Apakah AC Mobil Menyebabkan Kanker?

28/02/2018

Pengemudian
Apakah AC Mobil Menyebabkan Kanker?
Banyak pendapat yang mengatakan pengaruh AC mobil sebagai penyebab kanker. Lalu, jika AC mobil sangat berbahaya, mengapa AC mobil masih dipergunakan di dalam mobil?

Beberapa pendapat tentang AC mobil sebagai penyebab kanker terus meluas. Buku panduan manual mobil mengatakan untuk menurunkan jendela untuk mengeluarkan semua udara panas sebelum menyalakan AC. Mengapa demikian?

Gambar yang menunjukan bagian AC otomatis pada dasboard mobil

AC memiliki efek samping dalam mobil

Mengenal Benzene, racun yang terdapat dalam AC mobil

Menurut penelitian, dasbor mobil, tempat duduk, dan penyegar udara memancarkan benzena, racun penyebab kanker (karsinogen - luangkan waktu Anda untuk mengamati bau plastik yang dipanaskan didalam mobil Anda ketika diparkir).

Selain menyebabkan kanker, Benzene meracuni tulang Anda, menyebabkan anemia dan mengurangi sel darah putih. Terkena paparan secara terus menerus akan menyebabkan Leukemia, meningkatkan risiko kanker dan juga menyebabkan keguguran. Ternyata bukan merokok saja yang bisa menyebabkan hal ini.

>>> Baca juga 3 aspek penting dalam mengemudi

Tingkat Benzene yang dapat diterima tubuh di dalam ruangan adalah 50 mg per kaki persegi. Sebuah mobil yang diparkir di dalam ruangan dengan jendela tertutup akan berisi 400–800 mg Benzene. Jika mobil diparkir di luar ruangan di bawah sinar matahari pada suhu di atas 60 derajat F, tingkat Benzene naik menjadi 2000-4000 mg, 40 kali tingkat yang dapat diterima tubuh manusia.

Gambar yang menunjukan tangan pengemudi yang sedang memutar bagian AC pada dashboard mobil

Benzene pada AC sangat berbahaya jika dihirup berlebihan

Orang yang masuk ke mobil, membuat jendela tertutup pasti akan menghirup secara terus menerus jumlah racun yang berlebihan. Efek singkat menghirup benzene tingkat tinggi dapat mengakibatkan kematian, sedangkan menghirup benzene tingkat rendah dapat menyebabkan kantuk, pusing, mempercepat denyut jantung, sakit kepala, tremor, kebingungan, dan ketidaksadaran.

Efek Benzene untuk tubuh

Untuk jangka panjang, efeknya bisa menyebabkan kerusakan pada sumsum tulang dan dapat menyebabkan penurunan sel darah merah, yang mengarah ke anemia. Menghirup Benzene secara berlebihan juga dapat menyebabkan perdarahan yang berlebihan dan menurunkan system kekebalan, meningkatkan kesempatan infeksi, menyebabkan leukemia dan penyakit lainnya yang terkait dengan kanker darah dan pra-kanker didalam darah.

>>> Baca juga tips mengemudi lainnya disini

Benzene adalah toksin yang menyerang hati, ginjal, paru-paru, jantung dan otak dan dapat menyebabkan kerusakan kromosonal. Saat ini sedang diadakan penelitian tentang pengaruh benzene terhadap tingkat kesuburan pria dan wanita. Benzene adalah racun yg berbahaya karena tubuh kita kesulitan untuk mengeluarkan jenis racun ini.

Gambar yang menunjukan tangan pengemudi yang sedang memegang kunci mobil untuk menghidupkan mobilnya

Buka jendela terlebih dahulu sebelum berkendara

Bisa dibilang, AC mobil sebagai penyebab kanker lebih banyak dipengaruhi oleh Benzene yang dikeluarkan oleh AC mobil. Untuk mengurangi dan menghindari masuknya Benzene ke dalam tubuh, sangat disarankan agar Anda membuka jendela dan pintu untuk memberikan waktu pada udara yang ada di dalam agar keluar sebelum Anda masuk ke dalam mobil. Menunggu sebentar sebelum masuk ke dalam mobil bisa mencegah Anda terkena penyakit yang bisa mempengaruhi kehidupan Anda.

>>> Baca juga tips dan trik lainnya disini

 
back to top