Barang Bawaan Ketika Mudik Terlalu Berat atau Bisa Ditambah? Begini Cara Menghitungnya

06/06/2019
Mudik bersama mobil pribadi memang memiliki keuntungan tersendiri, yaitu bisa leluasa menggunakan tempat untuk barang bawaan. Namun jangan sampai barang bawaan ketika mudik yang melebihi kapasitas kendaraan menghalangi Anda selama perjalanan.

Keunggulan menggunakan mobil ketika mudik atau kembali dari kampung halaman adalah Anda bisa memasukkan barang bawaan ke dalam bagasi yang cukup lega. Apalagi jika dibandingkan dengan membawa sepeda motor atau dengan bus. Tetapi jangan salah, berlebihan mengangkut barang bawaan ketika mudik akan menyusahkan Anda selama perjalanan.

Kendaraan dengan bawaan yang banyak akan membuat mesin bekerja lebih berat. Hal ini berkaitan dengan efisiensi bahan bakar serta tenaga mesin ketika melaju di jalanan mendaki. Lihat saja truk dengan kapasitas penyimpanan yang besar membutuhkan tenaga lebih.

taksi berwarna kuning yang mengangkut orang di atas atapnya

Barang bawaan yang terlalu berat akan mempengaruhi kinerja mesin

>>> Terlalu Tinggi Mengatur Barang Di Bagasi, Awas Bisa Bahaya

Yang paling penting, atur barang bawaan sehingga tidak menutupi kaca belakang. Kebanyakan pemudik menumpuk barang-barang di ruang belakang. Meskipun Anda berkendara menggunakan SUV atau MPV dengan kapasitas belakang yang luas, tetapi salah meletakkan barang bisa membahayakan Anda beserta penumpang.

Dilansir dari Kompas, Jusri Pulubuhu selaku Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) mengungkapkan, “…padahal bila barang terlalu menumpuk di bagian belakang akan sangat berbahaya. Paling utama sudah pasti menghalangi visual pengemudi ke arah belakang karena kaca tertutup tumpukan tas dan lainnya.”

>>> Ingin membeli mobil sebelum mudik? Dapatkan daftarnya hanya di sini

Perhatikan daya angkut mobil

Menyesuaikan kapasitas bagasi dengan tenaga dan kekuatan mobil juga perlu dilakukan. Hal ini bertujuan untuk membuat mobil tetap mampu berjalan dengan maksimal namun masih bisa membawa beban yang Anda inginkan. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah bobot muatan.

koper dan barang bawaan lain pada bagian belakang mobil

Perhatikan muatan bobot kendaraan dengan jumlah penumpang

>>> Dapatkan tips mudik lainnya hanya di sini

Masih ada pengemudi yang mengira bobot muatan merupakan beban semua barang bawaan. Hal tersebut jelas salah. Pasalnya, jumlah dan berat penumpang juga harus dimasukkan ke dalam perhitungan beban muatan kendaraan.

Beban muatan atau payload bisa diambil dari perhitungan berat kosong serta berat kotor kendaraan. Jika dipaparkan, kendaraan dengan berat kotor 2.500 kg serta berat kosong 2.000 kg masih mampu mengangkut beban sebesar 500 kg lagi. Jadi Anda bisa mempertimbangkan bobot barang bawaan ketika mudik dengan berat semua penumpang yang ada di dalam mobil.

>>> Tips & trik tentang dunia otomotif bisa Anda dapatkan di Cintamobil.com

Padli Nurdin

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0

berita lain