Awas, Mobil Terlalu Pelan Bisa Memicu Bahaya!

26/12/2019

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Awas, Mobil Terlalu Pelan Bisa Memicu Bahaya!
Regulasi membatasi kecepatan maksimum berkendara di jalan raya agar tidak membahayakan. Namun jangan salah, mobil terlalu pelan juga bisa memicu bahaya.

'Pelan-pelan saja', itu pesan para orang tua buat anak yang mau bepergian mengemudi sendiri. Ada kecemasan jika mobil berjalan kencang bakal berbahaya. Nah, di Inggris berbeda. Bukan hanya ngebut yang berbahaya, mobil-mobil yang berjalan terlalu pelan juga bisa ditilang. Mereka dianggap ceroboh karena berpotensi memicu terjadinya insiden di jalan raya, seperti kecelakaan hingga konflik dengan pengguna jalan lain.

Foto menunjukkan Batas kecepatan di jalan tol

Batas kecepatan berlaku di berbagai negara

1. Batas Kecepatan

Regulasi pemerintah setempat mengatur batas kecepatan mobil maksimum 30 mph atau sekitar 50 km/jam di daerah perkotaan, 60 mph atau sekitar 100 km/jam di jalan utama antar kota, dan 70 mph atau sekitar 115 km/jam di jalan raya bebas hambatan. Sedangkan di kawasan-kawasan tertentu, seperti di area lalu lintas yang banyak lalu lalang anak-anak dan pengendara sepeda, kecepatan dibatasi maksimum 20mph atau sekitar 30 km/jam.

Untuk batas kecepatan minimum tidak ada regulasi resmi. Hanya saja di beberapa tempat seperti di jalan yang rawan macet atau terowongan batas minimum diatur dengan rambu-rambu lingkaran warna biru dengan angka batas kecepatan. Pengendara wajib berjalan dengan kecepatan di atas batas minimum tersebut. Sementara ujung batas kecepatan minimum ditandai oleh tanda yang sama dengan garis merah diagonal.

Sedangkan di jalanan umum tidak ada rambu-rambu batas minimum. Meski demikian jika mobil berjalan terlalu pelan dan menarik perhatian polisi, kemungkinan besar pengemudi bakal ditilang karena dianggap membahayakan. Ancaman sanksi yang diberikan pun cukup tinggi, yaitu 100 Pounsterling atau Rp 1,8 jutaan (Kurs USD 1 = Rp 18.000 dan mendapat pengurangan 3 poin penalti pada SIM mereka.

>>> Pahami, Ini Dampak Negatif Melanggar Batas Kecepatan di Jalan Tol

Foto menunjukkan Rambu-rambu di luar terowongan

Rambu-rambu dibuat demi keselamatan

Di Indonesia, batas kecepatan diatur melalui Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Peraturan Pemerintah nomor 79 tahun 2013. Disebutkan pada PP tersebut pasal 23 ayat empat (4), Bagian Kedua, mengenai Batas Kecepatan disebutkan, batas kecepatan sebagaimana dimaksud ditetapkan sebagai berikut.

a. Paling rendah 60 km/jam dalam kondisi arus bebas dan paling tinggi 100 km/jam untuk jalan bebas hambatan.
b. Paling tinggi 80 km/jam untuk jalan antarkota.
c. Paling tinggi 50 km/jam untuk kawasan perkotaan.
d. Paling tinggi 30 km/jam untuk kawasan permukiman.

2. Bahaya mengemudi mobil terlalu pelan

Dilansir dari Daily Star, dalam lima tahun terakhir terjadi lonjakan tajam jumlah orang yang sekarat atau terluka parah karena insiden kecelakaan disebabkan laju mobil terlalu pelan. Persentasenya mencapai 75 persen dan sangat memprihatinkan. Departemen Perhubungan Inggris mencatat pengendara mobil terlalu pelan menyebabkan tiga kecelakaan serius setiap minggu.

Secara logika berkendara terlalu pelan di jalan raya bisa memicu perilaku tidak menyenangkan, seperti kemarahan, tailgating atau berkendara mepet, serta undertaking alias menyalip melalui sebelah kiri / bahu jalan. Semua hal tersebut berpotensi besar menimbulkan insiden seperti perkelahian, menabrak kendaraan di depan karena terlalu mepet hingga menabrak kendaraan lain yang berhenti di bahu jalan karena darurat.

Solusi bagi pengendara mobil di jalan raya. Berkendaralah dengan kecepatan wajar sesuai situasi dan kondisi, tapi juga jangan terlalu kencang hingga melampaui batas kecepatan yang diizinkan.

>>> Berkendara dengan Lambat, 10 Supercar Ditilang Saat Sedang Konvoi di Jalan

Foto menunjukkan seorang pengemudi marah besar kepada pengendara lain di depan

Insiden di jalan kadang dipicu hal-hal kecil

>>> Berita informasi dunia otomotif terlengkap hanya ada di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Tips Mengemudi Ke Luar Kota

05/12/2019

Pengemudian

5 menit

Memang terdengar sepele, tapi pada kenyataannya mengemudi di dalam kota sangat berbeda dengan mengemudi ke luar kota. Maka, simak tips mengemudi ke luar kota berikut ini dari kami

Lihat juga

Jangan Anggap Remeh, Empat Hal Ini Sebabkan Kantuk Saat Mengemudi

28/11/2019

Pengemudian

4 menit

Kantuk adalah musuh utama saat berkendara, tak jarang kecelakaan dari yang ringan sampai fatal terjadi karena si pengemudi kehilangan fokus karena kantuk. Memang, apa saja sih penyebabnya?

Lihat juga

Inilah 10 Kota Terbaik dan Terburuk Untuk Mengemudi Di Seluruh Dunia

20/11/2019

Pengemudian

3 menit

Mister Auto baru-baru ini merampungkan studi mereka seputar 10 kota terbaik dan terburuk di seluruh dunia. Siapa saja kota yang dianggap paling bersahabat atau bahkan sebaliknya? Simak hasil lengkapnya di artikel berikut ini

Lihat juga

Pentingnya Konsentrasi Saat Mengemudi Untuk Mencegah Kecelakaan Fatal

30/10/2019

Pengemudian

3 menit

Belajar dari kasus kecelakaan Nissan Grand Livina di Jl. Senopati Raya Jakarta Selatan pada Minggu (27/10/2019) pukul 03:30 WIB yang menewaskan seorang satpam, betapa pentingnya konsentrasi saat mengemudi.

Lihat juga

Tips SIAGA Mengemudi Ala Komunitas Silverian Batavia

23/10/2019

Pengemudian

5 menit

Silverian Batavia yang merupakan bagian dari komunitas Silver Car Community membagikan tips berkendara yang aman agar selamat sampai tujuan. Yaitu dengan memahami arti S.I.A.G.A.

Lihat juga