Apa yang Harus Dilakukan Ketika Mobil Menabrak Hewan di Jalan?

29/12/2019

Pengemudian

5 menit

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Mobil Menabrak Hewan di Jalan?
Saat mobil menabrak hewan di jalan karena hewan yang tiba-tiba melintas, sebaiknya apa yang Anda lakukan? Apakah perlu Anda bermanuver? Dan jika tertabrak apakah Anda harus membayar ganti rugi pada pemiliknya?

Saat melakukan perjalanan, Anda tentunya akan menghadapi berbagai pengguna jalan lain. Mulai dari mobil besar, mobil penumpang, sepeda motor, orang bersepeda, dan orang yang berjalan kaki. Semuanya tentu memiliki hak untuk menggunakan jalan tersebut sesuai porsinya masing-masing.

Lalu bagaimana jika ada pengguna jalan bukan dari golongan manusia, yakni hewan? Dan tiba-tiba Anda menabrak hewan tersebut karena hewan itu melintas ke tengah jalan secara tiba-tiba. Apakah yang harus Anda lakukan? Apakah ini melanggar hukum, atau Anda sebenarnya bisa menuntut ganti rugi dari si pemelihara hewan tersebut?

1. Dari Sisi Hukum

hewan yang melintas di jalan

Pengemudi yang menabrak hewan di jalan bisa dituntut ganti rugi, bisa juga tidak

>>> Cara Menyetir Mobil Saat Hujan

Perkara tentang mobil menabrak hewan di jalan ternyata diatur dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada Pasal 234 ayat (1) tertulis jika pengemudi kendaraan mesti bertanggung jawab kepada penumpang, pemilik barang, atau pihak ketiga jika kecelakaan tersebut disebabkan akibat kelalaian sang pengemudi.

Namun pada pasal yang sama di ayat (3) poin a dijelaskan lagi, jika pengemudi tidak bertanggung jawab secara hukum jika kejadian ada pada keadaan yang tidak dapat dielakkan atau diluar kemampuan pengemudi.

Perkara ini lalu ditegaskan kembali pada Pasal 116 ayat (1) yang isinya mengatur tentang pengemudi yang wajib mengganti rugi, jika menabrak hewan saat hewan tersebut tengah digembalakan dan ada penggembalanya yang menggiring hewan itu.

>>> Selamat Sampai Tujuan, Ini Tips Aman Beristirahat Saat Perjalanan Jauh

2. Dari Segi Keselamatan Berkendara

beruang melintas di jalan

Selalu waspada dalam berkendara karena bisa saja ada hewan tiba-tiba melintas

>>> Mulai Kodok, Komodo Hingga Macan, Ini dia Mobil Memakai Nama Hewan

Lalu bagaimana jika mobil menabrak hewan yang melintas di jalan pada keadaan Anda sedang dalam kecepatan tertentu? Mengenai hal ini Founder Jakarta Defensive Driving Center (JDDC), Jusri Pulubuhu memberikan tipsnya.

"Kalau hewan yang melintas tiba-tiba postur tubuhnya relatif kecil, seperti ayam, kucing, atau anjing, maka lebih baik ditabrak saja. Dengan syarat, pengemudi sudah tidak bisa melakukan pengereman atau menghindar ke sisi kanan dan kiri jalan," kata dia.

Namun untuk hewan dengan postur besar seperti sapi, kerbau, rusa, atau lainnya, maka jika memang keadaan tak memungkinkan mengelak, maka tabraklah bagian belakang hewan tersebut. "Ambil titik risiko terendah yaitu di bagian belakang hewan," katanya.

Namun sekali lagi ia menegaskan, tindakan ini cuma dilakukan sebagai bentuk antisipasi jika ada hewan melintas dengan tiba-tiba di jalan dan sulit untuk menghindar. "Sebaiknya tetap waspada ketika berkendara. Walau jalan kosong bukan berarti aman dan tidak perlu konsnetrasi," tukasnya.

>>> Tips dan trik menarik lainnya ada disini

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top