendara mobil untuk melakukan uji coba sekaligus ingin menjadi orang pertama yang melintas di jalan tersebut.

Tapi perlu hati-hati ya saat mengemudikan mobil Anda di jalan tol seperti ini. Tetap prioritaskan terknik berkendara aman di jalan tol.

1. Jaga Emosi Selama Mengemudi

Batas Kecepatan di Jalan Tol

Walaupun jalannya relatif kosong, jangan terpancing untuk memacu mobil dengan kecepatan tinggi

Dikutip dari laman Toyota Indonesia, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengemudi di jalan tol. Diantaranya menjaga emosi selama berkendara. Jalan tol yang baru selesai dibangun biasanya lalu lintas pun masih lenggang. Dengan kondisi seperti ini jangan terpancing untuk memacu kendaraan Anda dengan kecepatan tinggi. Ingat, keluarga Anda menunggu di rumah agar Anda tiba dengan selamat.

2. Selalu Gunakan Lajur Kiri

Lajur Kiri di Jalan

Selalu gunakan lajur kiri walau di jalan tol itu belum ada marka jalannya

Walaupun kondisi lalu lintas di jalan tol baru itu masih kosong, jangan lantas selalu berada di lajur sebelah kanan. Sebaiknya tetaplah berkendara di sebelah kiri, apalagi terkadang jalan tol yang baru ada yang belum dipasang marka jalan.

>>> Perlu Membiasakan Diri Mengontrol Kecepatan di Jalan Tol Baru

3. Isi Bahan Bakar Sebelum Masuk Tol

Isi BBM Mobil

Jangan sampai mobil mogok di tengah jalan karena kehabisan BBM dan tidak ada rest area

Berkendara aman di jalan tol baru juga penting untuk mengisi dahulu bahan bakar kendaraan Anda. Sebaiknya isi hingga full tank sesaat sebelum masuk ke jalan tol tersebut. Ini untuk menghindari mobil kehabisan bahan bakar sementara jalan tol itu belum dilengkapi rest area atau SPBU.

4. Gunakan Bahu Jalan Hanya untuk Darurat

Nyetir mobil di jalan tol

Jika ingin mendahului gunakan lajur kanan

Ingat selalu peraturan berkendara di jalan tol jika bahu jalan cuma untuk keadaan darurat. Jadi jangan gunakan ruas jalan paling kiri ini untuk melintas ya. Karena jika belum ada rest area, maka di bahu jalanlah Anda bisa berhenti jika dalam keadaan darurat.

>>> Review MG ZS Ignite 2020: Mobil Merek Inggris Paling Terjangkau

5. Waspada Bahaya Microsleep

Bahaya Microsleep

Nyetir dengan kecepatan konstan dalam waktu lama berpotensi menimbulkan kantuk

Karena jalanan lenggang dan Anda mengemudikan mobil dengan kecepatan konstan untuk waktu yang relatif lama, maka ada bahaya lainnya yang mengintai, yaitu microsleep. Sebuah kondisi dimana mata Anda tanpa sadar tertutup hanya sepersekian detik. Walau relatif berlangsung cepat, tapi kondisi ini akan berbahaya karena bisa berpotesi menimbulkan kecelakaan. Jadi jika muali terasa kantuk menyerang, sebaiknya istirahat dahulu atau bergantian nyetir dengan penumpang lainnya. Kalau tak memungkinkan Anda bisa banyak mengkonsumsi air putih agar tubuh kembali segar.

Share this post:
Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top