Alasan Psikologis Dibalik Ketakutan Donald Trump terhadap Kendaraan Swakemudi

23/03/2019

Pengemudian
Share this post:
Alasan Psikologis Dibalik Ketakutan Donald Trump terhadap Kendaraan Swakemudi
Presiden Donald Trump berpendapat bahwa mobil swakemudi atau self-driving itu “gila” dan “tidak akan pernah berfungsi,” menurut beberapa sumber. Lalu, bagaimana kita melihat ketakutan Donald Trump terhadap mobil swakemudi dalam pandangan psikologi?

Presiden Amerika yang terkenal kontroversial tersebut menyebutkan, “Saya tidak akan pernah bisa naik mobil yang bisa menyetir sendiri." Meskipun Trump bukanlah satu-satunya yang takut dengan kendaraan swakemudi (Automatic Vehicle/AV). 71 persen pengemudi Amerika juga takut mengendarai AV, menurut survey baru dari AAA Foundation for Traffic Safety.

Donald Trump sedang mengendarai mobil berwarna merah dan putih

Trump sebelumnya menyebutkan bahwa mobil swakemudi “tidak berguna”

Tentu saja ketakutan terhadap AV tidak sepenuhnya rasional. Di Amerika sendiri, seorang pejalan kaki terbunuh oleh mobil setiap 90 menit, yang mengindikasikan bahwa manusia bukanlah pengemudi yang baik. Meskipun pertanyaan tentang keamanan AV saat ini masih diperdebatkan, para ahli sering mencatat bahwa AV memiliki potensi untuk berkendara lebih baik dibandingkan manusia.

>>> Banyak Salah Kaprah, Inilah Mitos Menunda Kantuk Saat Mengemudi

AV disebut lebih aman karena bebas dari kelemahan-kelemahan manusia ketika mengemudi; berkendara sambil menggunakan telepon genggam, berkendara dalam keadaan mabuk, tertidur ketika berkendara. AV juga memiliki kemampuan seperti LiDAR, sensor yang bisa memindai seluruh lingkungan sekitar mobil yang belum dimiliki manusia manapun.

tangan yang sedang memegang kemudi berwarna hitam

Berbagai teknologi baru lebih baik dari kemampuan manusia biasa

Seperti yang diungkapkan oleh mantan Presiden Barack Obama 2016 lalu, “Saat ini, terlalu banyak orang meninggal di jalan kita – 35.200 tahun lalu saja [2015] – dengan 94 persen di antaranya adalah hasil dari kesalahan atau pilihan manusia. Kendaraan otomatis memiliki potensi untuk menyelamatkan puluhan ribu jiwa setiap tahun.”

>>> Tips mengemudi lebih lanjut bisa Anda dapatkan di sini

Ketakutan terhadap kendaraan swakemudi menurut psikologi

Kegelisahan atas transportasi otomatis tidak hanya terjadi saat ini. Percaya atau tidak, ketakutan atas mobil swakemudi lebih dulu hadir pada tahun 1911, ketika sebuah film Inggris berjudul The Automatic Motorist menghilangkan kekhawatiran publik tentang perubahan transportasi di masa depan.

Film ini menampilkan seorang sopir robot yang bertugas mengendarai beberapa pengantin baru untuk berbulan madu. Hal ini ternyata ide yang buruk. Sang robot rusak dan akhirnya membuat mereka jalan-jalan ke luar angkasa, di mana mereka melintasi bulan dan berputar-putar di sekitar cincin Saturnus sebelum akhirnya meledak terkena sambaran petir.

Film bisu The Automatic Motorist yang diluncurkan tahun 1911

Faktanya, orang-orang selalu cemas ketika mode transportasi baru diperkenalkan. Karena tubuh dan pikiran manusia secara intuitif takut akan sesuatu yang baru sebagai bagian preventif survival manusia. Masyarakat Victoria khawatir bahwa perjalanan kereta api berkecepatan tinggi akan membuat Rahim wanita keluar dari tubuh mereka.

Seperti yang dicatat oleh Quartz, “Pada tahun 1896, selama masa-masa awal mobil bertenaga gas, seorang kontributor jurnal ilmiah Inggris memperingatkan bahwa kendaraan-kendaraan itu secara inheren kurang aman daripada kereta yang ditarik kuda yang akan segera mereka ganti, sebagai manusia.”

>>> Ingin membeli mobil baru? Dapatkan berbagai daftar menarik hanya di sini

Bagaimana mengatasi ketakutan tersebut?

Jadi bagaimana mengatasi bias kognitif dan ketakutan tidak mendasar? Salah satu solusi bagi perusahaan teknologi adalah dengan memperkenalkan otomatis dalam setiap produk secara bertahan. Membiarkan publik merasakan perubahan sedikit demi sedikit.

Studi AAA baru menyebutkan bahwa semakin banyak orang terpapar teknologi AV, semakin nyaman mereka dengannya. Orang-orang yang memiliki mobil yang sudah dilengkapi dengan satu fitur canggih – lane-keeping assistance, adaptive cruise control, automatic emergency braking, atau parkir otomatis – rata-rata 68% lebih mungkin untuk mempercayai fitur kendaraan lebih lanjut.

pengemudi yang sedang mencoba teknologi swakemudi

Masyarakat harus mengetahui terlebih dahulu tentang teknologi swakemudi

Hal lain yang bisa dilakukan perusahaan adalah komitmen terhadap transparansi tentang data dan proses yang digunakan di dalam mobil mereka. Para peneliti sering menyesali perusahaan AV menolak membuat data mereka tersedia untuk publik yang bisa membatasi kemampuan mendeteksi bias potensial, seperti resiko AV bisa gagal mendeteksi pejalan kaki berkulit gelap.

Kita semua takut dengan apa yang tidak kita ketahui. Jika perusahaan ingin dipercayai oleh konsumen mereka, pabrikan harus membuat rasa takut dapat dikendalikan dengan memberikan informasi tentang teknologi baru dan membiarkan konsumen merasakan pengalaman mengendarai kendaraan swakemudi dalam dosis kecil terlebih dahulu.

>>> Berbagai tips dan trik dunia otomotif bisa Anda dapatkan di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top